CERITA DI BALIK LAYAR

Asal Muasal Topeng Scream yang Melegenda, Ghostface

CNN Indonesia
Minggu, 16 Jan 2022 11:50 WIB
Pencipta Scream, Kevin Williamson mengatakan bahwa Ghostface sebenarnya topeng yang bisa ditemukan di toko mana pun yang menjual kostum Halloween. Pencipta Scream, Kevin Williamson mengatakan bahwa Ghostface sebenarnya topeng yang bisa ditemukan di toko mana pun yang menjual kostum Halloween. (dok. Dimension Films/ViacomCBS via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film kelima dari waralaba slasher Scream kembali ke bioskop. Film Scream 5 yang disutradarai oleh Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett ini masih belum lepas dari topeng Ghostface menyeramkan yang identik dengan film tersebut.

Pencipta film horor Scream, Kevin Williamson mengatakan bahwa topeng yang disebut Ghostface ini sebenarnya topeng yang bisa ditemukan di toko mana pun yang menjual kostum Halloween.

Ide itu datang dari Wes Craven yang menyutradarai empat film terdahulu.


"[Topeng] Ghostface ada di dalam kotak barang di garasi tempat kami mencari lokasi," kata Kevin Williamson dalam wawancara bersama IGN dikutip dari ScreenRant.

"Kami bertanya kepada pemiliknya apakah kami bisa mengambilnya karena Wes [Craven] melihatnya dan berkata, 'Ini seperti lukisan Scream yang terkenal'," lanjutnya.

Lukisan The Scream merupakan karya seniman Norwegia, Edvard Munch, pada 1893. Lukisan populer ini identik dengan gambar manusia tengah teriak yang menggambarkan kecemasan dari kondisi manusia.

Konon, latar lukisan ini yang berwarna merah adalah kenangan Munch akan langit kemerahan akibat letusan Gunung Krakatau pada 1883 dan berdampak ke seluruh dunia hingga 1884.

Simon Shaw of Sotheby's speaks about Edvard Munch's 'The Scream' during a press preview for Sotheby's Masters Auction April 27, 2012 in New York.The auction of Impressionist and Modern art will take place on May 2, 2012 in New York City. AFP PHOTO/STEPHEN CHERNIN (Photo by STEPHEN CHERNIN / AFP)Lukisan The Scream merupakan karya seniman Norwegia, Edvard Munch, pada 1893. Lukisan populer ini identik dengan gambar manusia tengah teriak yang menggambarkan kecemasan dari kondisi manusia. (AFP/STEPHEN CHERNIN)

Kembali ke masalah topeng Ghostface. Kevin Williamson dan Wes Craven, sutradara empat film Scream, lalu membawa topeng itu ke tim produksi untuk mendesain topeng yang menyeramkan.

Namun desain tim produksi berkali-kali ditolak. Akhirnya, Kevin Williamson dan Wes Craven memutuskan untuk menggunakan topeng tersebut sesuai bentuk aslinya.

"Jadi mereka telah membuat 20 desain yang berbeda dan semuanya ditolak oleh studio. Akhirnya, kami seperti, 'Mengapa kita tidak mendapatkan hak atas topeng ini saja?',"kata Williamson.

"Karena dalam naskah, dikatakan itu adalah topeng Halloween yang dijual di toko-toko. Itulah awal topeng ini ditemukan," lanjutnya.

Sejak saat itu, topeng Ghostface berwarna putih dengan mulut menganga ini menjadi ikon film Scream, dimulai dari film pertama yang digarap Wes Craven.

Scream (2022) Film Scream 5 yang disutradarai oleh Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett ini masih belum lepas dari topeng Ghostface menyeramkan yang identik dengan film tersebut. (dok. Paramount Pictures via IMDb)

Topeng Ghostface kala itu dipakai oleh pembunuh yang menargetkan anak muda. Topeng itu berfungsi menyembunyikan identitas si pembunuh dengan cara mengubah nada suaranya.

Kehadiran suara menyeramkan tersebut pasti diikuti dengan jeritan dan teriakan dari para korban yang diteror. Aksi pembunuh bertopeng Ghostface ini pun menjadi bagian yang paling dinantikan dalam film Scream.

Alhasil, topeng ini pun akhirnya terus hadir di setiap film Scream. Hanya saja, topeng tersebut mengalami perubahan kecil kala film ini diadaptasi menjadi serial TV.

Sementara itu dalam saga waralaba Scream ke-lima yang tayang pada Januari 2022 ini, topeng Ghostface sekali lagi muncul sebagai alat untuk menutupi identitas si pembunuh.

Tak hanya topeng Ghostface, Sutradara Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett juga kembali menampilkan beberapa pemeran tetap seperti, Neve Campbell, David Arquette dan Courteney Cox.

Selain wajah-wajah lama, film ini juga menghadirkan banyak pemain baru, seperti Melissa Barrera, Mason Gooding, Jenna Ortega dan Jack Quaid.

Film ini telah tayang di bioskop Indonesia sejak Jumat, 14 Januari 2022.

[Gambas:Youtube]



(nly/end)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER