SENIN ONE PIECE

Review Manga: One Piece 1.033

Aulia Bintang Pratama | CNN Indonesia
Senin, 29 Nov 2021 20:30 WIB
Review manga One Piece Chapter 1.033 menyebut babak ini sepenuhnya milik Roronoa Zoro. Review manga One Piece Chapter 1.033 menyebut babak ini sepenuhnya milik Roronoa Zoro. (dok. Toei Animation via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

One Piece Chapter 1.033 sepenuhnya milik Roronoa Zoro. Sejak halaman pertama hingga penutup, Zoro benar-benar jadi fokus utama.

Chapter 1.033 dibuka dengan kelanjutan peristiwa yang dialami Zoro di akhir chapter 1.032. Saat itu, pedang milik Zoro, Enma, tiba-tiba lepas kontrol dan membuat Haki di tangan Zoro diserap habis-habisan.

Kejadian ini serupa dengan apa yang pernah terjadi saat Zoro pertama kali memegang Enma. Saat itu pun lengan Zoro tiba-tiba mengkerut lantaran Haki di tubuhnya disedot oleh Enma.


Bedanya, saat itu Zoro sedang tidak bertarung dengan siapa-siapa. Sementara saat ini, Zoro sedang berhadapan dengan King.

Melihat Zoro yang kepayahan, King berinisiatif mendekatinya. Namun saat sudah dekat, King malah berdiri dan tidak melakukan apa pun sehingga Zoro melihat peluang untuk menyerang.

Ternyata King sengaja diam demi memancing serangan dari Zoro. Ketika pedang Zoro mengarah ke perut King, ledakan besar terjadi dan membuat Zoro terlempar cukup jauh.

Lihat Juga :

Di sela-sela pertarungan King vs Zoro, Eiichiro Oda menyisipkan sedikit percakapan antara Sanji dan Queen.

Queen, yang menyadari bahwa Sanji sempat menghubungi Zoro, mengingatkan bahwa mengalahkan King adalah sesuatu yang mustahil.

Queen mengatakan King merupakan sosok yang berasal dari ras Suku Lunaria yang di masa lalu dianggap sebagai suku dewa. Kenapa begitu? karena Suku Lunaria adalah monster yang mampu bertahan hidup dalam kondisi apapun.

Namun fakta itu justru menarik perhatian Sanji. Ia bertanya-tanya, kalau memang Suku Lunaria adalah "dewa", kenapa suku itu sekarang sudah punah.

Queen yang tak tertarik menjawab pertanyaan Sanji mengatakan bahwa dia harus mencari tahu sendiri dengan membaca sejarah dunia. Queen pun langsung melancarkan laser dari mulutnya ke arah Sanji.



Kilas Balik Memori

Kembali ke Zoro vs King, sang pendekar pedang andalan Bajak Laut Topi Jerami itu lolos dari ledakan setelah melindungi diri menggunakan Busoshoku Haki.

Melihat King masih berdiri setelah ledakan, Zoro langsung mengambil ancang-ancang dan melancarkan serangan andalannya, Ittoryu Iai Shishi Sonson.

Namun Zoro harus kecewa karena serangan itu tidak membuat King terluka. Justru King kini sudah berubah jadi seekor Pteranodon dan siap melakukan serangan balasan ke Zoro.

Zoro yang hendak menghunus pedang guna menahan serangan King, kembali disibukkan dengan Enma yang lagi-lagi hilang kendali. Kondisi itu membuat pertahanan Zoro terbuka lebar dan serangan King pun mengenai pinggang dari Zoro.

Zoro terhempas dan semua pedang yang dia miliki berjatuhan. Pada momen inilah sejumlah kilas balik memori yang berhubungan dengan pedang Zoro terjadi.

Sandai Kitetsu adalah pedang pertama yang sukses diraih Zoro saat jatuh dari bebatuan. Pedang itu didapat Zoro saat Kelompok Topi Jerami berkunjung ke Louge Town.

Roronoa Zoro dalam anime One PieceReview manga One Piece Chapter 1.033 menyebut babak ini sepenuhnya milik Roronoa Zoro.: (dok. Toei Animation via IMDb)

Saat itu, Zoro berkunjung ke toko pedang milik Ipponmatsu dan langsung tertarik dengan Sandai Kitetsu yang dianggap punya aura mematikan.

Zoro pun berhasil mengakuisisi pedang itu dan akhirnya bertemu langsung dengan pencipta Sandai Kitetsu, Tenguyama Hitetsu, saat Arc Wano dimulai.

Pedang kedua yang diselamatkan Zoro adalah Wado Ichimonji. Benda itu adalah salah satu pedang terlama dan paling berharga yang dimiliki Zoro.

Pedang ini awalnya dimiliki oleh sahabatnya, Kuina. Selanjutnya pedang ini dipegang Zoro setelah Kuina tewas.

Tak disangka, Zoro baru mengetahui bahwa Wado Ichimonji adalah pedang yang diciptakan oleh penempa pedang ternama asal Wano, Shimotsuki Kozaburo.

Terakhir adalah Enma. Pedang ini sebelumnya dikuasai oleh Kozuki Oden dan diwariskan ke Kozuki Hiyori saat Oden harus meregang nyawa di tangan Kaido.

Enma diberikan pada Zoro sebagai ganti dari pedang Shushui yang didapat Zoro di Thriller Bark. Shushui adalah salah satu harta karun Wanokuni karena merupakan pedang milik pendekar terkuat asal Wano, yaitu Shimotsuki Ryuma.

Mengingat status Shushui sebagai harta karun Wano, Hiyori meminta agar Zoro mengembalikan Shushui ke rakyat Wano. Sebagai gantinya, Zoro bisa menggunakan Enma.

Satu hal yang unik adalah ternyata Enma dan Wado Ichimonji diciptakan oleh orang yang sama, Shimotsuki Kozaburo.

lanjut ke sebelah...

Review Manga: One Piece 1.033

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER