Curhat Pembeli Tiket Hammersonic Digantung Sejak 2020
CNN Indonesia
Kamis, 10 Mar 2022 15:16 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Hammersonic 2020 mengumumkan akan menghadirkan band metal legendaris Slipknot, namun acara terus diundur dan membuat pembeli tiket cemas. (Dok. www.hammersonic.com)
Jakarta, CNN Indonesia --
Para penggemar musik metal, terutama penggemar Slipknot, was-was sejak 2020. Pasalnya, festival musik Hammersonic yang mereka beli tiketnya tak jua mendapatkan kepastian soal pelaksanaan acara.
Semula, Hammersonic 2020 mengumumkan akan menghadirkan band metal legendaris Slipknot. Penjualan tiket pun sudah dilakukan dan laris manis. Hingga kemudian, pandemi datang.
Tahun demi tahun di masa pandemi pelaksanaan Hammersonic dengan bintang tamu Slipknot itu terus ditunda, seiring dengan kebijakan konser yang belum ajek ditetapkan oleh pemerintah mengingat situasi pandemi.
Namun beberapa hal membuat pembeli tiket gusar. Terutama soal nasib tiket mereka, peluang pengembalian uang pembelian tiket, hingga kepastian akankah Slipknot jadi tampil.
Sementara itu, Slipknot diketahui mulai tampil dalam sejumlah acara pada 2022. Menurut pantauan CNNIndonesia.com di laman Slipknot, Rabu (6/3), band metal itu tak mencantumkan Jakarta dalam daftar tampil mereka seperti dua tahun lalu.
Salah satu pembeli tiket asal Surabaya, Agfi, menceritakan ia sempat menghubungi penyelenggara Hammersonic pada 2020 ketika pandemi menyerang, tapi tak mendapat kepastian.
"Aku pernah sekali coba WhatsApp, waktu itu penundaan pertama yang aku tanya soal kepastiannya. Enggak dibalas waktu itu," ujar Agfi kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/3).
Agfi yang membeli tiket Hammersonic seharga Rp1.250.000 hanya bisa memantau perkembangan Hammersonic melalui akun Instagram resmi festival tersebut.
Sementara itu ketika Agfi mengisahkan kepada CNNIndonesia.com, akun Instagram Hammersonic terakhir kali merilis pengumuman pada Desember 2020.
Dalam unggahan itu, Hammersonic disebut bakal diselenggarakan pada Maret 2022. Namun kolom komentar unggahan tersebut dinonaktifkan.
Setelah itu, Agfi tak lagi mendengar kabar soal Hammersonic sejak Desember 2020. Ia pun menyebut pembeli tiket mulai resah karena tak kunjung mendapat kepastian akan nasib tiket mereka.
"Beberapa dari mereka [pembeli tiket] juga sudah mulai gelisah. Maunya ada yang ingin refund, sebagian besar ingin refund sih," ujar Agfi yang tergabung dalam sebuah grup yang berisi pembeli tiket Hammersonic 2020.
Agfi juga menceritakan bahwa ia sempat memesan tiket kereta dan hotel di daerah Ancol saat Hammersonic sempat direncanakan diselenggarakan pada 2020.
Ia, yang ingin menyaksikan penampilan sang idola, Slipknot, merasa bersyukur karena pihak hotel bersedia mengembalikan uangnya secara penuh.
Lanjut ke sebelah...
Agfi pun masih berharap penyelenggara Hammersonic memberikan jadwal pasti dan alasan festival tersebut kerap diundur.
"Yang penting panitianya enggak menghilang terus tiket kita juga masih akan berlaku kalau event-nya nanti diberlakukan," ujar Agfi.
Senada dengan Agfi, Dito juga mengaku telah mengeluarkan Rp1,25 juta pada November 2019 untuk membeli tiket Slipknot yang konser di Hammersonic 2020.
