Sinopsis Blonde, Drama Nestapa Hidup Marilyn Monroe
CNN Indonesia
Jumat, 07 Okt 2022 17:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Sinopsis Blonde: film fiksi ini mengisahkan perjalanan getir kehidupan Marilyn Monroe sejak kecil hingga dewasa. (dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Film Blonde menjadi perbincangan setelah rilis secara global di layanan streaming Netflix pada 28 September 2022. Film ini dituding membuat banyak penonton tak nyaman sehingga menyerah melihat film soal Marilyn Monroe tersebut.
Blonde dibintangi Ana de Armas, Adrien Brody, Bobby Cannavale, dan Xavier Samuel. Film ini ditulis dan digarap oleh Andrew Dominik berdasarkan novel fiksi bertajuk sama karya Joyce Carol Oates.
Blonde mengisahkan perjalanan hidup Norma Jeane (Lily Fisher), anak perempuan dari Gladys (Julianne Nicholson). Gladys diketahui mengalami masalah mental yang membuat psikisnya tidak stabil.
Gladys merasa dirinya ditinggal oleh pria pujaan hatinya, yang juga disebut sebagai ayah dari Norma, karena mengetahui ia hamil buah hubungan mereka. Ayah Norma yang disebut sebagai aktor itu konon tak menghendaki kehamilan tersebut.
Namun Gladys tetap memilih melahirkan anak mereka. Meski begitu, rasa sakit hati akibat putus cinta membuat mentalnya tergerus dan berbuah saat dirinya mencoba membunuh Norma pada 1933.
Sinopsis Blonde: di tengah kesedihan Marilyn Monroe (Ana de Armas), ia bertemu dengan Cass Chaplin (Xavier Samuel) dan Eddy Robinson Jr (Evan Williams). (Matt Kennedy/NETFLIX/Matt Kennedy)
Norma berhasil selamat dan ditolong oleh tetangga mereka. Meski begitu, kehidupan Norma tak bisa berjalan normal. Ia kemudian ditaruh di panti asuhan karena tetangganya itu tak bisa merawat Norma.
Norma pun menjalani kehidupan di panti asuhan sementara ibunya dirawat di rumah sakit jiwa. Hingga kemudian dewasa, Norma memutuskan untuk menjadi seorang model demi bisa bertemu ayahnya.
Namun Norma tak bisa menjalani karier menggunakan namanya. Pada 1940-an, Norma pun menjalani sejumlah casting atas nama Marilyn Monroe. Namun dalam sebuah casting, ia justru diperkosa oleh seorang produser kenamaan Hollywood kala itu yang bernama Mr Z (David Warshofky).
Karier Marilyn Monroe (Ana de Armas) pun dimulai di Hollywood. Namun sebagai perempuan pirang, ia tak dipandang sebagai seorang yang memiliki bakat akting melainkan hanya sebagai aktris seksi.
Apalagi, kala itu, tren film Hollywood banyak menampilkan perempuan-perempuan dengan menonjolkan kecantikan fisik untuk menarik pasar. Selain itu, perempuan yang bisa main di dalam film mesti dapat 'persetujuan' para produser.
Namun dalam film-film itulah nama Marilyn meroket, sekaligus mulai membuat dirinya sedih. Di tengah kesedihan itu, ia bertemu dengan Cass Chaplin (Xavier Samuel) dan Eddy Robinson Jr (Evan Williams).
Lanjut ke sebelah...
Persahabatan dan hubungan kasual ketiganya mulai menjadi pembahasan publik. Hingga suatu kali, Monroe hamil anak Cass. Pada saat itu, ia diminta agensinya untuk aborsi.
Marilyn berusaha untuk melarikan diri, tapi ia tak bisa lepas dari cengkeraman agensi dan industri. Di tengah kesedihan dan kekacauan hidup, Marilyn bertemu dengan seorang mantan atlet (Bobby Cannavale).
Marilyn membuat mantan atlet tersebut jatuh hati hingga melamarnya. Kali ini, Marilyn merasa hidupnya mulai menemui titik cerah. Namun, Marilyn tak akan menyangka kisah getir hidupnya belumlah usai.
Ketika dirilis, Blonde menuai banyak kritikan dari para kritikus. Film ini gagal memenuhi ekspektasi penonton yang mendambakan penggambaran hidup sosok ikonis tersebut.
Menurut pantauan CNNIndonesia.com, Sabtu (1/10) di laman agregator Rotten Tomatoes, Blonde hanya mendapatkan skor 43 persen tomatometer.
Sejak tayang secara luas di Netflix pada 28 September, mayoritas catatan kritikus untuk film ini tertuju pada kesan keterpaksaan yang ditampilkan pada plotnya.
Sementara berdasarkan rating IMDb, Blonde mendapatkan rating rata-rata 5,6 dari 10. Angka itu berdasarkan lebih dari 22 ribu penilaian pengguna terhadap film tersebut.
Menurut pantauan pada Senin (3/10) petang, sekitar 3.393 dari 22.776 orang memberi film tersebut bintang 1. Angka itu sekitar 14,9 persen dari total review yang diberikan pengguna.
Aktor senior yang juga bermain dalam Blonde, Adrien Brody membela film itu. Brody berusaha untuk menenangkan kritik-kritik tersebut.
"Kalian tahu, novel dan filmnya sama-sama penuh dengan tema eksploitasi dan trauma. Dan, sayangnya, hidup Marilyn penuh dengan itu," jelas Adrien Brody kala berbincang dengan The Hollywood Reporter, Kamis (29/9).
