Kim Kardashian Buka Suara Soal Kondisi Bipolar Kanye West

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 23/07/2020 08:40 WIB
Kim Kardashian menyebut kondisi bipolar Kanye West terbilang rumit dan ia disebut belum berencana bercerai dari rapper itu. Kim Kardashian menyebut kondisi bipolar Kanye West terbilang rumit dan ia disebut belum berencana bercerai dari rapper itu. (AFP/ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kim Kardashian buka suara soal kondisi kesehatan mental Kanye West dan bipolar yang dimiliki suaminya itu. Ia menyebut kondisi rapper tersebut terbilang rumit.

Melalui serangkaian unggahan di Instagram Story, Kim juga menjelaskan alasan untuk ia buka suara adalah karena merasakan ada stigma tentang situasi yang menimpa Kanye West.

"Seperti yang banyak kalian ketahui, Kanye memiliki gengguan bipolar. Siapa pun yang memiliki ini atau punya orang yang tersayang dengan kondisi ini, tahu betapa amat rumit dan menyakitkan ini untuk dimengerti," kata Kim.


"Saya tak pernah bicara kepada publik tentang betapa telah memengaruhi kami di rumah karena saya amat melindungi anak-anak kami dan hak Kanye untuk punya privasi terkait kesehatannya,"

"Namun hari ini, saya merasa saya perlu berkomentar tentang hal tersebut karena stigma dan kesalahpahaman tentang kesehatan mental," kata Kim.

Kim menjelaskan bagi siapapun yang memahami masalah bipolar ini, mengetahui bahwa keluarga tak berdaya menghadapi orang dengan bipolar kecuali penderita adalah di bawah umur.

"Orang yang tak tahu atau jauh dari pengalaman ini bisa amat menghakimi dan tidak mengerti bahwa individu tersebut harus terlibat dalam proses mendapatkan bantuan tak peduli seberapa sulit keluarga dan teman-temannya mencoba," kata Kim.

Kim mengakui bahwa hujatan dan cacian kepada Kanye bisa ia pahami karena suaminya adalah pesohor yang pendapat dan tindakannya bisa memengaruhi banyak orang.

Kim menyebut Kanye adalah sosok yang brilian namun pribadi yang rumit yang berada di puncak tekanan menjadi seorang seniman sekaligus orang berkulit hitam. Kim juga menyebut kondisi Kanye semakin rumit karena kehilangannya yang teramat dalam akibat ibunya meninggal dunia beberapa tahun lalu.

[Gambas:Instagram]



"Dan [Kanye] harus menghadapi tekanan dan isolasi yang menambah gangguan bipolarnya. Siapa pun yang dekat dengan Kanye tahu hatinya dan mengerti ucapannya kadang tak sejalan dengan niatnya," kata Kim Kardashian dalam unggahan tersebut.

Unggahan Kim ini datang setelah Kanye West kembali meracau di media sosial untuk kesekian kalinya setelah insiden kampanye debut yang menghebohkan publik dengan berbagai pernyataan kontroversial.

Dalam kicauan yang telah dihapus, Kanye bahkan menyinggung rencana bercerai dengan Kim Kardashian dan menyebut mertuanya, Kris Jenner, sebagai "Kris Jong-un".

"Kris dan Kim membuat pernyataan tanpa persetujuan saya dan itu bukanlah hal yang sepatutnya dilakukan seorang istri. 'White supremacy,'" tulis Kanye dalam rangkaian racauannya di Twitter.

"Mereka mencoba datang dengan dua dokter. Saya sudah mencoba bercerai sejak Kim bertemu Meek Mill di Wardolf untuk reformasi penjara."

Terkait isu perceraian Kim Kardashian dan Kanye West, seorang sumber mengatakan kepada ET bahwa selebritas televisi itu belum ada niatan berpisah dengan suaminya.

"Kim tidak merencanakan untuk bercerai dengan Kanye West saat ini. Bila Kim menginginkan itu, dia tinggal mengajukan ke pengadilan, namun dia tidak ada rencana untuk bercerai saat ini," kata sumber tersebut.

Kim Kardashian dan Kanye West telah menikah selama enam tahun dan dikaruniai empat anak, North yang berusia 7, Saint berusia 4, Chicago 2 tahun, dan Psalm yang masih setahun.

"Kanye ada di sisi Kim ketika mengalami perampokan Paris. Dia meninggalkan semuanya untuk berada di sisi Kim. Itulah Kanye dan itulah yang dicintai oleh Kim," kata sumber itu.

"Kim ada untuk Kanye dan meski saat ini Kanye tak menginginkan Kim untuk berada di sisinya, Kim siap meninggalkan semuanya untuk Kim bila Kanye siap." tambah sang sumber.

[Gambas:Video CNN]



(end)