Film Terbaik 2022 CNNIndonesia.com: Kisah penuh metafora berbalut bahasa Sunda di masa lalu dan konflik personal rumah tangga yang dibayang-bayangi situasi sosial mencekam adalah paket komplet dari Before, Now, & Then (Nana). (dok. Fourcolours Films via YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --
Cukup sulit sebenarnya memilih film terbaik 2022 bagi redaksi Hiburan CNNIndonesia.com. Apalagi tahun ini deras berbagai film berdatangan di bioskop maupun layanan streaming usai pandemi dua tahun yang suram.
Namun setelah berbagai pertimbangan, para personel redaksi Hiburan CNNIndonesia.com akhirnya memilih film apa yang dianggap layak menyandang "film terbaik 2022".
Penilaian ini tentu bersifat personal dari masing-masing personel, dan tidak melulu melibatkan aspek teknis apalagi keviralan semata. Mulai dari cerita hingga rasa juga ikut jadi pertimbangan.
Terlepas dari lima film yang kami pilih sebagai Film Terbaik 2022 versi CNNIndonesia.com, berbagai film yang telah tayang di layar lebar atau layar streaming sejatinya adalah karya terbaik dari masing-masing sineasnya.
Terlebih untuk film Indonesia yang sudah menunjukkan kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan bertahan menghadapi badai pandemi, seperti yang terlihat dari capaian film KKN di Desa Penari.
Meski begitu, ada baiknya juga penonton ikut mendorong industri perfilman untuk bisa terus memproduksi film dengan kualitas baik. Dorongan bisa berupa masukan, kritik, ulasan, tapi yang terpenting beli tiket di bioskop atau menonton di layanan streaming resmi.
Tanpa banyak sekapur sirih, berikut 5 Film Terbaik 2022 versi CNNIndonesia.com.
Film terbaik 2022 pilihan Endro Priherdityo
The Fabelmans
Steven Spielberg jelas menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang sutradara superior dengan modal kisah yang sederhana, tapi mampu menyentuh relung hati penonton lewat film ini.
Dengan kisah yang relate dengan pengalaman banyak keluarga hingga kondisi sosial terkini, The Fabelmans jelas menegaskan bahwa inti dari label "film bagus" adalah cerita yang kuat di atas segala kecanggihan teknologi visual dan skala produksi yang besar.
Sinopsis The Fabelmans bisa dilihat di sini, review di sini.
Kisah penuh metafora berbalut bahasa Sunda di masa lalu dan konflik personal rumah tangga yang dibayang-bayangi situasi sosial mencekam adalah paket komplet dari Before, Now, & Then (Nana).
Lewat film ini, Kamila Andini menciptakan drama kemelut dua perempuan yang saling terikat satu sama lain dengan segala emosi terpendam serta banyak simbolisme di dalamnya.
Aksi Happy Salma dan Laura Basuki juga begitu cemerlang dalam film ini, dan terbukti pula di Berlinale 2022. Film ini sebenarnya amat layak menjadi wakil Indonesia ke ajang Oscar 2023.
Sinopsis Before, Now, & Then (Nana)bisa dilihat di sini, review di sini.
Lanjut ke sebelah...
Film terbaik 2022 pilihan Christie Stefanie
6/45
6/45 bisa dibilang menjadi film yang paling menghibur hati pada tahun ini. Sejak awal duduk dalam studio hingga pulang, film yang dibintangi Go Kyung-pyo, Lee Yi-kyung, hingga Kwak Dong-yeon ini masih membuat saya terbahak-bahak.
Komedi dalam film ini dikemas dengan baik tanpa terasa cringe dan menjadi bentuk kritik terhadap kondisi di dunia nyata, seperti reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan.
Tidak berlebihan jika menobatkan Everything Everywhere All at Once sebagai salah satu film terbaik 2022. Film garapan duo sutradara Daniel Kwan dan Daniel Scheinert ini mencampurkan segala genre dalam satu film: romansa, komedi, sci-fi, bela diri, bahkan animasi.
Namun, yang mesti diberi dua acungan jempol adalah kru belakang layar, seperti tim editing, kostum, hingga properti dan desain produksi.
Mereka berhasil meracik ratusan frame Evelyn dari semesta lainnya menjadi satu, memberikan kostum nyeleneh untuk Jobu Tupaki, hingga adegan laga puncak menjadi sebuah perayaan festival.
Sinopsis Everything Everywhere All at Once bisa dilihat di sini, review di sini.
Tangan dingin Park Chan-wook berhasil mengemas misteri pembunuhan dalam plot cerita yang terus memanas setiap detiknya. Namun lebih dari itu, ia juga menyelipkan kisah romansa tragis penuh hasrat antara dua lakon utama.
Decision to Leave terasa semakin sempurna berkat visual dan scoring musik mewah bak orkestra. Ia berhasil memaksa penonton untuk terus membuka mata karena adegan demi adegan yang ditampilkan selalu menyiratkan makna.
Sinopsis Decision to Leave bisa dilihat di sini, review di sini.
Cukup sulit sebenarnya memilih film terbaik 2022 bagi redaksi Hiburan CNNIndonesia.com. Apalagi tahun ini deras berbagai film berdatangan di bioskop maupun layanan streaming usai pandemi dua tahun yang suram.
Namun setelah berbagai pertimbangan, para personel redaksi Hiburan CNNIndonesia.com akhirnya memilih film apa yang dianggap layak menyandang "film terbaik 2022".
Penilaian ini tentu bersifat personal dari masing-masing personel, dan tidak melulu melibatkan aspek teknis apalagi keviralan semata. Mulai dari cerita hingga rasa juga ikut jadi pertimbangan.
Terlepas dari lima film yang kami pilih sebagai Film Terbaik 2022 versi CNNIndonesia.com, berbagai film yang telah tayang di layar lebar atau layar streaming sejatinya adalah karya terbaik dari masing-masing sineasnya.
Terlebih untuk film Indonesia yang sudah menunjukkan kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan bertahan menghadapi badai pandemi, seperti yang terlihat dari capaian film KKN di Desa Penari.
Meski begitu, ada baiknya juga penonton ikut mendorong industri perfilman untuk bisa terus memproduksi film dengan kualitas baik. Dorongan bisa berupa masukan, kritik, ulasan, tapi yang terpenting beli tiket di bioskop atau menonton di layanan streaming resmi.
Tanpa banyak sekapur sirih, berikut 5 Film Terbaik 2022 versi CNNIndonesia.com.
Film terbaik 2022 pilihan Endro Priherdityo
The Fabelmans
Steven Spielberg jelas menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang sutradara superior dengan modal kisah yang sederhana, tapi mampu menyentuh relung hati penonton lewat film ini.
Dengan kisah yang relate dengan pengalaman banyak keluarga hingga kondisi sosial terkini, The Fabelmans jelas menegaskan bahwa inti dari label "film bagus" adalah cerita yang kuat di atas segala kecanggihan teknologi visual dan skala produksi yang besar.
Sinopsis The Fabelmans bisa dilihat di sini, review di sini.
Kisah penuh metafora berbalut bahasa Sunda di masa lalu dan konflik personal rumah tangga yang dibayang-bayangi situasi sosial mencekam adalah paket komplet dari Before, Now, & Then (Nana).
Lewat film ini, Kamila Andini menciptakan drama kemelut dua perempuan yang saling terikat satu sama lain dengan segala emosi terpendam serta banyak simbolisme di dalamnya.
Aksi Happy Salma dan Laura Basuki juga begitu cemerlang dalam film ini, dan terbukti pula di Berlinale 2022. Film ini sebenarnya amat layak menjadi wakil Indonesia ke ajang Oscar 2023.
Sinopsis Before, Now, & Then (Nana)bisa dilihat di sini, review di sini.
Lanjut ke sebelah...
Film Terbaik 2022 versi CNNIndonesia.com
Film Terbaik 2022 CNNIndonesia.com: Decision to Leave terasa semakin sempurna berkat visual dan scoring musik mewah bak orkestra. (Moho Film via KOFIC)
Film terbaik 2022 pilihan Christie Stefanie
6/45
6/45 bisa dibilang menjadi film yang paling menghibur hati pada tahun ini. Sejak awal duduk dalam studio hingga pulang, film yang dibintangi Go Kyung-pyo, Lee Yi-kyung, hingga Kwak Dong-yeon ini masih membuat saya terbahak-bahak.
Komedi dalam film ini dikemas dengan baik tanpa terasa cringe dan menjadi bentuk kritik terhadap kondisi di dunia nyata, seperti reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan.
Tidak berlebihan jika menobatkan Everything Everywhere All at Once sebagai salah satu film terbaik 2022. Film garapan duo sutradara Daniel Kwan dan Daniel Scheinert ini mencampurkan segala genre dalam satu film: romansa, komedi, sci-fi, bela diri, bahkan animasi.
Namun, yang mesti diberi dua acungan jempol adalah kru belakang layar, seperti tim editing, kostum, hingga properti dan desain produksi.
Mereka berhasil meracik ratusan frame Evelyn dari semesta lainnya menjadi satu, memberikan kostum nyeleneh untuk Jobu Tupaki, hingga adegan laga puncak menjadi sebuah perayaan festival.
Sinopsis Everything Everywhere All at Once bisa dilihat di sini, review di sini.
Tangan dingin Park Chan-wook berhasil mengemas misteri pembunuhan dalam plot cerita yang terus memanas setiap detiknya. Namun lebih dari itu, ia juga menyelipkan kisah romansa tragis penuh hasrat antara dua lakon utama.
Decision to Leave terasa semakin sempurna berkat visual dan scoring musik mewah bak orkestra. Ia berhasil memaksa penonton untuk terus membuka mata karena adegan demi adegan yang ditampilkan selalu menyiratkan makna.
Sinopsis Decision to Leave bisa dilihat di sini, review di sini.