Review Serial: Lupin Part 2

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 19:30 WIB
Secara keseluruhan, bagian kedua berisikan lima episode Lupin seperti dipaksakan menjadi bagian kedua Review Lupin season 2. (Emmanuel Guimier/Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bagian kedua serial Lupin adalah serial yang biasa saja dan tidak spesial. Ketidak-spesialan terlihat dari hampir seluruh aspek bagian ini yang sama dengan bagian pertama.

Seperti aspek cerita. Bagian ini hanya melanjutkan misi balas dendam Assane Diop (Omar Sy) kepada Hubert Pellegrini. Tidak ada hal baru yang benar-benar menggugah atau menarik.

Penulis naskah nampak berusaha menyajikan cerita menarik dengan membuat perseteruan antara Assane versus Hubert semakin panas. Itu terlihat jelas dari Assane yang semakin kesal setelah Hubert menculik anaknya.


Terlebih, ketegangan itu dilengkapi sejumlah adegan laga seperti baku hantam jarak dekat dan kejar-kejaran mobil. Memang kualitas adegan itu tidak sebaik film laga sungguhan, tetapi layak mendapat pujian.

Sialnya, keterangan yang memacu adrenalin itu hanya bertahan selama satu episode. Pada episode berikutnya hampir tidak ada adegan yang bisa memacu adrenalin, atau setidaknya membuat saya menonton serial ini dengan saksama.

Hal tersebut diperparah dengan pola trik Assane yang sama dengan bagian pertama. Dimulai dengan menyiapkan trik, menggiring target pada jebakan, kemudian Assane menyelesaikan trik tersebut.

Lupin Season 2Review Lupin Season 2. (Emmanuel Guimier/Netflix)

Seperti ketika ia melarikan diri setelah identitasnya diketahui polisi. Seperti apa pun trik yang digunakan dan sesulit apa pun mengoperasikan trik itu, Assane akan selalu selamat.

Pada akhirnya hampir semua trik Assane pada bagian kedua ini tertebak karena sama dengan bagian pertama, tidak spesial bukan?

Kekurangan lain bagian kedua ini sejumlah adegan yang kurang klimaks dan terasa nanggung. Seperti ketika anggota polisi berusaha menangkap polisi korup yang bersekongkol dengan Hubert.

Begitu pula dengan adegan pembalasan dendam pemungkas Assane kepada Hubert. Setelah trik dipersiapkan sedemikian rupa, adegan itu berakhir datar. Seakan hanya formalitas saja.

Secara keseluruhan, bagian kedua berisikan lima episode ini seperti dipaksakan menjadi bagian kedua. Rasanya akan lebih baik bila digabungkan dengan bagian pertama menjadi satu musim dengan 10 episode.

Ya, beruntung akting pemain serial ini terbilang bagus. Hal itu menjadi nilai tambah dan membuat serial ini masih layak ditonton.

(bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK