Penjualan Ayat Ayat Setan Meroket Usai Salman Rushdie Ditikam

Tim | CNN Indonesia
Jumat, 19 Agu 2022 08:29 WIB
Penjualan The Satanic Verses alias Ayat Ayat Setan dan buku Salman Rushdie lainnya meroket usai penulis itu ditikam dengan brutal. Penjualan The Satanic Verses alias Ayat Ayat Setan dan buku Salman Rushdie lainnya meroket usai penulis itu ditikam dengan brutal. (Evan Agostini/Invision/AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Novel The Satanic Verses alias Ayat Ayat Setan berhasil masuk berbagai daftar buku terlaris Amazon, beberapa hari setelah penulisnya, Salman Rushdie, ditikam di New York.

Menurut laporan New York Post, novel Rushdie yang paling terkenal itu menjadi buku terlaris di kategori buku Fiksi dan Kontemporer Amazon.

Selain itu, The Satanic Verses juga menjadi buku kedua terlaris di bagian Ilmu Sosial dan Politik, dan Humor Psikologi dan Self-Help. Buku ini juga menjadi masuk posisi tiga di daftar Fiksi Satire.

Pada Selasa (16/8) pagi, The Satanic Verses pun menjadi buku terlaris ke-26 di situs laman Amazon AS secara keseluruhan. Versi buku-audio dari The Satanic Verses juga masuk ke urutan ke-tujuh terlaris di Amazon Audible.

Capaian ini terbilang meroket lantaran menurut laporan CNBC, buku karya Salman Rushdie sebelumnya bahkan tidak masuk dalam daftar 100 besar buku terlaris di Amazon.

Insiden penikaman juga mengerek penjualan buku Salman Rushdie lainnya, seperti Joseph Anton: A Memoir (2012) yang berhasil berada di puncak daftar Intoleransi Agama milik Amazon.

Kemudian novel Midnight Children yang dirilis Salman Rushdie pada 1981, sebelum The Satanic Verses, juga meroket naik ke posisi dua daftar buku terlaris kategori Mitos dan Legenda Asia.

[Gambas:Video CNN]



Pada Jumat (12/8) waktu New York, Salman Rushdie diserang dan ditikam hingga 15 kali saat akan memberikan kuliah soal kebebasan berekspresi di Chautauqua Institute.

Salman Rushdie ditikam oleh seorang pemuda 24 tahun bernama Hadi Matar yang membuat kondisi Rushdie cedera serius bahkan terancam kehilangan salah satu matanya.

Rushdie pun mulai membaik bahkan hanya sehari setelah dirinya ditikam secara brutal. Bahkan hanya dalam beberapa hari dirinya bisa lepas dari ventilator dan bisa berbicara kepada penyidik soal kejadian tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada semua masyarakat yang dengan berani melompat untuk membelanya dan memberikan pertolongan pertama bersama dengan polisi dan dokter yang telah merawatnya," kata keluarga.

"Dan untuk curahan cinta dan dukungan dari seluruh dunia," lanjutnya.

Jaksa Wilayah menilai penyerangan terhadap Salman Rushdie "sudah direncanakan" oleh Hadi Matar, terduga pelaku yang membuat penulis itu terluka serius.

Selain itu, jaksa Jason Schmidt menyebut dalam sidang dakwaan pada Sabtu (13/8) waktu setempat, Hadi Matar telah melakukan percobaan pembunuhan atas Salman Rushdie.

"Ini merupakan serangan yang sudah ditargetkan, tidak diprovokasi, dan sudah direncanakan," kata Schmidt, seperti diberitakan AP.

Gif banner Allo Bank

(end/end)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER