Michael Keaton soal Batgirl Gagal Tayang: Keputusan Bisnis Terbaik

CNN Indonesia
Rabu, 14 Sep 2022 02:02 WIB
Michael Keaton soal Batgirl Gagal Tayang: Keputusan Bisnis Terbaik
Michael Keaton mengomentari pembatalan tayang Batgirl, film yang seharusnya membuat ia kembali sebagai Batman. Foto: AFP/ROBYN BECK

Namun, Michael Keaton diisukan kencang akan kembali sebagai Batman pada film The Flash yang direncanakan pada 2023 mendatang.

Menanggapi hal itu, Keaton justru berkelakar santai dan tak dapat memastikan momen reuninya bersama karakter ikonis itu.

"Mungkin saja tengah malam nanti jika kamu cukup beruntung," goda Keaton berkelakar pada Variety.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lihat saja nanti. Tentu itu menakjubkan dan menyenangkan. Namun saya benar-benar tidak tahu," tukasnya.

Dalam ajang Primetime Emmy Awards 2022, Keaton berhasil membawa pulang piala pertamanya.

Perannya sebagai karakter Dr. Samuel Finnix dalam serial tersebut membuat Keaton diganjar penghargaan Best Actor dalam kategori Lead Actor in a Limited or Anthology Series or Movies.

Dalam kategori tersebut, Keaton berhasil mengalahkan Colin Firth dengan The Staircase dari HBO Max, Andrew Garfield dengan Under the Banner of Heaven dari FX, Oscar Isaac dengan Scenes From a Marriage dari HBO dan Himesh Patel dengan Station Eleven HBO Max.

Dopesick adalah tayangan serial delapan episode yang mengisahkan krisis opioid yang melibatkan Purdue Farma, sebuah perusahaan farmasi untuk distribusi dan promosi OxyContin, anti nyeri kelas berat yang sangat adiktif dan kerap disalahgunakan.



Dopesick merupakan acara televisi pertama Keaton. Serial itu juga menjadi proyek yang memiliki makna emosional baginya karena keponakannya meninggal karena overdosis.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di keluarga saya karena tidak pernah membuat saya merasa bodoh, karena saya sendiri melakukannya beberapa kali," ujar Michael Keaton di atas panggung, Senin (12/9) malam waktu AS.

Gif banner Allo Bank

(far/chri)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Michael Keaton buka suara mengenai film Batgirl yang gagal tayang sebagai produk terbaru dari waralaba DC Extended Universe (DCEU).

Berbincang di balik panggung Emmy Awards bersama Variety, Keaton memandang pembatalan penayangan film terbaru yang ia bintangi bersama Leslie Grace itu merupakan keputusan bisnis.

"Menurut saya itu adalah keputusan bisnis. Asumsi saya mungkin saja itu (keputusan) yang terbaik. Saya benar-benar tidak tahu," ungkap Keaton, Senin (12/9) malam waktu AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Warner Bros. memutuskan tidak menayangkan Batgirl di bioskop dan layanan streaming HBO Max. Padahal, film tersebut dikabarkan telah menelan biaya produksi mencapai US$70 juta atau sekitar Rp1 triliun (US$1= Rp14.898).

Namun, sumber tersebut mengungkapkan bahwa biaya produksi sebenarnya lebih dari US$100 juta.

Respons kurang baik dari tes uji penonton membuat Batgirl menjadi salah satu film termahal yang dibuang.

Film Batgirl bahkan tidak disebutkan sama sekali ketika gelaran San Diego Comic Con pada 21-24 Juli lalu. Padahal, acara tersebut dapat diandalkan untuk meningkatkan eksposur terhadap proyek-proyek filmmaker dan studio yang akan datang kepada para calon penonton.

Dalam Batgirl, Keaton seharusnya diplot untuk kembali berkostum jubah kelelawar alias Batman setelah absen sejak Batman Returns (1992) arahan sutradara Tim Burton.



J.K. Simmons juga seharusnya mengulangi perannya sebagai Komisaris Jim Gordon dalam Batgirl. Karakter itu ia perankan pertama kali di film Justice League karya Zack Snyder.

Sejak film kedua Batman versi Tim Burton, Keaton tak pernah lagi terlibat dalam proyek tersebut setidaknya nyaris 30 tahun.

Gif banner Allo Bank

Respons Michael Keaton Jadi Batman Lagi dalam The Flash

Michael Keaton mengomentari pembatalan tayang Batgirl, film yang seharusnya membuat ia kembali sebagai Batman. Foto: (dok. Warner Bros./The Guber-Peters Company/PolyGram Filmed Entertainment via IMDb)

Namun, Michael Keaton diisukan kencang akan kembali sebagai Batman pada film The Flash yang direncanakan pada 2023 mendatang.

Menanggapi hal itu, Keaton justru berkelakar santai dan tak dapat memastikan momen reuninya bersama karakter ikonis itu.

"Mungkin saja tengah malam nanti jika kamu cukup beruntung," goda Keaton berkelakar pada Variety.

"Kita lihat saja nanti. Tentu itu menakjubkan dan menyenangkan. Namun saya benar-benar tidak tahu," tukasnya.

Dalam ajang Primetime Emmy Awards 2022, Keaton berhasil membawa pulang piala pertamanya.

Perannya sebagai karakter Dr. Samuel Finnix dalam serial tersebut membuat Keaton diganjar penghargaan Best Actor dalam kategori Lead Actor in a Limited or Anthology Series or Movies.

Dalam kategori tersebut, Keaton berhasil mengalahkan Colin Firth dengan The Staircase dari HBO Max, Andrew Garfield dengan Under the Banner of Heaven dari FX, Oscar Isaac dengan Scenes From a Marriage dari HBO dan Himesh Patel dengan Station Eleven HBO Max.

Dopesick adalah tayangan serial delapan episode yang mengisahkan krisis opioid yang melibatkan Purdue Farma, sebuah perusahaan farmasi untuk distribusi dan promosi OxyContin, anti nyeri kelas berat yang sangat adiktif dan kerap disalahgunakan.

[Gambas:Video CNN]



Dopesick merupakan acara televisi pertama Keaton. Serial itu juga menjadi proyek yang memiliki makna emosional baginya karena keponakannya meninggal karena overdosis.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di keluarga saya karena tidak pernah membuat saya merasa bodoh, karena saya sendiri melakukannya beberapa kali," ujar Michael Keaton di atas panggung, Senin (12/9) malam waktu AS.

Gif banner Allo Bank


HALAMAN:
1 2