Brad Pitt Respons Dokumen yang Ungkap Konflik dengan Angelina Jolie
CNN Indonesia
Kamis, 25 Agu 2022 09:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Pihak Brad Pitt memberikan tanggapan terhadap dokumen FBI yang mengungkap konflik di antaranya dengan Angelina Jolie pada 2016 lalu. (Foto: Getty Images via AFP/DIMITRIOS KAMBOURIS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah dokumen dari FBI mengungkap konflik di antara Brad Pittdengan Angelina Jolie yang terjadi pada 2016. Konflik ini terjadi beberapa hari sebelum Jolie mengajukan gugatan cerai terhadap mantan suaminya itu.
Jolie ditengarai melaporkan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini menggunakan nama samaran Jane Doe pada 2016 lalu.
Konflik antara Pitt dan Jolie ini terjadi di dalam jet pribadi ketika keluarganya sedang terbang dari Prancis menuju rumah mereka di Los Angeles, AS. Berdasarkan dokumen FBI itu, Jolie mengatakan ia seperti disandera di dalam jet tersebut dan ada ketegangan di antara mereka berdua.
Dokumen itu juga menyatakan bahwa Pitt diduga mengguncang dan mendorong Jolie ke dinding dan meninju langit-langit pesawat.
Jolie juga mengatakan salah satu anak mereka menyebut ayahnya sebagai seorang "bajingan". Hal itu membuat Pitt terlihat seperti ingin menyerang salah satu anaknya. Ia pun mengaku memiting leher Pitt.
Aktris film Maleficent itu menyebut Pitt menjadi monster karena mengoceh di dalam pesawat.
"Meniru perilaku seperti monster dan berteriak kepada mereka (anak-anak)," tulis Jolie seperti yang tertera dalam dokumen FBI, seperti dikutip dari People.
"Membeku, ketakutan, dan tidak tahu mesti berbuat apa," sambung Jolie yang juga mengatakan ia dan anak-anak terkejut dengan kejadian di dalam pesawat saat itu.
Dokumen itu mengungkap bahwa anak-anak Angelina Jolie sempat mengkhawatirkan ibunya ketika diserang oleh Brad Pitt. Jolie menemukan anak-anaknya berada di bagian belakang pesawat dan sedang menangis.
"Ibu baik-baik saja?" tanya salah satu anaknya kepada Jolie, seperti dikutip dari Entertainment Weekly. Dokumen tersebut menyembunyikan identitas anak-anak Jolie dan Pitt yang berada di dalam pesawat itu.
"Tidak, ibu tidak baik-baik saja. Ibu merusak keluarga ini," jawab Pitt yang diduga sedang mabuk.
Jolie juga mengatakan bahwa aktor Fight Club itu juga menuangkan bir kepadanya saat sang aktris berada di bawah selimut bersama anak-anaknya.
Selain itu, dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Angelina Jolie mengalami luka-luka di bagian punggung dan siku, termasuk luka seperti tergores di tangannya.
Sedangkan Brad Pitt mengalami luka goresannya dan menyebut, "(Luka itu) bisa jadi dari dia (Jolie)."
Lanjut ke sebelah...
Jolie menaksir kerugian konflik di dalam pesawat itu sekitar US$250 ribu atau sekitar Rp3,7 miliar. Jet pribadi itu mengalami kerusakan akibat adanya noda anggur merah.
Pada akhirnya nama Pitt bersih oleh FBI. FBI menutup kasus itu pada 2016 tanpa adanya tuduhan terhadap sang aktor.
Departemen Layanan Anak dan Keluarga Los Angeles juga mengatakan tidak adanya temuan pelecehan dari insiden tersebut dan menyatakan kasus tersebut telah selesai.
Pihak Brad Pitt menanggapi soal dokumen FBI yang terungkap ke publik ini. Sumber tersebut mengatakan aktor 58 tahun itu masih berusaha untuk menjalani hubungan yang baik dengan anak-anaknya.
Sumber itu menyebut situasi yang membuatnya jauh dari anak-anaknya menyulitkan hidup Pitt.
"Ini adalah situasi yang menyedihkan selama bertahun-tahun," kata sumber itu, dikutip dari People.
"Sejak Angelina mengajukan gugatan cerai, Brad fokus untuk memiliki hubungan terbaik dengan anak-anaknya. Ini sangat sulit baginya. Sering kali, ada celah panjang di mana dia tidak melihat anak-anak sama sekali," lanjutnya.
Meski demikian, Brad Pitt mencoba tetap untuk tetap bersikap positif dan berharap masih bisa memiliki hubungan yang baik dengan anak-anaknya.
"Dia merindukan anak-anak ketika dia tidak bertemu mereka," ujar sumber itu.
"Dia masih memiliki banyak hal baik yang terjadi dalam hidupnya. Dia memiliki sikap positif. Dia percaya akan ada saatnya dia memiliki hubungan yang baik dengan anak-anaknya lagi," tambahnya.
