Pesulap Merah Curhat Diancam Santet Paku Buntut Bongkar Trik Dukun

CNN Indonesia
Senin, 08 Agu 2022 18:50 WIB
Pesulap Merah curhat pernah diancam bakal disantet paku karena bongkar trik perdukunan. Ia juga ungkap mafia pernah ancam akan menghilangkannya. Pesulap Merah curhat pernah diancam bakal disantet paku karena bongkar trik perdukunan. Ia juga ungkap mafia pernah ancam akan menghilangkannya. Foto: Tangkapan Layar Instagram/@marcelradhival1
Jakarta, CNN Indonesia --

Marcel Radhival alias Pesulap Merah mengaku pernah diancam akan disantet hingga perutnya penuh paku karena kerap membongkar trik perdukunan. Ancaman diberikan untuk membuktikan santet kepada Pesulap Merah.

"Ada dukun yang pernah ancam, 'kalau lu enggak percaya santet siap-siap perut lu diisi paku'", tutur Pesulap Merah.

Alih-alih takut, Pesulap Merah menanggapi santai ancaman tersebut. Sikap itu, katanya, malah membuat dukun itu semakin 'panas.'

"Saya jawab, 'ya sudah ditunggu kalau bisa sama palu sekalian,' malah makin emosi mereka," ungkapnya.

Hal itu diceritakan Pesulap Merah dalam podcast yang diunggah akun Youtube Arie Untung pada Minggu (7/8). Dalam kesempatan itu, ia juga bercerita pernah sekali membongkar rahasia suatu barang dan berujung diancam akan 'dihilangkan'.

"Kami diancam mafia ada. Ada lah satu barang yang kami enggak bisa sebutin. Kami diancam mau dihilangkan," kata Pesulap Merah.

Mafia, kata Pesulap Merah, kala itu memintanya untuk memblur merek hingga memotong kata-kata dalam video yang telah tayang.

"Dihilangkan bener-bener hilang kalau enggak menuruti kata-kata mereka. Blur merek, potong kata-kata ini harus, yang udah tayang. Akhirnya kami potong-potong," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]



CNNIndonesia.com telah meminta izin kepada Arie Untung dan Pesulap Merah untuk mengutip unggahan tersebut.

Lanjut ke sebelah...

Gif banner Allo Bank

Pesulap Merah Soal Bongkar Trik Perdukunan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER