Jakarta, CNN Indonesia -- Masyarakat Jawa memiliki sebutan sendiri bagi tahun baru Islam pada 1 Muharram yang pada kalender masehi berada di tanggal 10 Agustus 2021. Mereka menyebutnya dengan malam 1 Suro.
Bukan hanya memiliki sebutan sendiri, masyarakat Jawa juga mengaitkan malam 1 Suro dengan hal gaib. Mulai dari tidak boleh keluar rumah karena bisa sial sampai tidak boleh berbicara.
Berikut 5 rekomendasi film horor lokal:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Malam Satu Suro (1988)
Malam Satu Suro merupakan salah satu film horor legendaris Indonesia yang dibintangi Suzzanna. Dalam film ini ia berperan sebagai Suketi, sundel bolong yang dibangkitkan dukun Ki Rengga karena menginginkan anak angkat.
Setelah kembali menjadi manusia, Suketi bertemu dengan lelaki bernama Bardo. Keduanya jatuh cinta, dan keseriusan Bardo membuat Ki Rengga menerima serta menyetujui pernikahan mereka berdua.
Permasalahan mulai muncul ketika kompetitor bisnis Bardo yang bernama Joni mengetahui bahwa Suketi bukan manusia. Ia pun mencabut paku yang tertancap di kepala Suketi hingga kembali menjadi sundel bolong.
Suketi yang merasa kebahagiaannya dirusak tidak tinggal diam. Secara perlahan ia mulai balas dendam satu persatu kepada orang-orang yang mengganggu keluarganya.
[Gambas:Youtube]
2. Pengabdi Setan (1980)
Film ini menceritakan kehidupan keluarga Munarto yang kaya raya. Ia dan dua anaknya, Tomi dan Rita, mengalami musibah besar setelah istrinya, Munarti, meninggal dunia.
Di malam setelah Mawarti meninggal, Tomi melihat ibunya kembali tapi tak mau berbicara dengannya. Tomi lantas mengikuti saran temannya untuk bertemu peramal dan mulai belajar ilmu hitam.
Tak lama setelah itu saudara mereka mengirimkan Darminah, seorang asisten rumah tangga baru, untuk mengurusi rumah. Pada waktu yang berdekatan, Rita melihat kuntilanak sehingga merasa ada yang aneh dengan Darminah.
Munarto yang jauh dari Tuhan dan hanya memikirkan bisnis sama sekali tidak percaya dengan keanehan yang disampaikan orang terdekatnya. Hal tersebut membuat teror dan ancaman aneh terus menghantui keluarga Munarto.
Film ini sangat terkenal pada masanya di Indonesia, bahkan dunia. Kesuksesan tersebut menjadi salah satu alasan Pengabdi Setan dibuat ulang dan dirilis pada 2017.
Lanjut baca di halaman 2...
5 Rekomendasi Film Horor Lokal, Malam Satu Suro-Kuntilanak - Halaman 2
Adegan di film Kuntilanak. (Dok. MVP Pictures)
3. Kafir: Bersekutu dengan Setan (2018)
Keluarga Herman (Teddy Syach) diterpa berbagai kejadian aneh dalam beberapa hari belakangan. Puncaknya ketika Herman muntah beling saat makan malam hingga tewas seketika.
Kejadian aneh belum berhenti sampai di sana. Sri (Putri Ayudya) yang kini tidak lagi bersuami masih saja mengalami kejadian aneh nan mengerikan, seperti api lampu teplok yang membesar sendiri.
Kejadian itu membuat Sri konsultasi dengan dukun bernama Jarwo (Sujiwo Tejo). Belakangan Sri mengetahui bahwa kejadian yang menghantui keluarganya berkaitan dengan perbuatan di masa lalunya.
[Gambas:Youtube]
4. Satu Suro (2019)
Adinda (Citra Kirana) tengah hamil besar. Setelah berdiskusi dengan suaminya, Bayu (Nino Fernandez), mereka setuju untuk melakukan persalinan di desa yang jauh dari kota karena saran saudara.
Adinda kerap mengalami hal aneh setibanya di desa itu, puncaknya ketika ia mengalami kontraksi hebat. Bayu pun langsung membawa Adinda ke rumah sakit terdekat.
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mengatakan waktu persalinan masih lama. Bayu lantas kembali ke rumah penginapan untuk mengambil barang-barang yang diperlukan.
Ia kaget ketika melihat rumah sakit yang didatangi sebelumnya berubah menjadi bangunan tua yang kosong dan seperti bekas kebakaran. Adinda pun menghilang bersama rumah sakit itu.
5. Kuntilanak (2006)
Film ini fokus pada Samantha (Julie Estelle) yang memiliki kemampuan memanggil kuntilanak. Setelah kematian ibu dan mendapat gangguan dari ayah tiri, ia memutuskan pindah ke kost di pinggiran kota.
Kamar kost yang ia sewa tampak angker dengan pemandangan menghadap area pemakaman dan sebuah pohon beringin di depannya. Dari para penduduk sekitar, Sam mengetahui bahwa pohon itu disebut sebagai pohon kuntilanak.
Ibu kost Sam, Yanti (Lita Soewardi), menceritakan sejarah bangunan yang kini menjadi tempat kost itu. Dahulu, satu keluarga produsen batik bernama Mangkoedjiwo membuat pabrik batik dan mess pekerja di sana.
Suatu ketika terjadi kebakaran besar yang memusnahkan aset-aset Mangkoedjiwo. Rumah itu pun menjadi satu-satunya aset Mangkoedjiwo yang layak huni, namun sangat horor.
[Gambas:Youtube]