Film Blonde menjadi perbincangan setelah rilis secara global di layanan streaming Netflix pada 28 September 2022. Film ini dituding membuat banyak penonton tak nyaman sehingga menyerah melihat film soal Marilyn Monroe tersebut.
Blonde dibintangi Ana de Armas, Adrien Brody, Bobby Cannavale, dan Xavier Samuel. Film ini ditulis dan digarap oleh Andrew Dominik berdasarkan novel fiksi bertajuk sama karya Joyce Carol Oates.
Blonde mengisahkan perjalanan hidup Norma Jeane (Lily Fisher), anak perempuan dari Gladys (Julianne Nicholson). Gladys diketahui mengalami masalah mental yang membuat psikisnya tidak stabil.
Gladys merasa dirinya ditinggal oleh pria pujaan hatinya, yang juga disebut sebagai ayah dari Norma, karena mengetahui ia hamil buah hubungan mereka. Ayah Norma yang disebut sebagai aktor itu konon tak menghendaki kehamilan tersebut.
Namun Gladys tetap memilih melahirkan anak mereka. Meski begitu, rasa sakit hati akibat putus cinta membuat mentalnya tergerus dan berbuah saat dirinya mencoba membunuh Norma pada 1933.
Sinopsis Blonde: di tengah kesedihan Marilyn Monroe (Ana de Armas), ia bertemu dengan Cass Chaplin (Xavier Samuel) dan Eddy Robinson Jr (Evan Williams). (Matt Kennedy/NETFLIX/Matt Kennedy)
Norma berhasil selamat dan ditolong oleh tetangga mereka. Meski begitu, kehidupan Norma tak bisa berjalan normal. Ia kemudian ditaruh di panti asuhan karena tetangganya itu tak bisa merawat Norma.
Norma pun menjalani kehidupan di panti asuhan sementara ibunya dirawat di rumah sakit jiwa. Hingga kemudian dewasa, Norma memutuskan untuk menjadi seorang model demi bisa bertemu ayahnya.
Namun Norma tak bisa menjalani karier menggunakan namanya. Pada 1940-an, Norma pun menjalani sejumlah casting atas nama Marilyn Monroe. Namun dalam sebuah casting, ia justru diperkosa oleh seorang produser kenamaan Hollywood kala itu yang bernama Mr Z (David Warshofky).
Karier Marilyn Monroe (Ana de Armas) pun dimulai di Hollywood. Namun sebagai perempuan pirang, ia tak dipandang sebagai seorang yang memiliki bakat akting melainkan hanya sebagai aktris seksi.
Apalagi, kala itu, tren film Hollywood banyak menampilkan perempuan-perempuan dengan menonjolkan kecantikan fisik untuk menarik pasar. Selain itu, perempuan yang bisa main di dalam film mesti dapat 'persetujuan' para produser.
Namun dalam film-film itulah nama Marilyn meroket, sekaligus mulai membuat dirinya sedih. Di tengah kesedihan itu, ia bertemu dengan Cass Chaplin (Xavier Samuel) dan Eddy Robinson Jr (Evan Williams).
Lanjut ke sebelah...
Sinopsis Blonde yang Dibintangi Ana de Armas
Sinopsis Blonde: film fiksi ini mengisahkan perjalanan getir kehidupan Marilyn Monroe sejak kecil hingga dewasa. (dok. Netflix)
Persahabatan dan hubungan kasual ketiganya mulai menjadi pembahasan publik. Hingga suatu kali, Monroe hamil anak Cass. Pada saat itu, ia diminta agensinya untuk aborsi.
Marilyn berusaha untuk melarikan diri, tapi ia tak bisa lepas dari cengkeraman agensi dan industri. Di tengah kesedihan dan kekacauan hidup, Marilyn bertemu dengan seorang mantan atlet (Bobby Cannavale).
Marilyn membuat mantan atlet tersebut jatuh hati hingga melamarnya. Kali ini, Marilyn merasa hidupnya mulai menemui titik cerah. Namun, Marilyn tak akan menyangka kisah getir hidupnya belumlah usai.
Ketika dirilis, Blonde menuai banyak kritikan dari para kritikus. Film ini gagal memenuhi ekspektasi penonton yang mendambakan penggambaran hidup sosok ikonis tersebut.
Menurut pantauan CNNIndonesia.com, Sabtu (1/10) di laman agregator Rotten Tomatoes, Blonde hanya mendapatkan skor 43 persen tomatometer.
Sejak tayang secara luas di Netflix pada 28 September, mayoritas catatan kritikus untuk film ini tertuju pada kesan keterpaksaan yang ditampilkan pada plotnya.
Sementara berdasarkan rating IMDb, Blonde mendapatkan rating rata-rata 5,6 dari 10. Angka itu berdasarkan lebih dari 22 ribu penilaian pengguna terhadap film tersebut.
Menurut pantauan pada Senin (3/10) petang, sekitar 3.393 dari 22.776 orang memberi film tersebut bintang 1. Angka itu sekitar 14,9 persen dari total review yang diberikan pengguna.
Aktor senior yang juga bermain dalam Blonde, Adrien Brody membela film itu. Brody berusaha untuk menenangkan kritik-kritik tersebut.
"Kalian tahu, novel dan filmnya sama-sama penuh dengan tema eksploitasi dan trauma. Dan, sayangnya, hidup Marilyn penuh dengan itu," jelas Adrien Brody kala berbincang dengan The Hollywood Reporter, Kamis (29/9).