Pemilik Kapal yang Ditumpangi Mendiang Tangmo Nida Didakwa Lalai
CNN Indonesia
Sabtu, 05 Mar 2022 16:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pemilik speedboat yang ditumpangi mendiang Tangmo Nida didakwa lalai dan mengoperasikan kapal tanpa izin. Foto: (Tangkapan layar instagram @melonp.official)
Sementara itu, Gatick Idrasin yang merupakan manajer aktris Thailand Tangmo Nida Patcharaveerapong, dituding memutarbalikkan fakta insiden di sungai Chao Phraya.
Tudingan itu disampaikan Bow TK Surattanawee, teman dekat Tangmo Nida, setelah memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus Tangmo Nida meninggal dunia pada Kamis (3/3).
Seperti diberitakan Bangkok Post beberapa waktu lalu, Bow TK mengungkapkan bertemu dengan Gatick Idsarin di NBC Boat Club tempat speedboat yang ditumpangi Tangmoo Nida dan lainnya, setelah tragedi itu terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bow TK menyatakan memilih buka suara karena menantikan keterangan langsung dari Gatick Idsarin. Namun, hal-hal yang disampaikan manajer Tangmo tidak sesuai dengan yang ia dengar.
Sehingga, ia meyakini fakta seputar tragedi itu telah diputarbalikkan.
"Saya tiba di boat club, tempat speedboat diparkir, sekitar tengah malam hari itu. Semua orang tampak dalam keadaan syok," kata Bow TK.
Bow TK bersama Gatick Idsarin kemudian ke kantor polisi untuk memberikan keterangan. Setelah itu, ia mengantarkan manajer Tangmo Nida ke rumahnya. Keduanya berada dalam mobil sekitar satu jam.
Mantan personel grup Triumphs Kingdom itu kemudian mengaku marah ketika mendengar pernyataan Gatick mengenai tragedi itu.
Berdasarkan Bow TK, Gatick Idsarin kemudian menghubunginya kembali melalui panggilan telepon dan meminta maaf.
Sejak awal kasus ini, pihak kepolisian telah memeriksa 29 saksi dan mengklaim tidak ada barang bukti yang hilang. Dalam pemeriksaan, petugas juga menyatakan menemukan bekas luka di paha Tangmo Nida.
Tangmo Nida Patcharaveerapong merupakan aktris, model dan penyanyi asal Thailand. Aktris kelahiran 1984 ini telah membintangi sejumlah drama mulai dari, Benja Keta Kwarm Ruk (2003), Oun Ai Ruk (2004), Payak Rai Hua Jai Jiew (2005), hingga yang terbaru XYZ (2021).
Tak hanya itu, Patcharaveerapong juga membintangi sejumlah film layar lebar, mulai dari Ghost of Mae Nak (2005), Pard 888 (2016) dan The Last Heroes (2018).
Por Tanupat Lerttaweewit dan Robert Phaiboon Trikanjananun, pemilik dan pengemudi speedboat yang membawa aktris Thailand Tangmo Nida Patcharaveerapong didakwa atas kelalaian dan mengoperasikan kapal tanpa izin.
Dakwaan itu disampaikan atas tragedi yang membuat Tangmo Nida meninggal dunia.
Seperti diberitakan Bangkok Post pada Sabtu (5/3), Letkol Uthen Hongthong, kepala penyelidikan di kantor polisi Muang di Nonthaburi, mengatakan polisi resmi mengajukan tuntutan terhadap Por Tanupat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua laki-laki tersebut ditahan berdasarkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Pengadilan Nonthaburi.
Atas dua dakwaan itu, mereka terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun atau denda 200 ribu baht atau Rp8,8 juta (1 baht Thailand=Rp440,07).
Por Tanupat bersikeras kapalnya memiliki izin resmi walau mengakui pajak kapal tahun ini telah lewat beberapa hari.
Ia mengungkapkan empat orang yang berada di kapal sebelum tragedi itu terjadi ialah Gatick Idsarin yang merupakan manajer Tangmo Nida, kemudian Sand Wisapat, serta Job Nitas.
