7 Film Terjegal Adegan LGBT, Eternals hingga Fantastic Beasts 3

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jun 2022 16:08 WIB
7 Film Terjegal Adegan LGBT, Eternals hingga Fantastic Beasts 3
Sejumlah film tersandung masalah karena mengandung adegan LGBT hingga susah tayang atau batal tayang di beberapa negara. (Foto: AGBO Production via Imdb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Film Lightyear bermasalah di sejumlah negara lantaran menampilkan adegan ciuman pasangan sesama jenis. Adegan tersebut melibatkan karakter space ranger bernama Alisha yang membangun keluarga bersama seorang perempuan.

Sehingga, film yang dibintangi Chris Evans itu belum berhasil mendapatkan izin tayang di 14 negara kawasan Asia dan Timur Tengah, juga China yang merupakan pasar film terbesar di dunia.

Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia mengungkapkan nasib Lightyear di Indonesia pun belum jelas untuk alasan yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain film Lightyear, sejumlah film tersandung polemik karena melibatkan adegan yang mengandung LGBT. Sehingga, film-film tersebut susah tayang atau terpaksa batal tayang di beberapa negara.

Berikut film-film yang tersandung kontroversi karena mengandung adegan LGBT.

1. Everything Everywhere All At Once

Film Everything Everywhere All At Once dilarang tayang di beberapa negara Teluk, seperti Arab Saudi dan Kuwait karena menampilkan adegan LGBT.

Seperti yang dilansir dari Deadline, pelarangan itu terjadi karena karakter Joy yang dibawakan oleh Stephanie Hsu adalah seorang aktris yang secara terbuka mengaku gay. Film tersebut juga menampilkan adegan di mana Michelle Yeoh dan Jamie Lee Curtis berperan sebagai pasangan lesbian.

Untuk diketahui, homoseksualitas dipandang ilegal di negara-negara Teluk, seperti Arab Saudi dan Kuwait. Untuk itu, film-film yang mengandung unsur LGBT sering kali tidak lolos sensor.

2. Eternals

Nasib sama juga menimpa film Eternals. Film yang garapan Marvel Studios ini dilarang tayang di Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar. Film tersebut menampilkan pasangan sesama jenis antara Phastos (Brian Tyree Henry) dan suaminya (Haaz Sleiman).

Seperti dilansir dari Hollywood Reporter, seorang sumber mengatakan pelarangan dilakukan setelah Disney tak mau mengubah adegan itu supaya bisa lolos sensor di sana.

Oleh sebab itu, Eternals disebut telah dihapus secara diam-diam dari situs web masing-masing di Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar.

Sementara itu di Indonesia, Disney putuskan memotong adegan ciuman Phastos (Brian Tyree Henry) dan suaminya (Haaz Sleiman) sehingga film ini bisa tayang di bioskop.

Lanjut ke sebelah...

7 Film Terjegal Adegan LGBT

Sejumlah film tersandung masalah karena mengandung adegan LGBT hingga susah tayang atau batal tayang di beberapa negara. (Foto: Courtesy Disney)

3. Beauty and the Beast

Pihak sensor film Malaysia memutuskan memotong adegan yang mengandung "momen gay" dalam film live-action Beauty and the Beast. Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Badan Sensor Film Malaysia (LPF) Abdul Halim Abdul Hamid.

Abdul Hamid menyebut pemotongan tersebut terfokus pada "momen gay" oleh karakter LeFou (Josh Gad). Dia juga menambahkan film tersebut dikategorikan PG-13 yang menunjukkan beberapa konten tidak untuk dilihat kalangan pra-remaja.

Sebelumnya, Rusia sempat mempertimbangkan untuk melarang masuknya film Disney tersebut karena mengandung karakter gay. Namun akhirnya niat itu dibatalkan.

Rusia mengkategorikan Beauty and the Beast sebagai film untuk penonton 16 tahun yang dianggap sebagai usia "aman" untuk menonton film tersebut.

4. Brokeback Mountain

Film Brokeback Mountain dilarang tayang di China karena menampilkan konten homoseksual dari pemeran utamanya, yaitu Heath Ledger dan Jake Gyllenhaal.

Brokeback Mountain mengikuti dua pria bernama Jack Twist (Jake Gyllenhaal) dan Ennis Del Mar (Heath Ledger) yang jatuh cinta saat menggembalakan domba di Gunung Brokeback. Film ini memuat beberapa adegan mesra di antara keduanya.

Administrasi Radio, Film, dan Televisi Negara (SARFT) yang bertanggung jawab untuk mengatur penyiaran di China menganggap homoseksualitas sebagai subjek yang tabu. Akhirnya diputuskan bahwa film tersebut dilarang tayang di China.

5. The Danish Girl

Film The Danish Girl yang mengedepankan isu transgender dilarang tayang di bioskop di Qatar.
Pasalnya, isu transgender termasuk salah satu isu yang sensitif di Timur Tengah.

Film garapan Tom Hooper itu berkisah tentang pria bernama Einar (diperankan Eddie Redmayne). Sepanjang hidupnya, Einar merasakan sosok lain dalam dirinya.

Ia pun memutuskan untuk menjalani operasi ganti kelamin di Jerman dan menjadi operasi ganti kelamin pertama di dunia. Usai operasi itu, Einar menjadi seorang transgender dan berganti nama menjadi Lili Elbe.

Pelarangan The Danish Girl disampaikan Menteri Kebudayaan Qatar Hamad bin Abdulaziz Al Kuwari. Ia menilai film tersebut tidak layak tayang karena mengusul isu sensitif yang berpotensi memicu protes keras dari masyarakat.



LIHAT SELENGKAPNYA