Kanye West Merasa Pernah Kena Corona dan Khawatir Soal Vaksin

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 10:44 WIB
NEW YORK, NEW YORK - DECEMBER 02: Kanye West attends the the Versace fall 2019 fashion show at the American Stock Exchange Building in lower Manhattan on December 02, 2018 in New York City.   Roy Rochlin/Getty Images/AFP Kanye West mengaku merasa pernah kena Covid-19, namun hanya merawat diri di rumah, dan merasa vaksinasi adalah perbuatan jahat. (Roy Rochlin/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kanye West mengaku merasa terinfeksi virus corona Covid-19 pada Februari lalu. Ia bahkan menyebut menggigil kala merawat diri sendiri di rumah.

"Menggigil, gemetaran di kasur, mandi air panas, melihat video yang memberitahu saya apa yang harus dilakukan untuk bisa pulih," kata Kanye West dalam wawancara dengan Forbes yang diterbitkan pada Rabu (8/7).

"Saya ingat seseorang mengatakan kepada saya Drake juga kena virus corona, dan respons saya hanya 'tak mungkin ia lebih sakit dibanding saya!" lanjutnya.


Dalam kesempatan itu pula, ia menegaskan kisah penyakitnya sama sekali tak berhubungan dengan rencana mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat tahun ini.

Suami Kim Kardashian ini juga mengungkapkan kecurigaannya terhadap vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan tak lama setelah perusahaan pengembangan vaksin asal AS, Novavax, diberikan US$1,6 miliar untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

Pendanaan itu diberikan supaya 100 juta dosis bisa disalurkan pada Januari 2021. Dana tersebut juga untuk percobaan terhadap manusia pada awal Oktober 2020.

Kanye West bahkan curiga bahwa pekerjaan vaksin tersebut berkaitan dengan konspirasi jahat. Ia pun menyinggung bahwa ada anak yang divaksinasi namun kemudian lumpuh.

Kasus lumpuh usai menjalani imunisasi memang pernah terjadi, termasuk di Indonesia. Namun kasus tersebut tergolong langka dan kelumpuhan yang terjadi belum tentu merupakan efek dari vaksin, karena bisa dipengaruhi dari kondisi atau riwayat kesehatan masing-masing individu kala menerima vaksin.

"Ketika mereka mengatakan bisa mengatasi Covid-19 dengan vaksin, saya sangat berhati-hati. Itu jahat. Mereka ingin menaruh chip dalam kita dan melakukan semuanya sehingga kita tak bisa masuk surga," kata Kanye West, dikutip dari ET.

Amerika Serikat hingga kini masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia. Berdasarkan data Johns Hopkins University, AS melaporkan lebih dari 3 juta kasus Covid-19 hingga Kamis (9/7) pagi dengan 953 ribu orang pulih dan 132 ribu orang meninggal dunia.

Beberapa bintang Hollywood sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka ialah Tom Hanks dan Rita Wilson, Olga Kurylenko, Idris Elba, Kristofer Hivju, Indira Varma, Rachel Matthews, Daniel Dae Kim, Aaron Tveit, Pink, dan masih banyak lagi.

(chri/end)