Dalam Memoar, Harry Klaim Pernah Diserang William Gara-gara Meghan
CNN Indonesia
Kamis, 05 Jan 2023 12:19 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Dalam buku memoar Spare, Pangeran Harry mengklaim pernah diserang secara fisik oleh Pangeran William saat berselisih soal Meghan Markle. (AP/Hannah Mckay)
Pengakuan itu dikabarkan bakal terungkap dalam buku memoar Harry berjudul Spare yang dijadwalkan rilis pada Selasa (10/1) mendatang. Kisah tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Guardian yang telah menerima Spare sekaligus mendapat kutipan-kutipan dari memoar itu.
Berdasarkan laporan itu, Harry menulis konfrontasi antara dirinya dengan William terjadi di London, Inggris, pada 2019. Perselisihan tersebut dipicu oleh perkataan William yang menyebut Meghan seseorang yang "rumit," "tak sopan," dan "kasar."
Perselisihan itu kian memanas hingga berubah menjadi saling bentak. Duke of Sussex itu menulis bahwa William menuduhnya memiliki sikap layaknya seperti pewaris takhta. William disebut tidak bisa memahami mengapa adiknya tidak puas menjadi cadangan.
Perseteruan pun terus berlanjut hingga William disebut mengumpat sambil melangkah ke arah Harry. Sang adik yang saat itu merasa ketakutan memilih berjalan ke dapur yang dibuntuti oleh William.
Ia mengklaim mencoba menenangkan William dengan menawarinya segelas air. Namun, kakaknya justru disebut menyerang Harry hingga jatuh.
"Willy, aku tidak bisa bicara denganmu jika bertingkah seperti ini," kata Harry mengulang ucapannya kepada kakaknya itu, dikutip dari ET pada Kamis (5/1).
"Dia menaruh gelas, memanggilku dengan sebutan lain lalu menghampiriku. Semuanya terjadi begitu cepat. Sangat cepat. Dia mencengkeram kerahku, merobek kalungku, dan membantingku ke lantai," tulis Harry dalam memoar.
"Aku terjatuh ke mangkuk anjing yang retak usai terkena punggungku, potongan-potongannya melukaiku. Aku berbaring di sana sejenak, bingung, lalu berdiri dan menyuruhnya keluar," lanjutnya.
Harry mengklaim William mendesaknya untuk membalas, seperti saat mereka bertengkar di masa muda. Namun, dia menolak dan meminta William untuk pergi.
Tak lama berselang, William disebut kembali mendatangi Harry sambil terlihat menyesal lalu meminta maaf.
Menurut Harry, pertengkaran itu mengakibatkan cedera di punggungnya. Kejadian serupa juga kerap terjadi sebelumnya karena hubungan keduanya terlanjur tegang dan kaku.
Di sisi lain, William juga meminta Harry untuk tidak mengadu ke Meghan. Namun, sang istri tak lama kemudian mengetahui memar dan luka di punggung Harry sehingga memaksanya untuk bercerita.
Harry kemudian mengungkapkan istrinya "tidak terlalu terkejut, tidak terlalu marah," meski dia "sangat sedih."
Pengakuan tersebut dikabarkan akan menjadi salah satu cerita yang diungkapkan Pangeran Harry dalam memoar yang terbit pada 10 Januari 2023. Buku berjudul Spare itu disebut akan membuat pembaca masuk ke dalam memori Pangeran Harry.
Memoar itu akan membahas berbagai hal terkait kehidupan Harry sejak kecil, seperti citranya di mata publik, dinas militer di Afghanistan, hingga menjadi suami Meghan Markle sekaligus ayah dari Archie dan Lilibet.
Jadwal perilisan dan pengumuman judul itu berjarak 18 bulan setelah Penguin Random House mengumumkan kesepakatan dengan Harry pada Juli 2021. Buku tersebut semula dijadwalkan terbit 2022, tapi diundur karena Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada 8 September 2022.
Pengakuan itu dikabarkan bakal terungkap dalam buku memoar Harry berjudul Spare yang dijadwalkan rilis pada Selasa (10/1) mendatang. Kisah tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Guardian yang telah menerima Spare sekaligus mendapat kutipan-kutipan dari memoar itu.
Berdasarkan laporan itu, Harry menulis konfrontasi antara dirinya dengan William terjadi di London, Inggris, pada 2019. Perselisihan tersebut dipicu oleh perkataan William yang menyebut Meghan seseorang yang "rumit," "tak sopan," dan "kasar."
Perselisihan itu kian memanas hingga berubah menjadi saling bentak. Duke of Sussex itu menulis bahwa William menuduhnya memiliki sikap layaknya seperti pewaris takhta. William disebut tidak bisa memahami mengapa adiknya tidak puas menjadi cadangan.
Perseteruan pun terus berlanjut hingga William disebut mengumpat sambil melangkah ke arah Harry. Sang adik yang saat itu merasa ketakutan memilih berjalan ke dapur yang dibuntuti oleh William.
Ia mengklaim mencoba menenangkan William dengan menawarinya segelas air. Namun, kakaknya justru disebut menyerang Harry hingga jatuh.
"Willy, aku tidak bisa bicara denganmu jika bertingkah seperti ini," kata Harry mengulang ucapannya kepada kakaknya itu, dikutip dari ET pada Kamis (5/1).
"Dia menaruh gelas, memanggilku dengan sebutan lain lalu menghampiriku. Semuanya terjadi begitu cepat. Sangat cepat. Dia mencengkeram kerahku, merobek kalungku, dan membantingku ke lantai," tulis Harry dalam memoar.
"Aku terjatuh ke mangkuk anjing yang retak usai terkena punggungku, potongan-potongannya melukaiku. Aku berbaring di sana sejenak, bingung, lalu berdiri dan menyuruhnya keluar," lanjutnya.
Dalam buku memoar Spare, Pangeran Harry mengklaim pernah diserang secara fisik oleh Pangeran William saat berselisih soal Meghan Markle. (AP/Sarah Meyssonnier)
Harry mengklaim William mendesaknya untuk membalas, seperti saat mereka bertengkar di masa muda. Namun, dia menolak dan meminta William untuk pergi.
Tak lama berselang, William disebut kembali mendatangi Harry sambil terlihat menyesal lalu meminta maaf.
Menurut Harry, pertengkaran itu mengakibatkan cedera di punggungnya. Kejadian serupa juga kerap terjadi sebelumnya karena hubungan keduanya terlanjur tegang dan kaku.
Di sisi lain, William juga meminta Harry untuk tidak mengadu ke Meghan. Namun, sang istri tak lama kemudian mengetahui memar dan luka di punggung Harry sehingga memaksanya untuk bercerita.
Harry kemudian mengungkapkan istrinya "tidak terlalu terkejut, tidak terlalu marah," meski dia "sangat sedih."
Pengakuan tersebut dikabarkan akan menjadi salah satu cerita yang diungkapkan Pangeran Harry dalam memoar yang terbit pada 10 Januari 2023. Buku berjudul Spare itu disebut akan membuat pembaca masuk ke dalam memori Pangeran Harry.
Memoar itu akan membahas berbagai hal terkait kehidupan Harry sejak kecil, seperti citranya di mata publik, dinas militer di Afghanistan, hingga menjadi suami Meghan Markle sekaligus ayah dari Archie dan Lilibet.
Jadwal perilisan dan pengumuman judul itu berjarak 18 bulan setelah Penguin Random House mengumumkan kesepakatan dengan Harry pada Juli 2021. Buku tersebut semula dijadwalkan terbit 2022, tapi diundur karena Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada 8 September 2022.