Vin Diesel: Saga Fast & Furious Harus Tamat

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 19:30 WIB
Aktor Vin Diesel menjelaskan waralaba film Fast & Furious akan tamat dalam dua film terakhir yang rilis di masa mendatang. Vin Diesel (kiri) di fil F9. (dok. Universal Pictures via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Vin Diesel menjelaskan waralaba film Fast & Furious akan tamat dalam dua film terakhir yang rilis di masa mendatang. Film kesebelas sekaligus film terakhir waralaba ini akan rilid pada 2024.

"Setiap cerita berhak untuk berakhir. Saya tahu orang-orang akan merasa bahwa cerita itu tidak seharusnya berakhr, tetapi saya rasa semua hal baik harus berakhir," katanya sebagaimana dilansir ET yang dikutip Ace Showbiz.

Aktor yang memerankan karakter Dominic Toretto dalam waralaba Fast & Furious ini melanjutkan, "Ada alasan untuk mengakhiri (waralaba Fast & Furious). Saya rasa waralaba ini pantas untuk mendapatkannya."


Sutradara Justin Lin yang banyak menyutradarai film Fast & Furious tidak heran dengan pernyataan Diesel. Menurutnya, pada sebuah pertemuan Diesel pernah membahas akhir dari waralaba Fast & Furious.

"Kami berkumpul dan Vin berkata, 'Saya rasa kita harus berpikir untuk mengakhiri saga (Fast & Furious) sekarang," kata Lin.

Sebelumnya, akhir dari waralaba Fast & Furious sudah menjadi perbincangan sejak akhir tahun lalu. Saga yang berlangsung sejak 2001 ini akan berakhir pada film ke-10 dan ke-11.

Lin pun kembali ditunjuk menyutradarai dua film terakhir Fast & Furious. Sebelumnya ia menyutradarai film The Fast and Furious: Tokyo Drift (2006), Fast and Furious (2009), Fast Five (2011), dan Fast & Furious 6 (2013).

Waralaba ini dimulai dengan film The Fast and the Furious (2001) yang dilanjutkan dengan 2 Fast 2 Furious (2003). Sejak itu cerita Fast & Furious semakin luas dan berkembang, meski ada beberapa film yang terasa dipaksakan.

Waralaba ini berhasil meraup banyak pendapatan sejak film pertama dirilis. Bahkan waralaba Fast & Furious menempati peringkat ketujuh daftar waralaba film berpendapatan terbanyak dengan capaian sebesar US$6,1 miliar.

(adp/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK