Usai Episode 5 Bermasalah, Rating Racket Boys Naik Perlahan

nly, CNN Indonesia | Rabu, 23/06/2021 06:30 WIB
Rating Racket Boys sempat turun seiring dugaan penghinaan pada Indonesia di sebuah dialog. Memasuki episode setelahnya, rating drama naik perlahan. Drama Racket Boys (Foto: SBS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Drama baru SBS Racket Boys kembali mengalami kenaikan rating di episode keenam yang tayang pada Senin (21/6) kemarin. Meski kecil, angka ini naik dari rating dari episode sebelumnya yang tayang pada pekan lalu.

Menurut Nielsen Korea sebagaimana dikutip dari Soompi (22/6), episode 6 dan 7 drama yang dibintangi Kim Sang-kyung dan Tang Joon-sang tersebut mendapat perolehan rating penonton rata-rata 4,5 dan 5,9 persen.

Perolehan tersebut naik sedikit dari episode-episode sebelumnya yang mencatat rating sebesar 4,3, 5,0, dan 4,7 persen pada minggu lalu.


Hal ini menunjukkan drama ini tetap menjadi drama pilihan penonton untuk slot tayangan Senin-Selasa walaupun drama ini sempat menuai banyak kritikan dari netizen, terutama di Indonesia.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, episode kelima drama Racket Boys yang tayang pada pekan lalu menuai cukup banyak respon negatif dari netizen Indonesia.

Protes netizen bermula dari salah satu adegan di episode 5 yang disebut melecehkan Indonesia. Episode ini mengisahkan tim badminton Korea Selatan yang mengikuti ajang internasional di Indonesia.

Di sini terdapat dialog yang dianggap menyudutkan Indonesia terutama panitia penyelenggara pertandingan badminton. Para pemain terlihat mengungkapkan kekesalan saat mengobrol di salah satu restoran di Jakarta.

Drama Racket BoysDrama Racket Boys (Foto: SBS)

"Kamarnya buruk sekali. Mereka [tuan rumah] berlatih di stadion dan kita dipaksa latihan di salah satu tempat latihan yang tidak terdapat AC. Si brengsek itu," kata sang pelatih.

"Ada satu alasan. Han Se-yoon [salah satu pemain utama Korsel, diperankan Lee Jae-in]. Mereka ingin mengalahkannya apapun caranya. Jangan khawatir soal Se-yoon. Kita sudah menemukan strateginya," tutur sang pelatih lagi.

Tak pelak luapan kekecewaan pun memenuhi akun Instagram dan YouTube resmi SBS. Netizen pun meminta drama dihentikan penayangannya karena dikhawatirkan bisa memicu opini negatif dan merugikan Indonesia.

Terkait hal ini, pihak SBS sudah melayangkan permintaan maaf melalui akun Instagram @sbsnow_insta. Pihak SBS mengaku tidak bermaksud merendahkan negara, pemain atau penonton negara tertentu.

Drama Racket Boys sendiri bercerita tentang tim badminton putra di sekolah menengah di Haenam. Para pemain dalam tim terbilang kurang bagus tetapi bertekad untuk melaju hingga jadi pemain tingkat nasional. Drama mulai tayang sejak 31 Mei 2021 di SBS TV dan Netflix.

Di lain tempat, drama At a Distance Spring is Green yang tayang di KBS mencatat peringkat nasional rata-rata sebesar 1,9 dan 2,0 persen. Angka ini turun dari episode sebelumnya yang sempat berada di angka 1,8 dan 2,2 persen.

Sedangkan drama Doom at Your Service yang tayang di tvN mencapai peringkat nasional rata-rata 2,9 persen. Angka ini naik 0,5 persen dari peringkat minggu lalu sebesar 2,4 persen.

(nly/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK