Film Indie SXSW 2020 Bakal Tayang Gratis 27 April-6 Mei
CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2020 06:04 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Festival film dan musik SXSW 2020 memang sudah dipastikan batal. Namun film-film peserta festival itu masih bisa dinikmati lewat layanan streaming.
Diberitakan ET, melalui sebuah pernyataan, pihak penyelenggara SXSW 2020 menyatakan mereka akan menyelenggarakan festival secara daring bertajuk Prime Video Presents the SXSW 2020 Film Festival Collection.
Acara festival secara streaming itu akan berlangsung pada 27 April hingga 6 Mei di layanan Amazon Prime Video, gratis untuk siapa saja yang berminat. Layanan ini berlaku bagi mereka yang termasuk maupun bukan pelanggan Amazon Primes, namun hanya di Amerika Serikat.
Berdasarkan laman resmi acara daring tersebut, akan ada tujuh film panjang, 29 film pendek, dan tiga karya berseri yang bakal diputar.
Tujuh film panjang tersebut adalah Cat in the Wall dari Bulgaria/Inggris/Prancis, Gunpowder Heart dari Guetamala/Spanyol, Le Choc du Futur dari Prancis, dan Selfie dari Prancis.
Sementara itu, sejumlah film yang dinanti seperti Arkansas yang dibintangi Liam Hemsworth, Pink Skies Everywhere, dan The Lovebirds tak tercantum dalam daftar putar.
[Gambas:Twitter]
Direktur Film SXSW, Janet Pierson menyebut acara ini adalah upaya pihaknya mendukung para sineas yang mencoba untuk mencapai impian mereka berupa karya yang dikenal luas.
Meski tak ada sejumlah film yang banyak menyita perhatian, Pierson yakin pilihan film yang akan tayang bisa menarik penonton.
"Tak ada hal yang semuanya sempurna, terutama dalam situasi sulit tak menentu saat ini, dan kami mengetahui kesempatan ini akan menarik kepada para sineas yang ingin ada di depan banyak penonton saat ini," kata Pierson, dikutip dari ET.
Acara ini datang setelah SXSW yang sedianya digelar pada 13-22 Maret lalu di Austin, Texas, terpaksa dibatalkan demi mencegah penyebaran virus corona.
Akibat pembatalan itu, SXSW memberhentikan setidaknya 50 karyawan untuk menambal lubang kerugian yang terlalu besar.
"Karena pembatalan yang tak terduga dan belum pernah terjadi sebelumnya, SXSW dengan ketat meninjau operasi kami, dan kami berada dalam posisi yang tak terbayangkan untuk mengurangi tenaga kerja kami. Hari ini kami mengucapkan selamat tinggal kepada sekitar sepertiga dari staf penuh waktu kami," demikian keterangan pihak SXSW.
"Kami yang berada dalam bisnis pertunjukan live, mengetahui tingkat kepercayaan yang diperlukan untuk menjalankan acara dengan skala SXSW, dan kami sangat sedih untuk melepas orang-orang ini begitu cepat. Kami sedang merencanakan masa depan dan ini adalah langkah yang perlu, tetapi memilukan." (end)
[Gambas:Video CNN]
Diberitakan ET, melalui sebuah pernyataan, pihak penyelenggara SXSW 2020 menyatakan mereka akan menyelenggarakan festival secara daring bertajuk Prime Video Presents the SXSW 2020 Film Festival Collection.
Acara festival secara streaming itu akan berlangsung pada 27 April hingga 6 Mei di layanan Amazon Prime Video, gratis untuk siapa saja yang berminat. Layanan ini berlaku bagi mereka yang termasuk maupun bukan pelanggan Amazon Primes, namun hanya di Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tujuh film panjang tersebut adalah Cat in the Wall dari Bulgaria/Inggris/Prancis, Gunpowder Heart dari Guetamala/Spanyol, Le Choc du Futur dari Prancis, dan Selfie dari Prancis.
[Gambas:Twitter]
Meski tak ada sejumlah film yang banyak menyita perhatian, Pierson yakin pilihan film yang akan tayang bisa menarik penonton.
"Tak ada hal yang semuanya sempurna, terutama dalam situasi sulit tak menentu saat ini, dan kami mengetahui kesempatan ini akan menarik kepada para sineas yang ingin ada di depan banyak penonton saat ini," kata Pierson, dikutip dari ET.
Acara ini datang setelah SXSW yang sedianya digelar pada 13-22 Maret lalu di Austin, Texas, terpaksa dibatalkan demi mencegah penyebaran virus corona.
Akibat pembatalan itu, SXSW memberhentikan setidaknya 50 karyawan untuk menambal lubang kerugian yang terlalu besar.
"Karena pembatalan yang tak terduga dan belum pernah terjadi sebelumnya, SXSW dengan ketat meninjau operasi kami, dan kami berada dalam posisi yang tak terbayangkan untuk mengurangi tenaga kerja kami. Hari ini kami mengucapkan selamat tinggal kepada sekitar sepertiga dari staf penuh waktu kami," demikian keterangan pihak SXSW.
"Kami yang berada dalam bisnis pertunjukan live, mengetahui tingkat kepercayaan yang diperlukan untuk menjalankan acara dengan skala SXSW, dan kami sangat sedih untuk melepas orang-orang ini begitu cepat. Kami sedang merencanakan masa depan dan ini adalah langkah yang perlu, tetapi memilukan." (end)
[Gambas:Video CNN]