Asa Layla Majnun Ditonton Dunia via Layanan Streaming

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 11/02/2021 18:22 WIB
Ada asa terpendam dari Layla Majnun, film yang dibintangi Reza Rahadian dan Acha Septriasa, memilih rilis di layanan streaming. Ada asa terpendam dari Layla Majnun, film yang dibintangi Reza Rahadian dan Acha Septriasa, memilih rilis di layanan streaming. (dok. Starvision/Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film Layla Majnun menjadi salah satu film Indonesia terbaru yang tayang di Netflix pada awal 2021, meski produksinya sendiri telah dilakukan sebelum pandemi. Bukan tanpa alasan film yang dibintangi Reza Rahadian dan Acha Septriasa itu memilih rilis di layanan streaming.

Selain karena bioskop masih dihantui oleh kondisi pandemi yang tak jua mereda, sutradara Monty Tiwa yang menggarap film ini juga berharap keberadaan Layla Majnun di layanan streaming bisa menarik penonton dalam skala global.

"Namanya kami berkarya, namanya seniman, saat kami menghasilkan sebuah karya pasti tujuan dalam hati adalah ingin ditonton sebanyak mungkin orang, itu pasti. Enggak mungkin enggak," kata Monty Tiwa dalam jumpa media virtual, beberapa waktu lalu.


Monty Tiwa bukan hanya sekadar menggarap film ini, ia juga ikut menulisnya dengan Alim Sudio.

Terinspirasi oleh kisah legendaris Layla Majnun karya penyair Azerbaijan, Nizami Ganjavi, Monty punya harapan sendiri ketika produser Starvision, Chand Parwez, merestui film ini tayang di layanan over the top (OTT) macam Netflix.

"Balik lagi ke saya, ketika ditanya apakah lebih baik OTT, saya bisa dengan sangat yakin bilang saya lebih baik [ditayangkan] di OTT, apalagi Netflix," kata Monty.

"Kita sama-sama tahulah daya jangkaunya Netflix seperti apa, ya kan? Apalagi ini adalah sebuah karya yang akan di tantangan ditayangkan secara global," lanjutnya.

"Nah dari sisi itu pasti saya bisa jawab, ini masuk keinginan hati saya [Layla Majnun bisa] untuk disaksikan sebanyak mungkin orang," katanya.

Niat Monty Tiwa itu terlihat dari Layla Majnun yang juga mulai dipromosikan oleh akun YouTube milik Netflix Asia sejak 14 Januari lalu. Trailer film ini pun menggunakan takarir alias subtitle serta keterangan video berbahasa Inggris.

Meski begitu, Monty Tiwa tetap berpegang pada cita rasa lokal. Hal itu terlihat dari cerita yang ia sebut "adaptasi bebas" dari kisah legendaris asal Azerbaijan tersebut.

Film Layla MajnunLayla Majnun menggambarkan perjuangan Layla (Acha Septriasa) dalam menentukan pilihan antara cita-citanya, cinta sejati, atau menjaga nama baik keluarga. (dok. Starvision/Netflix)

Layla Majnun mengisahkan perjalanan cinta seorang guru sekaligus penulis novel, Layla (Acha Septriasa) yang dihadapkan pada pilihan: memenuhi janjinya kepada seorang calon bupati bernama Ibnu (Baim Wong), atau mengejar cintanya dengan seorang pria Azerbaijan bernama Samir (Reza Rahadian).

Layla harus membuat keputusan pelik antara panggilan nurani, cinta sesuai dengan pemahamannya, atau keselamatan juga nama baik keluarganya. Dalam perjalanannya, kisah Layla banyak berlatarkan tragedi legenda Layla Majnun dan keindahan Azerbaijan.

"Saya memang sejak dari awal dari masih tataran ide sudah sudah mengkondisikan tayangan ini untuk di tonton sebanyak mungkin orang," kata Monty. "Artinya harus renyah, harus pop, dan harus mudah dimengerti,"

"Ini adalah adaptasi bebas dan adalah tafsiran kami tentang cerita asli Layla Majnun dari Nizami Ganjavi," lanjutnya.

"Tapi tentunya ini bisa menjadi lebih autentik lagi dan lebih menjaga, lebih menghormati lagi budaya Nizami Ganjavi yang dari Azerbaijan, kami sampai syuting di sana, kami juga melibatkan karakter-karakter yang asli dari sana." kata Monty Tiwa.

Sinopsis Layla Majnun bisa dilihat di sini, film untuk remaja ini tayang di Netflix mulai 11 Februari 2021.

[Gambas:Youtube]



(end)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK