OBITUARI

Kang Pipit, Preman Insaf yang Kini Telah Pergi

CNN Indonesia | Jumat, 29/01/2021 20:10 WIB
Ica Naga pernah bergelut di dunia kriminal dan masuk penjara hingga nasibnya berubah jadi aktor sinetron setelah insaf. Obituari Ica Naga alias Kang Pipit Preman Pensiun. (Tangkapan Layar Akun Instagram @pipit_firmansyahpitra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia hiburan kembali dirundung duka dengan kepergian Ica Naga atau yang lebih dikenal dengan Firmansyah Pitra yang wafat hari ini, Jumat (29/1). Semasa hidupnya Ica Naga dikenal sebagai salah satu sosok aktor kocak yang selalu menebar tawa di layar kaca lewat perannya sebagai Kang Pipit.

Ica Naga tentu tidak asing di telinga pecinta sinema di Indonesia. Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat 8 Maret 1961 ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sinetron Preman Pensiun.

Penampilan Kang Pipit di sinetron Preman Pensiun cukup mencolok. Ia berperawakan gempal, kepalanya plontos, dan mengenakan kaos berwarna hitam serta kalung berliontin batu.


Selain penampilan yang nyentrik, Kang Pipit juga terkenal memiliki tato naga di lengan kanannya. Tato itu lah yang membuat namanya dijuluki Ica Naga.

Meski berpenampilan yang sangar, Kang Pipit adalah sosok yang humoris. Cara bicara Kang Pipit yang unik juga kerap mengundang gelak tawa pemirsa layar kaca.

Namun dibalik sosoknya yang ceria, Kang Pipit menyimpan masa lalu yang kelam. Dalam wawancara di channel YouTube TYSONISME CHANNEL, lelaki berdarah Sunda ini sempat merasakan dinginnya hotel prodeo akibat perilakunya yang kerap melanggar hukum.

Kang Pipit masih ingat semua pengalaman kelam yang ia alami selama menjadi bagian dari warga binaan. Ia dibui karena tindak kriminalitas yang pernah ia lakukan sebagai salah satu preman.

"Tapi sebetulnya hidup dibui (itu adalah) hidup (yang) prihatinnya lebih-lebih (dari di luar)," ujarnya.

Di dalam penjara, Ica Naga juga punya pengalaman menarik lainnya. Ia mengaku pandangan dan pemikirannya justru menjadi lebih luas saat dia dibui.

Selepas dari rutan, Kang Pipit insaf dan berjanji untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Ia pun melakoni berbagai pekerjaan demi mencukupi kehidupannya.

Hingga suatu ketika, ia mendapatkan tawaran untuk bergabung sebagai pemain di sinetron Preman Pensiun.

"Kebetulan ada agensi datang, Bunda Uli kasih kesempatan kepada saya untuk bermain di serial Preman Pensiun," kata Ica kala itu.

Meski awalnya merasa tidak memiliki bakat berakting, ia berusaha keras agar bisa tampil percaya diri saat membaca skenario. Beruntung ia dikelilingi orang-orang yang selalu hadir untuk menolongnya.

Lambat laun kemampuan akting Ica Naga semakin luwes. Ia akhirnya tumbuh menjadi pesinetron terkenal. Ia kerap disapa orang yang tidak sengaja berpapasan di jalan.

"(Dulu) kalau saya jalan-jalan ke kampung, suka ada yang (mengaku) kenal. Terus saya jawab, 'lihat saja di TV jam 5', eh sekarang beneran. Kok saya jadi main sinetron?" katanya.

Kesempatan bermain di Preman Pensiun, menjadi pembuka karier Ica Naga. Tidak hanya memiliki penghasilan yang lebih baik, Ica juga memiliki banyak saudara baru dari rekan sesama artis.

Sosok yang sederhana ini menghembuskan nafas terakhirnya pada hari ini, Jumat (29/1). Banyak kalangan, terutama rekan sesama artis yang kehilangan atas kepergiannya salah satunya pesinetron Epy Kusnandar.

(nly/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK