Asosiasi Promotor Kritik Komunikasi Pemerintah Soal Konser di SUGBK

CNN Indonesia
Jumat, 02 Des 2022 21:00 WIB
Asosiasi Promotor Musik Indonesia mengkritik pola komunikasi pemerintah dalam pemberian izin maupun pelarangan konser di SUGBK. Ilustrasi. Asosiasi Promotor Musik Indonesia mengkritik pola komunikasi pemerintah dalam pemberian izin maupun pelarangan konser di SUGBK. (Foto: ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) mengkritik pola komunikasi pemerintah dalam pemberian izin maupun pelarangan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Baru-baru ini pemerintah melarang SUGBK untuk konser jelang Piala Dunia U-20 2023.

Ketua Umum APMI Dino Hamid menilai pemerintah sedari awal seharusnya memiliki sistem informasi yang mencakup penjadwalan dan komunikasi antara pemerintah, promotor, maupun penyelenggara acara di GBK. Dengan demikian, carut-marut soal venue konser BLACKPINK dan Raisa di SUGBK menurutnya tidak akan terjadi.

"Jadi ini memang konteks komunikasi yang terintegrasi dan sistematis yang hari ini belum sempurna di kita," kata Dino dalam acara CNN Indonesia Connected, Jumat (2/12).

Dino menilai pemerintah juga dari awal seharusnya memberikan informasi terkait rencana maupun jadwal acara dalam konteks olahraga. Sehingga, pihak yang ingin menggunakan stadion untuk keperluan komersial dapat mencari alternatif lain.

Dengan demikian, Dino mendorong agar pemerintah bersama sejumlah stakeholder segera membuat digitalisasi terkait SOP perizinan konser dan acara komersial lainnya di Indonesia.

"Jadi konteks dalam sistem perizinan dari hulu ke hilir sedang kita develop dengan para stakeholder, kalau bisa semua dengan sistem digitalize sesuai dengan mission Pak Jokowi juga semua apa pun 'kan digitalize," ujar Dino.

"Tapi, pun secara regulasi atau aturan, pemerintah dan FIFA tidak bisa disalahkan, karena kita mempunyai hajatan yang jauh lebih besar, yaitu World Cup pertama kali di sejarah Indonesia," imbuhnya.

Sebelumnya, nasib konser BLACKPINK WORLD TOUR [BORN PINK] JAKARTA yang mestinya dijadwalkan berlangsung pada 11-12 Maret 2023 menjadi tidak jelas setelah Menpora Zainudin Amali melarang penggunaan SUGBK karena acara Piala Dunia U-20 2023.

[Gambas:Video CNN]



Sementara itu, aktivitas promosi hingga penjualan tiket konser yang jadi bagian tur dunia BLACKPINK itu tetap berjalan. Bahkan pada pertengahan November 2022, tiket konser itu telah terjual habis.

Hingga pada akhir November 2022, FIFA secara resmi mengirim surat kepada PSSI bahwa mereka melarang penggunaan SUGBK untuk konser. Sementara untuk acara Piala AFF 2022, masih diizinkan.

Sekjen PSSI Yunus Nusi menyebut FIFA, dalam surat elektronik, tak ingin ada jadwal 'dua konser dengan persiapan berhari-hari' di GBK sebelum Piala Dunia U-20 2023.

(khr/pra)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER