Nia Dinata Ungkap Cerita dan Makna Judul Film A World Without
CNN Indonesia
Minggu, 17 Okt 2021 20:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Foto: Arsip Netflix
Jakarta, CNN Indonesia --
Sutradara Nia Dinata menamai film terbarunya dengan judul A World Without. Ketika ditanya tentang artinya, Nia mengatakan bahwa judul tersebut tidak memiliki arti tertentu sehingga dapat bermakna apapun.
"Dilihat dari filosofinya, A World Without kan sebenarnya bisa apa aja, tentang dunia tanpa, jadi bisa itu dunia tanpa air bersih, tanpa udara bersih, bisa tanpa cinta, kasih sayang semua itu kan bisa," ujarnya dalam jumpa media pada Selasa (12/10) lalu.
"Jadi bayangkan dunia itu tanpa sesuatu yang paling kamu butuhkan dalam hidup, jadi siapapun bisa menentukan tanpanya, tanpa apa," lanjutnya.
Judul film terbarunya ini terbilang berbeda dengan film-film Nia DInata sebelumnya yang sebagian besar diberi judul dalam Bahasa Indonesia. Seperti Arisan (2003), Berbagi Suami (2006), Perempuan Punya Cerita (2007) dan Arisan 2 (2011).
Rupanya, Nia Dinata dan Lucky Kuswandi sebagai penulis mengatakan bahwa awalnya film itu juga diberi judul dalam Bahasa Indonesia, yakni Dunia Tanpa.
Setelah melakukan diskusi yang panjang dan mengingat film A World Without adalah film original Netflix, Nia dan Lucky sepakat untuk mengubah judulnya ke Bahasa Inggris.
"Akhirnya kami putuskan [diubah ke Bahasa Inggris] karena skripnya juga harus ditranslate ke Bahasa Inggris, dibaca oleh semua elemen kreatif di Netflix akhirnya kita terjemahkan ke Bahasa Inggris," ujar Nia Dinata.
Namun setelah diubah ke Bahasa Inggris, Nia mengatakan bahwa judul A World Without lebih sesuai dengan isu yang diangkat yakni tentang dunia di masa depan yang telah mengalami banyak perubahan.
Film A World Without secara garis besar bercerita tentang sebuah organisasi bernama The Light muncul pada 2030 setelah pandemi berakhir di Indonesia.
Organisasi misterius tersebut dikelola sepasang suami istri yang bernama Ali (Chicco Jerikho) dan Sofia Khan (Ayushita).
Tidak ada yang tahu tujuan The Light awalnya. Selama ini, mereka tampil dengan citra baik sebagai organisasi yang menempa anak-anak muda terbaik untuk menjadi agen perubahan di masa mendatang.
Ketenaran The Light membuat seorang remaja bernama Salina (Amanda) ingin bergabung dengan organisasi itu. Begitu pula dengan kedua sahabatnya yang bernama Tara (Asmara) dan Ulfah (Maizura).
Sinopsis film A World Without selengkapnya bisa dibaca di sini.
Nia mengatakan bahwa cerita tentang dunia di masa depan dalam film A Wolrd Without telah dipersiapkan sejak lama. Kala itu, Nia dan Lucky tertarik dengan kondisi generasi sekarang yang akrab dengan dunia teknologi berbasis digital.
"Aku nulis skripnya bareng lucky itu udah cukup lama, dari 2018, kami ngobrol soal kondisi dunia, tentang sosial media, mudahnya orang mengidolakan siapapun di sosial media," ujar Nia.
Namun Nia dan Lucky terpaksa menyimpan naskah itu akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Penantian panjang dari Nia dan Lucky akhirnya berbuah manis. Naskah tersebut diambil Netflix sebagai film original Indonesia.
Tak hanya kental dengan cerita dunia masa depan, Nia Dinata juga mengatakan bahwa A World Without dibuat berdasarkan perspektif perempuan, mulai dari sektor kru, sinematografer, sampai produser dihuni banyak sineas perempuan.
"Oleh karena itu, pesan female empowerment yang kuat di film ini tidak hanya terasa di cerita, namun juga di belakang layar," kata Nia dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (23/9).
Selain Chicco Jerikho, Ayushita, Amanda Rawles, Maizura dan Asmara Abigail, film A World Without juga dibintangi aktor lain seperti Jerome Kurnia, Richard Kyle, dan Dira Sugandi. Ada pula Joko Anwar yang tampil sebagai cameo.
A World Without merupakan film orisinal asal Indonesia kedua yang digarap bersama Netflix. Film orisinal asal Indonesia pertama adalah A Perfect fit yang digarap bersama rumah produksi Starvision.
A World Without tayang 14 Oktober 2021 dan bisa ditonton di Netflix.
Sutradara Nia Dinata menamai film terbarunya dengan judul A World Without. Ketika ditanya tentang artinya, Nia mengatakan bahwa judul tersebut tidak memiliki arti tertentu sehingga dapat bermakna apapun.
"Dilihat dari filosofinya, A World Without kan sebenarnya bisa apa aja, tentang dunia tanpa, jadi bisa itu dunia tanpa air bersih, tanpa udara bersih, bisa tanpa cinta, kasih sayang semua itu kan bisa," ujarnya dalam jumpa media pada Selasa (12/10) lalu.
"Jadi bayangkan dunia itu tanpa sesuatu yang paling kamu butuhkan dalam hidup, jadi siapapun bisa menentukan tanpanya, tanpa apa," lanjutnya.
Judul film terbarunya ini terbilang berbeda dengan film-film Nia DInata sebelumnya yang sebagian besar diberi judul dalam Bahasa Indonesia. Seperti Arisan (2003), Berbagi Suami (2006), Perempuan Punya Cerita (2007) dan Arisan 2 (2011).
Rupanya, Nia Dinata dan Lucky Kuswandi sebagai penulis mengatakan bahwa awalnya film itu juga diberi judul dalam Bahasa Indonesia, yakni Dunia Tanpa.
Setelah melakukan diskusi yang panjang dan mengingat film A World Without adalah film original Netflix, Nia dan Lucky sepakat untuk mengubah judulnya ke Bahasa Inggris.
"Akhirnya kami putuskan [diubah ke Bahasa Inggris] karena skripnya juga harus ditranslate ke Bahasa Inggris, dibaca oleh semua elemen kreatif di Netflix akhirnya kita terjemahkan ke Bahasa Inggris," ujar Nia Dinata.
Namun setelah diubah ke Bahasa Inggris, Nia mengatakan bahwa judul A World Without lebih sesuai dengan isu yang diangkat yakni tentang dunia di masa depan yang telah mengalami banyak perubahan.
Film A World Without secara garis besar bercerita tentang sebuah organisasi bernama The Light muncul pada 2030 setelah pandemi berakhir di Indonesia.
Organisasi misterius tersebut dikelola sepasang suami istri yang bernama Ali (Chicco Jerikho) dan Sofia Khan (Ayushita).
Tidak ada yang tahu tujuan The Light awalnya. Selama ini, mereka tampil dengan citra baik sebagai organisasi yang menempa anak-anak muda terbaik untuk menjadi agen perubahan di masa mendatang.
Ketenaran The Light membuat seorang remaja bernama Salina (Amanda) ingin bergabung dengan organisasi itu. Begitu pula dengan kedua sahabatnya yang bernama Tara (Asmara) dan Ulfah (Maizura).
Sinopsis film A World Without selengkapnya bisa dibaca di sini.
Pemberdayaan Wanita dalam Produksi Film
Film A World Without (Foto: Arsip Netflix)
Nia mengatakan bahwa cerita tentang dunia di masa depan dalam film A Wolrd Without telah dipersiapkan sejak lama. Kala itu, Nia dan Lucky tertarik dengan kondisi generasi sekarang yang akrab dengan dunia teknologi berbasis digital.
"Aku nulis skripnya bareng lucky itu udah cukup lama, dari 2018, kami ngobrol soal kondisi dunia, tentang sosial media, mudahnya orang mengidolakan siapapun di sosial media," ujar Nia.
Namun Nia dan Lucky terpaksa menyimpan naskah itu akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Penantian panjang dari Nia dan Lucky akhirnya berbuah manis. Naskah tersebut diambil Netflix sebagai film original Indonesia.
Tak hanya kental dengan cerita dunia masa depan, Nia Dinata juga mengatakan bahwa A World Without dibuat berdasarkan perspektif perempuan, mulai dari sektor kru, sinematografer, sampai produser dihuni banyak sineas perempuan.
"Oleh karena itu, pesan female empowerment yang kuat di film ini tidak hanya terasa di cerita, namun juga di belakang layar," kata Nia dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (23/9).
Selain Chicco Jerikho, Ayushita, Amanda Rawles, Maizura dan Asmara Abigail, film A World Without juga dibintangi aktor lain seperti Jerome Kurnia, Richard Kyle, dan Dira Sugandi. Ada pula Joko Anwar yang tampil sebagai cameo.
A World Without merupakan film orisinal asal Indonesia kedua yang digarap bersama Netflix. Film orisinal asal Indonesia pertama adalah A Perfect fit yang digarap bersama rumah produksi Starvision.
A World Without tayang 14 Oktober 2021 dan bisa ditonton di Netflix.