Black Adam Banjir Kritik, Plot Cerita Dinilai Kayak Video Gim

CNN Indonesia
Minggu, 23 Okt 2022 10:27 WIB
Black Adam Banjir Kritik, Plot Cerita Dinilai Kayak Video Gim
Black Adam dihujani celaan oleh kritikus Hollywood lantaran gagal menyuguhkan kisah sang antihero dengan plot yang memukau. (dok. DC Entertainment via Imdb)

Salah satunya kritikus film dari Empire Magazine, Helen O'Hara, yang menilai film garapan Collet-Serra itu tetap menghibur meski berantakan di sejumlah lini.

"Dwayne Johnson dan Collet-Serra mencoba memasukkan film keluarga dengan protagonis yang langsung membunuh orang. Hasilnya memang agak berantakan, tetapi secara umum tetap menghibur," kata Helen O'Hara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kritikus film Peter Debruge dari Variety juga mengapresiasi rilisan terbaru DCEU tersebut, terutama pesona Dwayne Johnson sebagai pemeran Black Adam.

"Tidak semua penjahat DC layak mendapat film solo, tetapi ketika Anda memiliki pesona bintang berskala Dwayne Jhnson, penonton cenderung menghargai dari mana karakter itu berasal," tulis Debruge.

Black Adam merupakan film terbaru yang menjadi bagian dari semesta DC Extended Universe (DCEU). Film ini mengisahkan Teth-Adam, seorang budak asal Kahndaq yang mendapat kekuatan super dari dewa Mesir.

Film ini digarap berdasarkan karakter dari komik DC yang pertama kali muncul dalam komik The Marvel Family #1 terbitan Desember 1945. Karakter ini diciptakan Otto Binder dan C. C. Beck.

Jaume Collet-Serra didapuk sebagai sutradara, dengan naskah yang ditulis Adam Sztykiel, Rory Haines, dan Sohrab Noshirvani. Dwayne Johnson juga bergabung sebagai salah satu produser, bersama dengan Beau Flynn, Hiram Garcia, dan Dany Garcia.

Black Adam tayang di bioskop Indonesia mulai 19 Oktober.

[Gambas:Youtube]



(frl/end)


[Gambas:Video CNN]
Jakarta, CNN Indonesia --

Film terbaru DC Extended Universe (DCEU) berjudul Black Adam dihujani kritik lantaran gagal menyuguhkan kisah sang antihero dengan plot yang memukau.

Di laman agregator Rotten Tomatoes, Sabtu (22/10), Black Adam mendapat skor 41 persen untuk tomatometer. Sebagian besar catatan kritikus untuk film ini tertuju pada penulisan skenario yang terlalu lemah. Namun untuk penilaian audiens, film ini berskor 89 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mark Kennedy dari Associated Press mengatakan bahwa plot yang disusun tim penulis begitu mengecewakan dan begitu jomplang dengan eksekusi departemen lainnya.

"Sutradara Jaume Collet-Serra dan tim desain melakukan pekerjaan dengan baik di setiap departemen, tetapi dikecewakan oleh lemahnya skenario yang berpindah dari satu adegan kekerasan ke adegan lain seperti video gim," tulis Mark Kennedy.

Dalam ulasan untuk The Jewish Chronicle, kritikus Linda March juga mengomentari premis berbelit yang diusung Black adam. Aspek buruk itu diperparah dengan hasil efek CGI yang dinilai mengerikan.

Film Black Adam 2022Black Adam dihujani celaan oleh kritikus Hollywood lantaran gagal menyuguhkan kisah sang antihero dengan plot yang memukau. (DC Entertainment via Imdb)

"Dikecewakan oleh premis berbelit dan beberapa hasil CGI yang mengerikan," kata Linda March, Rabu (19/10).

"Ini bukan film DCEU yang dibintangi Dwayne Johnson yang kebanyakan dari kita harapkan," tulisnya.

Sementara itu, aspek teknis juga disoroti oleh Phil Pirello dalam ulasan yang dirilis AV Club. Ia mengkritik efek slow-motion yang dipakai terlalu banyak di sepanjang cerita.

Pirello juga menilai penulis gagal menggambarkan dunia Teth-Adam (Dwayne Johnson) dan Kahndaq secara proporsional. Akibatnya, Black Adam menjadi film yang terlalu banyak memberi informasi tanpa meninggalkan emosi mendalam.

"Film yang penuh dengan adegan slow-motion dan pembangunan dunia yang digarap secara berlebihan sehingga memberikan lebih banyak informasi dibanding emosi," tulis Phil Pirello di AV Club pada Rabu (19/10).

Kritik pedas juga diungkapkan Rafer Guzman kala menulis ulasan di Newsday. Menurutnya, Black Adam hanya menjadi satu film DCEU lain yang gagal menunjukkan kualitasnya.



"Titik rendah lainnya dari waralaba Warner-DC," tulis Rafer Guzman dari Newsday.

Jordan Hoffman dari Vanity Fair juga menilai Black Adam tidak memberikan pengalaman yang berkesan. Namun, ia mengapresiasi bagaimana sutradara menyelipkan situasi politik di Timur Tengah lewat penggambaran Kahndaq.

"Tidak banyak yang bisa dibanggakan dari Black Adam setelah Anda meninggalkan bioskop, kecuali agak kagum dengan bagaimana cerita itu menyorotisituasi politik di Timur Tengah," kata Jordan Hoffman.

Meski demikian, masih ada sejumlah kritikus yang memberi komentar positif terhadap Black Adam.

'Tak Semua Penjahat DC Layak Film Solo'

Black Adam dihujani celaan oleh kritikus Hollywood lantaran gagal menyuguhkan kisah sang antihero dengan plot yang memukau. (dok. Warner Bros. Pictures)

Salah satunya kritikus film dari Empire Magazine, Helen O'Hara, yang menilai film garapan Collet-Serra itu tetap menghibur meski berantakan di sejumlah lini.

"Dwayne Johnson dan Collet-Serra mencoba memasukkan film keluarga dengan protagonis yang langsung membunuh orang. Hasilnya memang agak berantakan, tetapi secara umum tetap menghibur," kata Helen O'Hara.

Kritikus film Peter Debruge dari Variety juga mengapresiasi rilisan terbaru DCEU tersebut, terutama pesona Dwayne Johnson sebagai pemeran Black Adam.

"Tidak semua penjahat DC layak mendapat film solo, tetapi ketika Anda memiliki pesona bintang berskala Dwayne Jhnson, penonton cenderung menghargai dari mana karakter itu berasal," tulis Debruge.

Black Adam merupakan film terbaru yang menjadi bagian dari semesta DC Extended Universe (DCEU). Film ini mengisahkan Teth-Adam, seorang budak asal Kahndaq yang mendapat kekuatan super dari dewa Mesir.

Film ini digarap berdasarkan karakter dari komik DC yang pertama kali muncul dalam komik The Marvel Family #1 terbitan Desember 1945. Karakter ini diciptakan Otto Binder dan C. C. Beck.

Jaume Collet-Serra didapuk sebagai sutradara, dengan naskah yang ditulis Adam Sztykiel, Rory Haines, dan Sohrab Noshirvani. Dwayne Johnson juga bergabung sebagai salah satu produser, bersama dengan Beau Flynn, Hiram Garcia, dan Dany Garcia.

Black Adam tayang di bioskop Indonesia mulai 19 Oktober.

[Gambas:Youtube]




HALAMAN:
1 2