Jakarta, CNN Indonesia -- One Piece chapter 1.056 rilis dengan alur cerita yang tenang dan tak seheboh beberapa chapter sebelumnya. Adegan dibuka dengan Shinobu dan Raizo yang tubuhnya kering kerontang akibat terkena serangan dari Rokugyu.
Meski tubuh mereka memprihatinkan, dua pengawal klan Kozuki itu masih dalam kondisi hidup dan sedang menjalani perawatan dari tim dokter Suku Minks.
Di sela-sela itu, Kin'emon meminta maaf kepada rekan-rekannya lantaran tidak ikut bertarung melawan Rokugyu dan malah sibuk bermesraan bersama O-Tsuru di Kuri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para anggota Nine Red Scabbards pun tak ada yang mempermasalahkan itu karena Momonosuke sukses mengendalikan situasi dan memukul mundur Rokugyu.
Di sisi lain, Nekomamushi dan Inuarashi tiba-tiba memanggil Carrot dan secara tak terduga memintanya menjadi Raja Negeri Mokomo. Carrot awalnya tak sadar dengan perkataan Inu dan Neko. Sehingga, ia kaget karena merasa tak layak menyandang predikat raja.
[Gambas:Video CNN]
Namun, keputusan itu sudah bulat karena Nekomamushi dan Inuarashi memutuskan untuk tetap tinggal di Wano dan menilai Suku Minks sudah saatnya dipimpin generasi muda.
One Piece 1.056 kemudian dilanjutkan dengan "reuni" antara Momo-Hiyori dan Kozuki Sukiyaki. Ketiganya bertemu dalam ruangan di kastil. Momo dan Hiyori tak bisa membendung tangisnya setelah mengetahui masih ada anggota keluarga yang masih hidup.
Di sisi lain, beberapa anggota Nine Red Scabbards ternyata sudah curiga dengan identitas asli dari Sukiyaki meski sudah menyamar dan menyandang nama Tenguyama Hitetsu, Kawamatsu, Denjiro.
Keberadaan Pluton
Adegan kembali pindah dan kali ini menyorot reaksi Bajak Laut Topi Jerami terkait keberadaan Pluton di Wano. Franky adalah yang paling kaget saat Robin menceritakan soal Pluton. Dalam Arc Enies Lobby Franky telah membakar cetak biru dari Pluton.
Robin lantas menanyakan kemungkinan Luffy menginginkan Pluton. Luffy memastikan tidak menginginkan hal tersebut.
Namun, Robin tetap penasaran mengenai alasan Kozuki Oden yang hendak membuka perbatasan Wano yang sekaligus akan melepas Pluton ke dunia.
Di tengah percakapan soal Pluton, O-Tama mendadak muncul bersama Shinobu yang tubuhnya mendadak berubah jadi kurus dan terlihat cantik seperti di masa lalu.
Perubahan tubuh Shinobu tersebut seperti berhubungan dengan peristiwa pertarungan melawan Rokugyu di mana sari tubuhnya disedot oleh sang Admiral.
Namun, Luffy malah fokus pada Tama yang sudah seperti ninja perempuan. Tama kemudian menegaskan akan berlatih menjadi ninja hebat agar bisa bergabung dengan kru Topi Jerami di masa mendatang.
Di tengah euforia itu, Caribou ternyata sedang sibuk mencuri dengar dan tak percaya mendapatkan informasi soal Pluton.
Dia lantas menyinggung keberadaan Poseidon (di Fishman Island) dan berniat menyampaikan semua info ke seseorang yang dirahasiakan.
Lanjut ke sebelah...
Review Manga: One Piece 1.056
Ilustrasi. Review manga One Piece 1.056 menilai chapter ini dimulai dengan alur yang tenang dan tak seheboh chapter sebelum-sebelumnya. Foto: CNN Indonesia/Hanna Azarya
Beberapa hari berlalu dan Wano masih dalam kondisi sangat kondusif. Momonosuke pun tampak semakin menikmati statusnya sebagai Shogun Wano Kuni.
Namun saat hendak berlatih pedang bersama Zoro, Momo kaget lantaran semua anggota Topi Jerami hilang dari kastil.
Hiyori menyebut rombongan Luffy Cs sudah pamit pergi dari Wano pada pagi hari dan hanya Momo serta Kin'emon yang tidak sempat berpamitan.
Adegan pindah ke Pelabuhan Tokage di mana Luffy-Law-Kid sedang berdiskusi soal rute yang akan mereka lalui setelah pergi dari Wano. Dari tiga arah yang ditunjukkan Log Pose, Law memilih timur laut.
Sedangkan Luffy dan Kid menginginkan arah timur. Lantaran punya pilihan yang sama, Luffy dan Kid mengambil lotre dan hasilnya Kid mendapatkan arah timur sedangkan Luffy harus rela pergi ke tenggara.
Luffy tak terima itu dan memilih menyinggung status Yonko yang kini tersemat di namanya. Mendengar soal Yonko, Kid naik pitam dan mendadak memperlihatkan poster Buggy yang menciptakan aliansi bersama Cross Guild bersama Crocodile dan Mihawk.
Kid tak terima dengan status Yonko yang didapat Buggy karena mantan anggota Bajak Laut Roger itu dianggap tidak sekuat bajak laut lain.
Luffy pun setuju dan menyebut bahwa Buggy adalah sosok yang bodoh dan mempertanyakan hal yang bisa terjadi di dunia luar hingga mengakibatkan Buggy bisa menjadi Yonko.
Law mencoba realistis dengan menyebut Buggy bisa meyakinkan Crocodile dan Mihawk untuk menciptakan aliansi sehingga dia layak menyandang predikat Yonko.
Selain itu, ada informasi bahwa aliansi Cross Guild itu juga memasang bounty ke sejumlah pejabat Angkatan Laut sehingga kini bukan hanya bajak laut yang jadi incaran melainkan juga Angkatan Laut.
Selesai dengan argumen itu, Law tiba-tiba menyerahkan salinan Road Poneglyph yang ada di Wano kepada Kid. Killer pun memandang salinan itu dan menyebut bahwa kini Kid harus mulai serius untuk memburu One Piece.
Pada momen tersebut, Kid mendadak menyinggung sosok yang memiliki luka bakar sambil menyebut bahwa mereka tak punya informasi banyak soal sosok itu.
[Gambas:Video CNN]
Luffy yang mencuri dengar tampak tertarik dengan sosok itu tapi Kid memutuskan untuk tidak memberitahu Luffy dan itu membuat Luffy sedikit jengkel.
One Piece chapter 1.056 ditutup dengan adegan di kastil Flower Capital. Di sana, Momo serta Kin mencoba mencari keberadaan Yamato.
Yamato ternyata berada di puncak kastil dan sudah memutuskan akan bergabung dengan Luffy Cs untuk bisa mengarungi lautan dan menjalani hidup seperti idolanya yaitu Kozuki Oden!