Juri persidangan Johnny Depp melawan Amber Heard belum memberikan putusan pada Jumat (27/5). Tidak ada putusan yang diberikan setelah mendengarkan argumentasi akhir dari pihak Depp dan Heard.
Tujuh juri yang namanya disamarkan tersebut menerima kasus dugaan pencemaran nama baik itu pada Jumat (27/5) sore dan 'dibubarkan' hakim Penney Azcarate untuk libur akhir pekan.
Oleh sebab itu, seperti diberitakan Washington Post, para juri akan kembali pada Selasa (31/5) untuk memulai musyawarah sebelum pukul 09.00 waktu setempat. Mereka harus membuat keputusan bulat untuk sebuah vonis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka akan memutuskan klaim Depp serta tudingan balasan Heard secara bersamaan.
Johnny Depp menggugat Heard pada 2018 atas dugaan pencemaran nama baik walaupun bintang Aquaman itu tidak menyebutkan nama siapa pun dalam tulisan opini tersebut.
Tak tinggal diam, Amber Heard menggugat balik Johnny Depp senilai US$100 juta setelah kuasa hukum bintang Pirates of the Caribbean itu menyebut klaim kekerasan yang ia terima sebagai hoaks atau kabar bohong.
Dalam argumentasi akhir, pengacara Johnny Depp Benjamin Chew menekankan kliennya tidak menginginkan uang. Johnny Depp disebut ingin reputasi dan nama baiknya kembali melalui persidangan yang telah berlangsung enam pekan tersebut.
Pengacara Depp yang lain, Camille Vasquez, menekankan korban kekerasan dalam rumah tangga yang sesungguhnya adalah Johnny Depp, bukan Amber Heard.
"Ada pelaku kekerasan di ruang sidang ini, tapi itu bukan Tuan Depp," kata Camille Vasquez, seperti dikutip AP.
"Dan ada korban kekerasan dalam rumah tangga di sini, tapi itu bukan Nona Heard. Dia faktanya adalah pelaku kekerasan dan Tuan Depp adalah korban kekerasan," Vasquez menegaskan.
Lanjut ke sebelah...
Serangan Balik Pengacara Amber Heard
Pengacara Amber Heard balas semua pernyataan pedas pengacara Johnny Depp. Foto: (AP/Steve Helber)
Ia pun meragukan foto-foto yang ditampilkan Amber Heard di persidangan sebagai bukti kekerasan yang dilakukan Johnny Depp, terlebih lagi sang aktris mengoreksi kesaksiannya sendiri mengenai pukulan pertama Johnny Depp kepadanya.
Namun, seluruh komentar pedas itu dibalas dengan pernyataan tajam dari pengacara Amber Heard, Ben Rottenborn, terutama mengenai bukti foto kekerasan.
"Kalau kamu enggak foto, itu dianggap tidak ada. Kalau foto, itu malah dianggap palsu," kata Ben Rottenborn seperti dikutip AP, Jumat (27/5).
"Kalau kamu tidak kasih tahu teman, kamu dianggap bohong. Tapi seandainya kasih tahu, mereka dianggap sebagai hoaks," cibir Rottenborn.
Dalam persidangan sebelum-sebelumnya, Amber Heard menghadirkan dokter, ahli industri hiburan, serta beberapa orang yang mendukung tudingan kekerasan dan pelecehan Johnny Depp kepada dirinya.
Tak berhenti di sana, Rottenborn menyangkal pernyataan Vasquez yang memalsukan soal pelecehan. Ia mengatakan gugatan pencemaran nama baik Johnny Depp harus gugur saat Heard terbukti mendapatkan kekerasan.
"Mereka (tim Johnny Depp) mencoba menipu Anda agar berpikir Amber Heard harus sempurna untuk menang," kata Rottenborn.
Rottenborn mengatakan kepada juri bahwa jika cenderung percaya klaim Depp bahwa tidak pernah melecehkan Heard, Johnny Depp masih tidak dapat memenangkan kasus itu karena Heard memiliki hak Amandemen Pertama untuk mempertimbangkan masalah debat publik.