Sang pemilik kapal sempat mengatakan kepada wartawan bahwa dia bersama rekan-rekan lainnya, termasuk Tangmo Nida, tidak mengenakan jaket pelampung kala itu. Namun, kapal itu dilengkapi pelampung untuk keadaan darurat.
Sand Wisapat kemudian disebut berada di belakang speedboat ketika Tangmo Nida jatuh ke sungai. Sang aktris disebut ke belakang perahu untuk buang air kecil.
Dalam penyelidikan pada Minggu (27/2), Sand Wisapat mengatakan sedang mengecek ponsel. Sementara itu, Tangmo Nida memegang kakinya sebelum tergelincir ke sungai.
Sementara itu, manajer Tangmo Nida yakni Gatick Idsarin mengatakan sedang melihat ke arah sungai ketika insiden itu terjadi. Dia mengatakan perjalanan itu dilakukan hanya untuk jalan-jalan bersama teman.
Gatick Idsarin mengatakan Tangmo Nida kala itu juga tidak mengenakan jaket pelampung karena ingin berpose untuk foto di atas kapal.
Hingga Tangmo Nida kemudian dilaporkan jatuh ke sungai sekitar pukul 22.40 waktu setempat pada Kamis (24/2). Tubuh aktris berusia 37 tahun itu baru ditemukan pada Sabtu (26/2) siang pukul 13.00.
Jenazah Tangmo Nida masih berada di RS Polisi menunggu hasil otopsi secara detail. Sebuah sumber polisi mengatakan hasil postmortem diharapkan pada hari Minggu.
Lanjut ke sebelah...
Manajer Dituding Putar Balik Fakta Tragedi Tangmo Nida
Pemilik speedboat yang ditumpangi mendiang Tangmo Nida didakwa lalai dan mengoperasikan kapal tanpa izin. Foto: (Tangkapan layar instagram @melonp.official)
Sementara itu, Gatick Idrasin yang merupakan manajer aktris Thailand Tangmo Nida Patcharaveerapong, dituding memutarbalikkan fakta insiden di sungai Chao Phraya.
Tudingan itu disampaikan Bow TK Surattanawee, teman dekat Tangmo Nida, setelah memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus Tangmo Nida meninggal dunia pada Kamis (3/3).
Seperti diberitakan Bangkok Post beberapa waktu lalu, Bow TK mengungkapkan bertemu dengan Gatick Idsarin di NBC Boat Club tempat speedboat yang ditumpangi Tangmoo Nida dan lainnya, setelah tragedi itu terjadi.
Bow TK menyatakan memilih buka suara karena menantikan keterangan langsung dari Gatick Idsarin. Namun, hal-hal yang disampaikan manajer Tangmo tidak sesuai dengan yang ia dengar.
Sehingga, ia meyakini fakta seputar tragedi itu telah diputarbalikkan.
"Saya tiba di boat club, tempat speedboat diparkir, sekitar tengah malam hari itu. Semua orang tampak dalam keadaan syok," kata Bow TK.
Bow TK bersama Gatick Idsarin kemudian ke kantor polisi untuk memberikan keterangan. Setelah itu, ia mengantarkan manajer Tangmo Nida ke rumahnya. Keduanya berada dalam mobil sekitar satu jam.
Mantan personel grup Triumphs Kingdom itu kemudian mengaku marah ketika mendengar pernyataan Gatick mengenai tragedi itu.
Berdasarkan Bow TK, Gatick Idsarin kemudian menghubunginya kembali melalui panggilan telepon dan meminta maaf.
Sejak awal kasus ini, pihak kepolisian telah memeriksa 29 saksi dan mengklaim tidak ada barang bukti yang hilang. Dalam pemeriksaan, petugas juga menyatakan menemukan bekas luka di paha Tangmo Nida.
Tangmo Nida Patcharaveerapong merupakan aktris, model dan penyanyi asal Thailand. Aktris kelahiran 1984 ini telah membintangi sejumlah drama mulai dari, Benja Keta Kwarm Ruk (2003), Oun Ai Ruk (2004), Payak Rai Hua Jai Jiew (2005), hingga yang terbaru XYZ (2021).
Tak hanya itu, Patcharaveerapong juga membintangi sejumlah film layar lebar, mulai dari Ghost of Mae Nak (2005), Pard 888 (2016) dan The Last Heroes (2018).