Corona Reda, Pemerintah Korsel Gelar Konser K-pop Virtual

CNN Indonesia | Jumat, 15/05/2020 20:02 WIB
iKON
dok. YG Entertainment via Instagram @withikonic iKon jadi salah satu boyband yang bakal tampil di Trip to K-pop. (Dok. YG Entertainment via Instagram @withikonic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Korea Selatan menggelar festival musik K-pop virtual bertajuk Trip to K-pop selama tiga hari berturut-turut pekan depan.

Dengan moto We Shall Overcome, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korsel (MCST) bersama Badan Konten Kreatif Korea (KOCCA) menggelar Trip to K-pop untuk memberi dukungan bagi semua orang dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Melalui K-pop, kami harap dapat mengirimkan pesan dan dukungan kepada mereka yang terdampak Covid-19. Kami harap lewat acara ini orang-orang masih bisa menikmati acara budaya sambil tetap berlatih menjaga jarak sosial," kata Presiden KOCCA, Kim Young-joon.


Sebagaimana dilansir Osen via Naver, Trip to K-pop akan diramaikan sejumlah idola K-pop, seperti iKON, Oh My Girl, Natty, dan Martin Smith. Acara tersebut bakal dipandu Sandeul B1A4.

Pada 19 Mei, Trip to K-pop akan dimeriahkan iKON, Soran, Natty dan BIBI. Sementara itu, konser hari kedua bakal diramaikan oleh girlband April, Kim Jae-hwan, Isaac Hong, dan Daybreak.

Pada 21 Mei, Trip to K-pop dimeriahkan girlband Oh My Girl, KARD, Samuel Seo, Martin Smith, dan Balming Tiger.

Trip to K-pop akan disiarkan secara langsung di sejumlah jaringan, seperti SBS MTV, SBS FiL, VLive, U+ Idol Live, juga akun resmi YouTube KOCCA dan The K-pop mulai 17.00 WIB pada 19-21 Mei.

[Gambas:Video CNN]

Korea Selatan merupakan salah satu negara yang paling terkena dampak di awal pandemi Covid-19. Mereka sempat berada di posisi kedua dengan jumlah kasus terbanyak di dunia setelah China yang menjadi episentrum virus corona.

Setelah langkah cepat dan tegas pemerintah, penyebaran virus corona di Korea Selatan sempat mereda hingga mereka tak melaporkan kasus kematian baru dalam 10 pekan. Pemerintah akhirnya melonggarkan aturan jaga jarak pada pekan lalu.

Namun, pekan ini kondisi kembali memburuk ketika otoritas kesehatan menemukan klaster baru di kawasan kelab malam Itaewon yang membuat pemerintah batal membuka kembali sekolah. (chri/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK