Sutradara Buka Suara soal Adegan Seks di The Medium

Tim | CNN Indonesia
Sabtu, 06 Nov 2021 20:22 WIB
Sutradara Banjong Pisanthanakun mengatakan tak bermaksud mempromosikan adegan seks untuk menjadikan The Medium hit box office. Sutradara Banjong Pisanthanakun mengatakan tak bermaksud mempromosikan adegan seks untuk menjadikan The Medium hit box office. (Foto: Arsip GDH 559 via Twitter)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Banjong Pisanthanakun mengatakan sempat berdebat dengan Sutradara Na Hong-jin ketika memproduksi The Medium. Perdebatan itu terjadi ketika membahas adegan kekerasan dan menakutkan dalam film horor tersebut.

"Kami tidak pernah bermaksud mempromosikan adegan seksual atau kekerasan untuk menjadikannya (The Medium) hit box office. Semuanya penting untuk cerita," kata Sutradara Banjong seperti dilansir Korea Times beberapa waktu lalu.

The Medium merupakan hasil film kolaborasi Thailand dan Korea sutradara Banjong Pisanthanakun (Shutter, Pee Mak, 4Bia) dan Na Hong-jin (The Wailing, The Yellow Sea, The Chaser).

Komando pengarahan berada di tangan Banjong. Sedangkan Na Hong-jin berperan sebagai pemilik ide orisinal cerita The Medium sekaligus produser.

Seperti yang disampaikan Banjong, The Medium memiliki adegan seks serta kekerasan. Hal tersebut ditampilkan untuk menampilkan perubahan karakter beberapa tokoh, salah satunya adalah Mink (Narilya Gulmongkolpech).

Mink merupakan keponakan Nim (Sawanee Utoomma), dukun di kawasan Isan yang dipercaya menjadi medium roh Ba Yan. Mink mulai menunjukkan perubahan sikap yang awalnya diduga sebagai tanda-tanda menjadi medium Ba Yan selanjutnya.

Namun, kondisi Mink semakin memburuk. Perilaku Mink menjadi semakin mengganggu, aneh, dan tidak menentu. Pihak keluarga, terutama Nim, mulai curiga bahwa Mink mungkin kerasukan setan, bukan Ba Yan.

Ketegangan semakin terasa setelah itu. Sederet adegan kekerasan turut ditampilkan hingga jelang akhir film tersebut, termasuk ketika menggelar ritual upaya pengusiran setan.

"Saya ingin ini menjadi cerita orisinal. Saya melakukan penelitian mendalam tentang dukun di wilayah timur laut Thailand dan merekam beberapa adegan yang terinspirasi dari upacara perdukunan mereka," tutur Banjong.

The Medium tayang perdana di Bucheon International Fantastic Film Festival pada 11 Juli 2021, kemudian secara umum di Korea pada 14 Juli 2021.

Indonesia kemudian menjadi salah satu negara yang bisa menikmati The Medium lebih awal daripada Thailand. The Medium tayang di Indonesia pada 20 Oktober 2021, kemudian disusul Thailand pada 28 Oktober 2021.

Pada awal November 2021, rumah produksi GDH 559 mengumumkan The Medium menjadi film Thailand terlaris di Indonesia.

"[Film] The Medium memecahkan rekor dan sekarang menjadi film Thailand berpenghasilan kotor tertinggi di box office Indonesia dengan lebih dari 165.000 penonton dan masih akan bertambah," cuit GDH 559, Selasa (2/11).

Selain itu, The Medium juga resmi ditunjuk menjadi perwakilan Thailand ke ajang Academy Awards ke-94 atau Piala Oscar 2022.

GDH 559 mengumumkan bahwa film yang disutradarai oleh Banjong Pisanthanakun ini akan menjadi perwakilan Thailand untuk kategori Best International Feature Film.

"Selamat kepada para pemain dan kru film yang menjadi perwakilan Thailand dalam nominasi Best Foreign Film Academy Awards ke-94," cuit GDH 559.

(chri/chri)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER