Review Drama: Hi Bye, Mama

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 20/04/2020 19:01 WIB
Hi, Bye Mama! dok: tvN Review drama Hi Bye, Mama menilai serial ini awalnya terlihat menyenangkan, namun ternyata mampu memeras air mata di tiap episodenya. (dok: tvN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hi Bye, Mama bisa dibilang drama Korea yang hampir semua karakternya adalah orang baik. Meski begitu, drama ini masih mampu membuat penonton seperti saya berderai air mata di tiap episode yang tayang kala akhir pekan.

Hi Bye, Mama menceritakan Cha Yu-ri, seorang perempuan hamil yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Di saat genting, ia meminta dokter menyelamatkan anaknya yang ada dalam kandungan.

Hal itu membuat sang suami, Cho Gang-hwa yang merupakan seorang dokter ahli bedah merasa bersalah karena tak bisa menyelamatkan istrinya sendiri.


Cho Gang-hwa hidup dalam duka sembari membesarkan anaknya, Seo-woo, seorang diri. Hingga kemudian, ia memutuskan menikah dengan juniornya di rumah sakit, Oh Min-jeong.

Keputusan itu diambil atas restu dan dukungan orang-orang di sekelilingnya dan keluarga mendiang istri pertamanya, Cha Yu-ri.

Selama lima tahun usai meninggal, Cha Yu-ri menjadi hantu gentayangan. Ia kemudian diberi kesempatan untuk hidup selama 49 hari bila ia benar-benar ingin kembali menjadi manusia. Namun ia harus mengambil posisinya yang kini sudah diisi oleh Oh Min-jeong.

Premis soal hidup kembali selama 49 hari tergolong cerita yang sering diangkat ke layar kaca Korea, seperti 49 Days dan Come Back, Mister. Tema itu pula yang biasanya membuat sebuah drama bisa menguras air mata penontonnya. Begitu pula dengan Hi Bye, Mama.

Apresiasi perlu diberikan kepada tim produksi yang menyiapkan sejumlah teaser dengan nuansa menyenangkan sebelum penayangan. Hal itu berhasil membuat calon penonton mengira drama ini akan berjalan menyenangkan.

[Gambas:Youtube]

Namun, nuansa itu tak bertahan lama. Episode pertama drama ini bahkan sudah membuat mata berkaca-kaca.

Hi Bye, Mama merupakan drama yang berhasil menggambarkan penyesalan dari mereka yang telah meninggal serta rasa kehilangan dari orang-orang yang ditinggalkan.

Penonton bukan hanya disajikan soal kehidupan keluarga karakter utama, melainkan juga masalah keluarga para hantu di sekitar Cha Yu-ri. Hal itu membuat jalan cerita terasa pelan. Namun perlahan tapi pasti, penonton dibawa masuk ke dalam emosi setiap karakter.

Banyak pesan yang disampaikan melalui Hi Bye, Mama. Mulai dari rasa bersalah anak kepada orang tua, kasih sayang orang tua yang benar-benar sepanjang masa, kekuatan doa orang tua, hingga perbedaan tipis antara menyerah dan bisa menerima kondisi.
Review Drama: Hi Bye, MamaReview drama Hi Bye, Mama menilai judul drama ini merepresentasikan keseluruhan jalan cerita walaupun ada keputusan kisah yang tak bisa memuaskan semua orang. (Dok. Netflix)

Drama yang disutradarai Yoo Je-won ini juga mengkritik persepsi serta stigma mengenai ibu tiri yang selama ini melekat di masyarakat, yakni hanya menyayangi suami dan jahat kepada anak tiri. Go Bo-gyeol yang menjadi Oh Min-jeong berhasil memerankan karakter ibu tiri dengan amat baik.

Lee Kyu-hyung juga patut diacungi jempol. Ia berhasil memerankan Cho Gang-hwa, seorang suami yang memendam perasaan bersalah atas kematian istrinya. Karakternya berhasil menunjukkan situasi kala melakukan hal benar terasa seperti sebuah kesalahan.

Hi Bye, Mama juga menjadi pilihan comeback yang tepat bagi Kim Tae-hee setelah hiatus lima tahun. Pendewasaan karakter amat terasa di sini apabila dibandingkan dengan Yong-pal pada 2015. Drama ini menjadi yang pertama dibintangi Kim Tae-hee setelah menikah dan memiliki anak.

"Kecil-kecil cabai rawit" mungkin bisa mendeskripsikan Seo Woo-jin yang berperan sebagai Seo-woo. Meski laki-laki, ia bisa dengan elegan menampilkan karakter anak perempuan berusia enam tahun.

Drama ini memiliki karakter perempuan yang begitu kuat. Hal itu ditampilkan Kim Mi-kyung sebagai ibu Cha Yu-ri, Shin Dong-mi sebagai sahabat Cha Yu-ri, dan Yoon Sa-bong sebagai dukun sekaligus penjaga pemakaman. Kehadiran mereka mendorong intensitas tetes air mata di tiap episode.
Review Drama: Hi Bye, MamaReview drama Hi Bye, Mama menilai merupakan drama yang berbeda 180 derajat dari The World of the Married. (Dok. tvN via Youtube)

Kendati terkesan penuh derai air mata, Hi Bye, Mama juga memiliki sedikit unsur humor melalui beberapa karakter seperti Oh Eui-sik selaku sahabat Cho Gang-hwa dan Cha Yu-ri, serta Park Soo-young sebagai ayah Cha Yu-ri.

Hi Bye, Mama juga bertabur bintang yang menambah unsur humor, seperti Lee Jung-eun dan Kim Seul-gi yang pernah sama-sama membintangi Oh My Ghost karya Sutradara Yoo Je-won, serta Yang Kyung-won yang berperan sebagai dukun usai menjadi Pyo Chi-su di Crash Landing On You.

Apabila Anda mengikuti drama akhir pekan, Hi Bye, Mama merupakan drama yang berbeda 180 derajat dari The World of the Married. Hampir seluruh manusia bahkan hantu dalam drama ini amat baik dan mau mengalah demi orang lain. Drama ini juga amat menyentuh hati melalui tiap episodenya.

Secara keseluruhan, Hi Bye, Mama merupakan judul yang merepresentasikan keseluruhan jalan cerita walaupun ada keputusan yang tak bisa memuaskan semua orang. Namun itu lah drama.

Jika Anda baru berniat menyaksikan drama ini dan memiliki hati mudah tersentuh, alangkah baik apabila menyiapkan handuk sebelum menonton agar tak membuang tisu terlalu banyak. Hi Bye, Mama memiliki 16 episode yang bisa disaksikan di Netflix. Sinopsis Hi Bye, Mama bisa dibaca di sini.

[Gambas:Youtube]

(end)