"Saya pernah email tapi di-reject. Jadi kayak enggak menerima email dari luar gitu, entah kepenuhan, enggak tahu juga sih," kata Dito kala berbincang dengan CNNIndonesia.com, Kamis (7/3).
"Cuma saya juga pernah menghubungi di Instagram, DM [pesan langsung]. Di Instagram, saya menanyakan kepastiannya, apakah ada opsi refund. Ternyata di DM Instagram itu, dibilang bahwa sesuai perjanjian awal katanya tidak ada refund," lanjutnya.
Dito yang sempat menghubungi via Instagram pada 13 Agustus 2021 dan baru dibalas 6 September 2021 itu mengaku telah mengecek ketentuan tiket tersebut, dan memang menemukan klausul bahwa uang tidak bisa dikembalikan.
Hal itu disebut Dito berbeda dibandingkan konser lain yang ia beli dan tertunda juga karena pandemi, karena mereka bisa menyediakan pengembalian dana.
"Refund karena pandemi begini kan," jawab Dito ketika ditanya lebih memilih kepastian jadwal pelaksanaan atau pengembalian dana.
"Mungkin enggak cuma saya tapi saya lihat banyak yang minta opsi untuk refund," lanjutnya. "Ya saya sih lebih berharap refund karena kalau saya jual juga harganya pasti jatuh,"
Sementara itu, CNNIndonesia.com sudah berusaha untuk menghubungi pihak Hammersonic 2020 terkait curhatan para pembeli tiket yang merasa 'digantung' dua tahun ini, namun belum mendapat respons.
Pada Kamis (7/3), panitia mengunggah sebuah pernyataan terbuka untuk pembeli tiket acara mereka di akun media sosial mereka.
Pernyataan tersebut berisikan bahwa acara Hammersonic 2020 yang menjanjikan Slipknot kembali diundur pada Maret 2023, untuk ketiga kalinya setelah dari Maret 2020 lalu pindah ke Januari 2021, kemudian ke Maret 2022.
"Hammersonic Festival akan diundur menjadi 18 Maret dengan headliner yang masih sama: SLIPKNOT," keterangan Hammersonic.
Para penggemar musik metal, terutama penggemar Slipknot, was-was sejak 2020. Pasalnya, festival musik Hammersonic yang mereka beli tiketnya tak jua mendapatkan kepastian soal pelaksanaan acara.
Semula, Hammersonic 2020 mengumumkan akan menghadirkan band metal legendaris Slipknot. Penjualan tiket pun sudah dilakukan dan laris manis. Hingga kemudian, pandemi datang.
Tahun demi tahun di masa pandemi pelaksanaan Hammersonic dengan bintang tamu Slipknot itu terus ditunda, seiring dengan kebijakan konser yang belum ajek ditetapkan oleh pemerintah mengingat situasi pandemi.
Namun beberapa hal membuat pembeli tiket gusar. Terutama soal nasib tiket mereka, peluang pengembalian uang pembelian tiket, hingga kepastian akankah Slipknot jadi tampil.
Sementara itu, Slipknot diketahui mulai tampil dalam sejumlah acara pada 2022. Menurut pantauan CNNIndonesia.com di laman Slipknot, Rabu (6/3), band metal itu tak mencantumkan Jakarta dalam daftar tampil mereka seperti dua tahun lalu.
Salah satu pembeli tiket asal Surabaya, Agfi, menceritakan ia sempat menghubungi penyelenggara Hammersonic pada 2020 ketika pandemi menyerang, tapi tak mendapat kepastian.
"Aku pernah sekali coba WhatsApp, waktu itu penundaan pertama yang aku tanya soal kepastiannya. Enggak dibalas waktu itu," ujar Agfi kepada CNNIndonesia.com, Kamis (10/3).
Agfi yang membeli tiket Hammersonic seharga Rp1.250.000 hanya bisa memantau perkembangan Hammersonic melalui akun Instagram resmi festival tersebut.
Sementara itu ketika Agfi mengisahkan kepada CNNIndonesia.com, akun Instagram Hammersonic terakhir kali merilis pengumuman pada Desember 2020.
Dalam unggahan itu, Hammersonic disebut bakal diselenggarakan pada Maret 2022. Namun kolom komentar unggahan tersebut dinonaktifkan.
Setelah itu, Agfi tak lagi mendengar kabar soal Hammersonic sejak Desember 2020. Ia pun menyebut pembeli tiket mulai resah karena tak kunjung mendapat kepastian akan nasib tiket mereka.
"Beberapa dari mereka [pembeli tiket] juga sudah mulai gelisah. Maunya ada yang ingin refund, sebagian besar ingin refund sih," ujar Agfi yang tergabung dalam sebuah grup yang berisi pembeli tiket Hammersonic 2020.
Agfi juga menceritakan bahwa ia sempat memesan tiket kereta dan hotel di daerah Ancol saat Hammersonic sempat direncanakan diselenggarakan pada 2020.
Ia, yang ingin menyaksikan penampilan sang idola, Slipknot, merasa bersyukur karena pihak hotel bersedia mengembalikan uangnya secara penuh.
Lanjut ke sebelah...
Tidak Bisa Refund
Slipknot semula dijanjikan tampil di Hammersonic 2020. (Wikimedia Commons/Chimot Maggot Iowa)
Agfi pun masih berharap penyelenggara Hammersonic memberikan jadwal pasti dan alasan festival tersebut kerap diundur.
"Yang penting panitianya enggak menghilang terus tiket kita juga masih akan berlaku kalau event-nya nanti diberlakukan," ujar Agfi.
Senada dengan Agfi, Dito juga mengaku telah mengeluarkan Rp1,25 juta pada November 2019 untuk membeli tiket Slipknot yang konser di Hammersonic 2020.
"Saya pernah email tapi di-reject. Jadi kayak enggak menerima email dari luar gitu, entah kepenuhan, enggak tahu juga sih," kata Dito kala berbincang dengan CNNIndonesia.com, Kamis (7/3).
"Cuma saya juga pernah menghubungi di Instagram, DM [pesan langsung]. Di Instagram, saya menanyakan kepastiannya, apakah ada opsi refund. Ternyata di DM Instagram itu, dibilang bahwa sesuai perjanjian awal katanya tidak ada refund," lanjutnya.
Dito yang sempat menghubungi via Instagram pada 13 Agustus 2021 dan baru dibalas 6 September 2021 itu mengaku telah mengecek ketentuan tiket tersebut, dan memang menemukan klausul bahwa uang tidak bisa dikembalikan.
Hal itu disebut Dito berbeda dibandingkan konser lain yang ia beli dan tertunda juga karena pandemi, karena mereka bisa menyediakan pengembalian dana.
"Refund karena pandemi begini kan," jawab Dito ketika ditanya lebih memilih kepastian jadwal pelaksanaan atau pengembalian dana.
"Mungkin enggak cuma saya tapi saya lihat banyak yang minta opsi untuk refund," lanjutnya. "Ya saya sih lebih berharap refund karena kalau saya jual juga harganya pasti jatuh,"
Sementara itu, CNNIndonesia.com sudah berusaha untuk menghubungi pihak Hammersonic 2020 terkait curhatan para pembeli tiket yang merasa 'digantung' dua tahun ini, namun belum mendapat respons.
Pada Kamis (7/3), panitia mengunggah sebuah pernyataan terbuka untuk pembeli tiket acara mereka di akun media sosial mereka.
Pernyataan tersebut berisikan bahwa acara Hammersonic 2020 yang menjanjikan Slipknot kembali diundur pada Maret 2023, untuk ketiga kalinya setelah dari Maret 2020 lalu pindah ke Januari 2021, kemudian ke Maret 2022.
"Hammersonic Festival akan diundur menjadi 18 Maret dengan headliner yang masih sama: SLIPKNOT," keterangan Hammersonic.