Amber Heard Bantah Pernah Selingkuh dengan Elon Musk

CNN Indonesia | Rabu, 22/07/2020 11:25 WIB
Amber Heard membantah tuduhan Johnny Depp bahwa aktris itu selingkuh dengan Elon Musk, tak lama setelah pasangan itu menikah. Amber Heard membantah tuduhan Johnny Depp bahwa ia pernah selingkuh dengan Elon Musk, tak lama setelah pasangan itu menikah. (Sarah Morris/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amber Heard membantah pernah berselingkuh dengan Elon Musk. Hal itu ia katakan dalam sidang pencemaran nama baik mantan suaminya, Johnny Depp, di London.

Persidangan yang digelar pada Selasa (21/7) itu bermula dari gugatan Depp terhadap majalah Inggris The Sun dan penulisnya atas sebuah artikel yang menyebut aktor Pirates of the Caribbean itu sebagai "penganiaya istri".

Depp menyebut tulisan tersebut amat merusak reputasinya.


Depp sebelumnya menuding aktris 34 tahun tersebut memiliki hubungan terlarang dengan Musk dan aktor James Franco selama perkawinan Heard dan Depp selama dua tahun.

Namun Heard menolak tuduhan tersebut, terutama soal tudingan Musk rutin mengunjungi dirinya kala malam hari dari Maret 2015, tak lama setelah ia menikah dengan Depp.

"Saya bahkan tidak berkomunikasi dengan Elon hingga 2016," kata Heard dalam Pengadilan Tinggi London pada hari kedua persidangan. Heard menghadiri persidangan tersebut sebagai saksi.

Kuasa hukum Depp, Eleanor Laws membacakan sebuah pesan pada 2016 yang dikirim oleh Musk kepada Heard. Musk menawarkan perlindungan kepada Heard dan menyatakan perasaannya terhadap perempuan yang kala itu sudah menjadi istri Depp.

Perlindungan tersebut ditawarkan oleh Musk setelah ada kabar terkait pertikaian antara Heard dan Depp pada 2016.

"Penawaran ini masih akan berlaku, bahkan bila kau tak akan pernah ingin bertemu denganku lagi.. Omong-omong, maaf karena berlaku bodoh,"

"Keheningan radio ini benar-benar menyakitkan. Ini jadi masalah karena saya benar-benar menyukaimu,"

Pesan tersebut dikirim pada hari setelah Heard mengklaim bahwa Depp memukulnya di wajah dengan ponsel kala mereka bertengkar. Kala itu ia juga mempertimbangkan mengakukan perintah penahanan terhadap Depp.

Kate Moss

Sebelumnya pada Senin (20/7), Heard mengklaim bahwa Depp mengancam akan membunuhnya dalam sejumlah kesempatan, dan menjadikannya sasaran kekerasan verbal juga fisik kala aktor itu berada di bawah pengaruh alkohol serta obat-obatan.

Pada Selasa (21/7), Heard mengakui memukul Depp selama pertengkaran mereka pada Maret 2015. Detail pertengkaran itu sendiri diperdebatkan selama persidangan.

"Saya memukul Johnny hari itu sebagai pembelaan atas saudari saya," kata Heard dan mengaku ia takut bahwa Depp akan mendorong adiknya, Whitney jatuh dari tangga.

"Dia [Depp] ingin mendorong [Whitney] hingga jatuh dari tangga dan sesaat sebelum itu terjadi, saya ingat informasi yang saya dengar [bahwa] ia mendorong seorang mantannya -saya percaya itu Kate Moss- hingga jatuh dari tangga," kata Heard.

"Saya telah mendengar rumor ini dari dua orang dan itu terngiang jelas dalam benak saya," lanjutnya.

Kate Moss diketahui berkencan dengan Johnny Depp pada dekade '90-an. Namun Moss tidak secara terbuka menggugat Depp ketika menyebabkan ia jatuh dari tangga.

Depp membantah tuduhan berencana mendorong jatuh adik Heard. Depp mengklaim mantan istrinya itu memiliki temperamen kasar dan aktor itu selalu bersikap membela dirinya sendiri.

Sebelum kemelut rumit ini ada, Johnny Depp dan Amber Heard bertemu pertama kali kala terlibat dalam film The Rum Diary pada 2011.

Hubungan mereka digambarkan bermula dari "sangat bergairah, hangat, dan menawan" menjadi "sangat dramatis dan gelap".

Amber Heard mengatakan Depp menyalahkan "sosok ketiga buatan sendiri" dan kadang diberi nama "the monster" atas segala tindakan kasar yang ia lakukan.

Heard juga mengaku ia bertahan dalam hubungan toksik itu karena ia pikir bisa "memperbaiki" perangai Depp itu yang ia sebut terdokumentasi dengan baik.

Sementara itu, publisis The Sun, News Group Newspaper berargumen bahwa mereka mengatakan yang sebenarnya dalam laporan tersebut, dan bahwa artikel itu memiliki bukti untuk membuktikan 14 tuduhan dugaan tindakan kekerasan dalam rumah tangga.

(AFP/end)

[Gambas:Video CNN]