Film Asal Korea Selatan Kuasai Box Office China

CNN Indonesia | Senin, 09/11/2020 14:56 WIB
Film bertema perang asal Korea Selatan, Sacrifice, kuasai box office China selama tiga pekan beruntun. Ilustrasi bioskop. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film bertema perang asal Korea Selatan, Sacrifice, kuasai box office China selama tiga pekan beruntun.

Berdasarkan data Maoyan yang dilansir Variety, sepanjang pekan lalu film ini berhasil meraup pendapatan sebesar US$14,4 juta. Capaian ini meninggalkan film lain jauh di belakang dalam box office China.

Peringkat kedua box office China ditempati film lokal bertajuk Back to the Wharf dengan pendapatan US$7,09 juta. Selanjutnya peringkat ketiga ditempati My People, My Homeland dengan pendapatan US$4,86 juta.


Kemudian peringkat keempat dan kelima ditempati dua film animasi asal Jepang. Film Digimon Adventure: Last Evolution Kizuna meraup pendapatan sebesar US3,45 juta dan Mirai meraup US$1,23 juta.

Peringkat keenam ditempati film Jiang Ziya: Legend of Deification dengan pendapatan sebesar US$1,1 juta. Sementara, pendapatan film lain di urutan tujuh ke atas tidak mencapai US$1 juta.

Pekan lalu merupakan pekan ke-16 sejak sebagian besar bioskop di China kembali beroperasi. Sampai akhir bulan Agustus, sekitar 90 persen atau sekitar 9.783 bioskop di seluruh China sudah kembali beroperasi.

Pembukaan bioskop China di tengah pandemi lebih baik ketimbang Amerika Serikat (AS). Hal itu membuat China menyalip AS sebagai box office dengan pendapatan terbesar di dunia pada pertengahan Oktober.

Berdasarkan data Artisan Gateway yang dilansir The Hollywood Reporter, penjualan tiket film di China lebih banyak ketimbang Amerika Utara. China meraup pendapatan sebesar US$1,988 miliar, sementara Amerika Utara hanya mendapat US$1,937 miliar.

Amerika Utara terpaut sekitar US$0,051 miliar dari China yang bisa dikatakan sedikit. Namun, pendapatan Amerika Utara diperkirakan akan terpaut lebih jauh oleh China pada akhir tahun 2020.

Sejumlah analis sudah memperkirakan sejak lama bahwa China sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia akan memuncaki peringkat box office dunia. Kejadian ini merupakan sejarah besar dalam industri film global

Amerika Utara selalu memuncaki peringkat box office dunia sejak awal bisnis film berjalan. Namun, kekuasaan Amerika Utara tidak bertahan ketika pandemi virus corona melanda dunia.

China sebagai negara asal virus corona menangani virus ini dengan cukup baik. Alhasil, bioskop di China mulai membuka bioskop kembali pada 20 Juli lalu dengan protokol kesehatan, salah satunya menyediakan tiket 30 persen dari kapasitas reguler.

(adp/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK