Fan Harry Potter Menentang Kicauan Kontroversial JK Rowling

CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 12:48 WIB
Best-selling British author JK Rowling listens with earphones after she met Romanian children at Cotroceni presidential palace in Bucharest, 26 January 2006. Rowling, author of the Harry Potter books, is in Romania to take part in a fundraising gala, organised by Bucharest-based foundation called The Children's High Level Group, which raises money for children in need and promotes childcare reforms in Romania as a model to other European countries.    AFP   PHOTO POOL ROMANIAN PRESIDENTIAL PRESSE OFFICE - SORIN LUPSA (Photo by STR / POOL / AFP) Dua situs terbesar penggemar Harry Potter, MuggleNet dan The Leaky Cauldron, menentang kontroversi kicauan JK Rowling mengenai transgender. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua situs terbesar penggemar Harry Potter, MuggleNet dan The Leaky Cauldron, menentang kicauan kontroversial JK Rowling mengenai transgender.

"Meski sulit untuk menentang seorang yang karyanya kami kagumi, akan jadi kesalahan bila kami tidak menggunakan platform ini untuk meredam kisruh yang ia sebabkan," demikian bunyi pernyataan bersama mereka melalui situs MuggleNet pada Rabu (2/7).

Mereka melanjutkan, "Sikap kami tegas, bahwa transpuan adalah perempuan. Transpria adalah pria. Orang non-biner adalah non-biner. Orang interseks itu ada dan tidak bisa dipaksa untuk hidup dalam biner."


Dua situs ini juga akan melakukan perubahan berbagai hal yang berkaitan dengan Rowling. Pertama, mereka tidak akan menyertakan tautan pembelian karya Rowling selain Harry Potter.

Kedua, mereka tidak akan menyertakan tautan ke situs Rowling. Ketiga, tidak akan menggunakan gambar Rowling. Keempat, tidak akan menggunakan nama Rowling dalam kutipan. Kelima, menghindari penggunaan nama Rowilng pada judul sebisa mungkin.

Perlakuan serupa juga bakal diterapkan di akun sosial media yang dikelola MuggleNet dan The Leaky Cauldron, di antaranya di Facebook, Instagram, Pinterest, Tumblr, Twitter, serta YouTube.

Kisruh ini bermula ketika JK Rowling mengomentari sebuah artikel yang membahas kerentanan para perempuan dan kelompok non-biner atau genderqueer yang mengalami menstruasi terhadap situasi pasca-pandemi.

[Gambas:Video CNN]

Atas penamaan "orang yang menstruasi" tersebut, JK Rowling memberikan komentar, "'Orang yang menstruasi'. Saya yakin ada penggunaan kata untuk orang-orang itu. Seseorang bantu saya. Wumben? Wimpund? Woomud?"

Kicauan tersebut menuai kecaman warganet. JK Rowling disebut anti-trans dan transfobia terhadap kelompok masyarakat transgender, non-biner atau genderqueer yang juga mengalami menstruasi.

JK Rowling juga dinilai mencederai kecintaan para penggemar Harry Potter akibat kicauan tersebut. Sebagian pihak menilai, nilai-nilai cinta dan kasih sayang yang ditonjolkan dalam tujuh buku Harry Potter padahal sudah menjadi inspirasi banyak penggemar dari kelompok LGBT untuk mengakui identitas mereka.

(adp/has)