Bandcamp Sumbang Profit untuk Bantuan Hukum bagi Kulit Hitam

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 10:05 WIB
Logo Bandcamp Ilustrasi. (Screenshot via web Bandcamp.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan penyedia musik Bandcamp mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan 100 persen keuntungan pada 19 Juni mendatang untuk bantuan hukum bagi warga kulit hitam.

"Pada Juneteenth (19 Juni, dari tengah malam hingga tengah malam) dan setiap 19 Juni setelah ini, kami akan mendonasikan 100 persen hasil penjualan kami ke Organisasi Bantuan Hukum NAACP," demikian pernyataan Bandcamp melalui Twitter.




NAACP merupakan organisasi di Amerika Serikat yang memperjuangkan keadilan rasial melalui litigasi, advokasi, dan edukasi publik.

Salah satu pendiri Bandcamp, Ethan Diamond, menyatakan bahwa perusahaannya mengambil keputusan ini setelah serangkaian kematian warga kulit hitam di tangan aparat kepolisian AS dalam beberapa bulan belakangan.

"Pembunuhan George Floyd, Tony McDade, Sean Reed, Breonna Taylor, Ahmaud Arbery, dan perlakuan penuh kekerasan terhadap warga kulit hitam yang masih berlangsung di AS dan seluruh dunia merupakan tragedi mengerikan," kata Diamond dalam situs resmi Bandcamp.

Pernyataan itu berlanjut, "Kami mendukung mereka yang menuntut keadilan, kesetaraan, dan perubahan, juga warga kulit berwarna di mana pun yang hidup di tengah rasisme setiap haru, termasuk karyawan kami dan artis juga penggemar di komunitas Bandcamp."

Tak hanya profit pada tanggal tersebut, Bandcamp juga bakal mengalokasikan US$30 ribu per tahun untuk organisasi-organisasi yang memperjuangkan keadilan rasial. Akan ada pula dana untuk menciptakan kesempatan bagi warga kulit hitam.

"Momen yang terjadi saat ini merupakan bagian dari sistem opresi struktural terhadap warga kulit hitam berkepanjangan, dan kemajuan yang sesungguhnya harus melibatkan komitmen tulus dalam politik, sosial dan keadilan ekonomi rasial, juga perubahan," kata Diamond.

Ia juga memastikan, "Kami akan terus mendengungkan keragaman dan kesempatan melalui misi kami dalam mendukung artis, produk-produk yang kami bangun untuk mendukung mereka, siapa yang kami dukung melalui Bandcamp Daily, hubungan kami dengan artis lokal dan organisasi di Oakland, bagaimana kami beroperasi sebagai tim, juga siapa dan bagaimana kami merekrut orang."

Ini bukan kali pertama Bandcamp melancarkan inisiatif untuk mendukung keadilan sosial. Sebelumnya, mereka juga menyumbangkan 15 persen dari hasil penjualan digital dan 10 persen dari merchandise untuk amal dan inisiatif keadilan sosial lainnya.

Pada Jumat (5/6), Bandcamp juga tak akan mengambil keuntungan dari penjualan para artis melalui platform mereka. Ini merupakan kali keempat Bandcamp melakukan kampanye itu untuk membantu para musisi yang terimpit pandemi Covid-19. (has/has)