Harry Ingin Gaet Penengah Demi Baikan dengan William
CNN Indonesia
Selasa, 19 Apr 2022 14:59 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pangeran Harry disebut ingin melibatkan mediator (penengah) untuk memperbaiki hubungannya dengan Pangeran William. Foto: (AFP/YUI MOK)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pangeran Harry ingin memperbaiki hubungan dengan sang kakak, Pangeran William. Pakar Kerajaan Inggris Katie Nicholl mengatakan Harry saat ini mempertimbangkan menggunakan mediator untuk menyelesaikan masalah di antara mereka.
"Saya diberi tahu, Harry sepertinya menyarankan menggunakan mediator dalam pembicaraan ini supaya ada kemajuan," kata Katie Nicholl seperti diberitakan ET pada Senin (18/4).
"Harry menyarankan itu kepada ayahnya. Dia membuat sangat jelas bahwa ingin menyelesaikan masalah. Dia ingin semuanya diperbaiki," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry juga disebut ingin kembali ke Inggris untuk perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada Juni mendatang. Ia berharap hubungannya dengan William dan ayahnya, Pangeran Charles sudah membaik saat acara itu tiba.
"Saya pikir, kehadiran seorang mediator mungkin bukan jadi penengah untuk ia dan ayahnya, karena ayahnya terbuka jika ingin menyelesaikan masalah," kata Nicholl.
Sementara itu, hubungan Harry dan William disebut sangat sulit berbulan-bulan. Keduanya, kata Katie Nicholl, tidak dekat saat ini.
"Saya kira itu lebih berkaitan dengan saudaranya. Saya membayangkan gagasan menghadirkan mediator mungkin lebih berkaitan dengan dia dan William," imbuhnya.
Harry tidak bertemu William dalam kunjungannya ke Inggris pada Kamis (14/4) lalu lantaran sang kakak justru dikabarkan berlibur dan bermain ski bersama istri dan anak-anaknya untuk merayakan Paskah.
Akibatnya, publik berspekulasi William sengaja tidak berada di tempat pada pekan yang sama ketika saudaranya akan datang.
"Secara pribadi, saya tidak yakin itu disengaja, William dan Kate memiliki periode liburan yang terbatas. Selama Paskah, mereka ingin mengajak anak-anak bermain ski," kata Nicholl.
"Saya pikir itu tidak jelas, apakah perjalanan Harry telah dikonfirmasi dan semuanya berjalan lancar, apakah William tidak akan mengubah rencana liburannya untuk kembali atau mempersingkat liburannya untuk melihat saudaranya," imbuhnya.
Lanjut ke sebelah...
Nicholl mengatakan merenggangnya hubungan kakak beradik ini mulai tercium publik ketika William mengadakan pesta untuk berterima kasih kepada orang-orang yang terlibat dalam pembuatan patung Diana.
Namun, William disebut sebenarnya tidak benar-benar mengundang Harry datang ke acara tersebut.
"Dia tidak memintanya untuk kembali dari Amerika Serikat. Jadi, saya pikir itu beberapa indikasi betapa tegang dan sulitnya hubungan mereka," kata Nicholl.
"Mungkin itu sebabnya Harry menyarankan kepada ayahnya mungkin mereka perlu penengah."
Sebelumnya, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengunjungi Ratu Elizabeth II pada Kamis (14/4) waktu setempat, sebelum pergi ke Belanda untuk menghadiri gelaran rutin Invictus Games.
Kunjungan itu menjadi kabar signifikan karena dinilai menjadi kehadiran pertama Harry dan Meghan ke Inggris dan bertemu dengan Ratu Elizabeth II setelah mereka mundur dari tugas kerajaan dan keluar dari Inggris.
Hubungan Harry dan William juga diduga memburuk Duke and Duchess of Sussex tersebut mengungkapkan keluhan mereka dalam beberapa wawancara, salah satunya dalam wawancara bersama Oprah.
Dalam wawancara itu, Meghan menyebut ada pihak istana yang mengkhawatirkan warna kulit anaknya yang kala itu masih dalam kandungan, Archie.
Tak hanya itu, Pangeran Harry juga mengatakan hubungannya dengan keluarga, termasuk Pangeran William telah rusak. Ia mengakui ayahnya Pangeran Charles telah memotongnya secara finansial dan bahkan pada satu titik berhenti menerima teleponnya.
Sementara itu, pada pemakaman Pangeran Philip akhir April 2021 Pangeran WIlliam dan Harry menolak untuk berjalan bersama di belakang peti mati. Sementara itu, Meghan Markle menonton pemakaman Pangeran Philip di rumahnya di California, Amerika Serikat (AS).