Sebuah dokumen dari FBI mengungkap konflik di antara Brad Pittdengan Angelina Jolie yang terjadi pada 2016. Konflik ini terjadi beberapa hari sebelum Jolie mengajukan gugatan cerai terhadap mantan suaminya itu.
Jolie ditengarai melaporkan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini menggunakan nama samaran Jane Doe pada 2016 lalu.
Konflik antara Pitt dan Jolie ini terjadi di dalam jet pribadi ketika keluarganya sedang terbang dari Prancis menuju rumah mereka di Los Angeles, AS. Berdasarkan dokumen FBI itu, Jolie mengatakan ia seperti disandera di dalam jet tersebut dan ada ketegangan di antara mereka berdua.
Dokumen itu juga menyatakan bahwa Pitt diduga mengguncang dan mendorong Jolie ke dinding dan meninju langit-langit pesawat.
Jolie juga mengatakan salah satu anak mereka menyebut ayahnya sebagai seorang "bajingan". Hal itu membuat Pitt terlihat seperti ingin menyerang salah satu anaknya. Ia pun mengaku memiting leher Pitt.
Aktris film Maleficent itu menyebut Pitt menjadi monster karena mengoceh di dalam pesawat.
"Meniru perilaku seperti monster dan berteriak kepada mereka (anak-anak)," tulis Jolie seperti yang tertera dalam dokumen FBI, seperti dikutip dari People.
"Membeku, ketakutan, dan tidak tahu mesti berbuat apa," sambung Jolie yang juga mengatakan ia dan anak-anak terkejut dengan kejadian di dalam pesawat saat itu.
Dokumen itu mengungkap bahwa anak-anak Angelina Jolie sempat mengkhawatirkan ibunya ketika diserang oleh Brad Pitt. Jolie menemukan anak-anaknya berada di bagian belakang pesawat dan sedang menangis.
"Ibu baik-baik saja?" tanya salah satu anaknya kepada Jolie, seperti dikutip dari Entertainment Weekly. Dokumen tersebut menyembunyikan identitas anak-anak Jolie dan Pitt yang berada di dalam pesawat itu.
"Tidak, ibu tidak baik-baik saja. Ibu merusak keluarga ini," jawab Pitt yang diduga sedang mabuk.
Jolie juga mengatakan bahwa aktor Fight Club itu juga menuangkan bir kepadanya saat sang aktris berada di bawah selimut bersama anak-anaknya.
Selain itu, dokumen tersebut juga mengungkap bahwa Angelina Jolie mengalami luka-luka di bagian punggung dan siku, termasuk luka seperti tergores di tangannya.
Sedangkan Brad Pitt mengalami luka goresannya dan menyebut, "(Luka itu) bisa jadi dari dia (Jolie)."
Lanjut ke sebelah...
Respons Pihak Brad Pitt
Pihak Brad Pitt memberikan tanggapan terhadap dokumen FBI yang mengungkap konflik di antaranya dengan Angelina Jolie pada 2016 lalu. (Foto: Frazer Harrison/Getty Images/AFP)
Jolie menaksir kerugian konflik di dalam pesawat itu sekitar US$250 ribu atau sekitar Rp3,7 miliar. Jet pribadi itu mengalami kerusakan akibat adanya noda anggur merah.
Pada akhirnya nama Pitt bersih oleh FBI. FBI menutup kasus itu pada 2016 tanpa adanya tuduhan terhadap sang aktor.
Departemen Layanan Anak dan Keluarga Los Angeles juga mengatakan tidak adanya temuan pelecehan dari insiden tersebut dan menyatakan kasus tersebut telah selesai.
Pihak Brad Pitt menanggapi soal dokumen FBI yang terungkap ke publik ini. Sumber tersebut mengatakan aktor 58 tahun itu masih berusaha untuk menjalani hubungan yang baik dengan anak-anaknya.
Sumber itu menyebut situasi yang membuatnya jauh dari anak-anaknya menyulitkan hidup Pitt.
"Ini adalah situasi yang menyedihkan selama bertahun-tahun," kata sumber itu, dikutip dari People.
"Sejak Angelina mengajukan gugatan cerai, Brad fokus untuk memiliki hubungan terbaik dengan anak-anaknya. Ini sangat sulit baginya. Sering kali, ada celah panjang di mana dia tidak melihat anak-anak sama sekali," lanjutnya.
Meski demikian, Brad Pitt mencoba tetap untuk tetap bersikap positif dan berharap masih bisa memiliki hubungan yang baik dengan anak-anaknya.
"Dia merindukan anak-anak ketika dia tidak bertemu mereka," ujar sumber itu.
"Dia masih memiliki banyak hal baik yang terjadi dalam hidupnya. Dia memiliki sikap positif. Dia percaya akan ada saatnya dia memiliki hubungan yang baik dengan anak-anaknya lagi," tambahnya.