"Saya ingin memerankan karakter Han. Dia karakter yang amat misterius tapi memiliki kharisma yang begitu besar. Kalau diberi kesempatan saya ingin memerankan itu di mana penonton bisa ikut merasakan kehadirannya," kata Choi Woo-shik yang berharap bisa memerankan karakter seperti Han di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bahkan sempat menggambarkan karakter Han sebagai sibor dalam naskah awal. Teror yang diberikan Han disamakan dengan hiu dalam Jaws serta alam semesta dalam film Gravity.
"Saya ingin sekali memerankan Han. Han memiliki energi, kharisma, serta kehadiran yang begitu kuat tanpa harus dijelaskan secara banyak. Walau sejujurnya saya tidak yakin akan mampu menampilkan karakter Han," tuturnya.
Lee Je-hoon mengatakan aktor Park Hae-soo amat piawai memerankan Han. Menurutnya, aura pemburu atau pembunuh Han terasa begitu dahsyat begitu diperankan Park Hae-soo.
[Gambas:Youtube]
Park Hae-soo juga mengatakan ingin kembali memerankan karakter Han. Meski mencintai karakter Han, ia juga ingin menjadi Joon-seok yang diperankan Lee Je-hoon. Menurutnya, karakter tersebut memiliki lebih banyak emosi dibandingkan Han.
"Karakter itu melewati banyak sekali pengalaman hidup termasuk harus berpisah dengan orang-orang yang dikasihi. Kita bisa melihat perubahan karakternya akibat kehidupan," kata Park Hae-soo.
Time to Hunt merupakan film yang dimulai dengan keinginan Joon-seok memiliki hidup lebih baik. Hal itu membuatnya mengajak ketiga sahabatnya merencanakan hal besar sehingga memiliki modal untuk menggapai mimpi tersebut.
Alih-alih bahagia usai mendapatkan banyak uang, mereka malah harus berhadapan dengan Han yang memberikan teror tak pernah dibayangkan sepanjang hidup. Menyerah bahkan tak bisa menjadi cara menghentikan teror mematikan Han.
Lihat juga:Review Film: Time to Hunt |
(chri/end)