Jakarta, CNN Indonesia --
Pangeran Harry ingin memperbaiki hubungan dengan sang kakak, Pangeran William. Pakar Kerajaan Inggris Katie Nicholl mengatakan Harry saat ini mempertimbangkan menggunakan mediator untuk menyelesaikan masalah di antara mereka.
"Saya diberi tahu, Harry sepertinya menyarankan menggunakan mediator dalam pembicaraan ini supaya ada kemajuan," kata Katie Nicholl seperti diberitakan ET pada Senin (18/4).
"Harry menyarankan itu kepada ayahnya. Dia membuat sangat jelas bahwa ingin menyelesaikan masalah. Dia ingin semuanya diperbaiki," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry juga disebut ingin kembali ke Inggris untuk perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada Juni mendatang. Ia berharap hubungannya dengan William dan ayahnya, Pangeran Charles sudah membaik saat acara itu tiba.
"Saya pikir, kehadiran seorang mediator mungkin bukan jadi penengah untuk ia dan ayahnya, karena ayahnya terbuka jika ingin menyelesaikan masalah," kata Nicholl.
Sementara itu, hubungan Harry dan William disebut sangat sulit berbulan-bulan. Keduanya, kata Katie Nicholl, tidak dekat saat ini.
"Saya kira itu lebih berkaitan dengan saudaranya. Saya membayangkan gagasan menghadirkan mediator mungkin lebih berkaitan dengan dia dan William," imbuhnya.
Harry tidak bertemu William dalam kunjungannya ke Inggris pada Kamis (14/4) lalu lantaran sang kakak justru dikabarkan berlibur dan bermain ski bersama istri dan anak-anaknya untuk merayakan Paskah.
Akibatnya, publik berspekulasi William sengaja tidak berada di tempat pada pekan yang sama ketika saudaranya akan datang.
"Secara pribadi, saya tidak yakin itu disengaja, William dan Kate memiliki periode liburan yang terbatas. Selama Paskah, mereka ingin mengajak anak-anak bermain ski," kata Nicholl.
"Saya pikir itu tidak jelas, apakah perjalanan Harry telah dikonfirmasi dan semuanya berjalan lancar, apakah William tidak akan mengubah rencana liburannya untuk kembali atau mempersingkat liburannya untuk melihat saudaranya," imbuhnya.
Lanjut ke sebelah...
Harry Ingin Gaet Penengah Demi Baikan dengan William
Pangeran Harry disebut ingin melibatkan mediator (penengah) untuk memperbaiki hubungannya dengan Pangeran William. Foto: (AFP/DOMINIC LIPINSKI)
Nicholl mengatakan merenggangnya hubungan kakak beradik ini mulai tercium publik ketika William mengadakan pesta untuk berterima kasih kepada orang-orang yang terlibat dalam pembuatan patung Diana.
Namun, William disebut sebenarnya tidak benar-benar mengundang Harry datang ke acara tersebut.
"Dia tidak memintanya untuk kembali dari Amerika Serikat. Jadi, saya pikir itu beberapa indikasi betapa tegang dan sulitnya hubungan mereka," kata Nicholl.
"Mungkin itu sebabnya Harry menyarankan kepada ayahnya mungkin mereka perlu penengah."
Sebelumnya, Pangeran Harry dan Meghan Markle mengunjungi Ratu Elizabeth II pada Kamis (14/4) waktu setempat, sebelum pergi ke Belanda untuk menghadiri gelaran rutin Invictus Games.
Kunjungan itu menjadi kabar signifikan karena dinilai menjadi kehadiran pertama Harry dan Meghan ke Inggris dan bertemu dengan Ratu Elizabeth II setelah mereka mundur dari tugas kerajaan dan keluar dari Inggris.
Hubungan Harry dan William juga diduga memburuk Duke and Duchess of Sussex tersebut mengungkapkan keluhan mereka dalam beberapa wawancara, salah satunya dalam wawancara bersama Oprah.
Dalam wawancara itu, Meghan menyebut ada pihak istana yang mengkhawatirkan warna kulit anaknya yang kala itu masih dalam kandungan, Archie.
Tak hanya itu, Pangeran Harry juga mengatakan hubungannya dengan keluarga, termasuk Pangeran William telah rusak. Ia mengakui ayahnya Pangeran Charles telah memotongnya secara finansial dan bahkan pada satu titik berhenti menerima teleponnya.
Sementara itu, pada pemakaman Pangeran Philip akhir April 2021 Pangeran WIlliam dan Harry menolak untuk berjalan bersama di belakang peti mati. Sementara itu, Meghan Markle menonton pemakaman Pangeran Philip di rumahnya di California, Amerika Serikat (AS).