Bioskop Inggris Bersiap Buka Pertengahan Juli

CNN Indonesia | Kamis, 07/05/2020 08:17 WIB
Interior of empty dark cinema with rows of red seats with cup holders and popcorn. Concept of entertainment. 3d rendering toned image Ilustrasi. (Istockphoto/ismagilov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jaringan bioskop terbesar di Inggris, Vue Cinemas, memperkirakan mereka bisa kembali beroperasi pada pertengahan Juli setelah tutup akibat pandemi Covid-19.

CEO Vue Cinema, Tim Richards, membuka kemungkinan tersebut meski saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan pemerintah, terutama mengenai kebijakan jaga jarak.

Namun menurutnya, pengoperasian kembali pada pertengahan Juli sangat mungkin dilakukan sebab bioskop memiliki sistem yang berbeda dari konser musik atau hiburan lainnya.


"Kami bisa mengatur total orang yang masuk satu studio bersamaan. Kami juga bisa mengatur jadwal penayangan hingga jalur masuk serta keluar para penonton," kata Tim Richards.

Richards mengatakan bahwa jaringan bioskopnya bersama yang lain sudah bersiap untuk semua kemungkinan. Ia sendiri melihat keinginan yang kuat dari masyarakat dan studio film terkait penayangan ini.

"Kami melihat dukungan yang besar dari semua sektor. Distributor ingin film mereka tayang di layar lebar dan penonton juga ingin melihat hal tersebut," tutur Richards seperti dilansir NME.

Apabila bioskop berhasil dibuka pertengahan Juli, kata Richards, Tenet akan menjadi film pertama yang ditayangkan menyeluruh di Inggris.

Film terbaru karya Christopher Nolan ini tetap dijadwalkan tayang 17 Juli, di saat puluhan film lainnya tunda tayang hingga 2021.

[Gambas:Video CNN]

Ia juga meyakini layar lebar masih memiliki tempat tersendiri di hati penikmat film meski sejumlah karya terpaksa rilis lebih dulu di layanan streaming di tengah pandemi Covid-19.

"Layar lebar masih disukai. Apakah bisa membayangkan menonton film terbaru James Bond hanya di layar 27 inch?" katanya.

No Time To Die juga menjadi salah satu film yang dijadwalkan tayang tahun ini. Awalnya, film terakhir Daniel Craig sebagai James Bond itu diagendakan tayang April 2020, tapi ditunda hingga November.

Berdasarkan data Johns Hopkins pada Rabu (6/5) pagi, Inggris menempati posisi ke-4 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Inggris melaporkan 196.243 kasus dengan 29 ribu orang di antaranya meninggal dunia. (chri/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK