Brand Hapus Foto Iklan Yoo Ah-in Imbas Kasus Ganja dan Propofol
CNN Indonesia
Rabu, 15 Feb 2023 17:40 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Sejumlah brand sedang mempertimbangkan bahkan ada yang sudah menghapus Yoo Ah-in dari iklan mereka buntut kasus ganja dan propofol. (WireImage/Han Myung-Gu)
Jakarta, CNN Indonesia --
Perusahaan ritel sekaligus merek Korea sibuk menyiapkan langkah-langkah untuk menghapus aktor Yoo Ah-in dari promosi merek mereka.
Hal itu dilakukan setelah Yoo Ah-in dinyatakan positif menggunakan ganja sekaligus terlibat dalam penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan propofol.
Seperti diberitakan The Korea Herald pada Rabu (15/2), Musinsa yang merupakan platform fashion online terbesar di Korea mengonfirmasi sedang meninjau pemutusan kontrak model mereknya dengan sang aktor.
"Dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, kami pertama kali memutuskan untuk membatasi paparan publik (Yoo Ah-in) mengingat dampaknya pada citra perusahaan," kata seorang pejabat Musinsa.
"Kami secara komprehensif mempertimbangkan tindakan pencegahan di masa depan, termasuk pemutusan kontraknya dengan kami sebagai brand muse."
Yoo Ah-in telah dipilih Musinsa sebagai wajah merek tersebut pada 2021.
Tak hanya itu, platform fesyen tersebut juga telah meluncurkan model Yoo berbasis kecerdasan buatan, yang disebut "MU Ah In," dalam upaya untuk memperluas pengalaman belanja virtualnya.
Namun, saat ini semua gambar Yoo Ah-in telah dihapus di seluruh layanan Musinsa termasuk model AI, media sosial perusahaan, kampanye promosi, dan situs web utama platform.
Musinsa adalah salah satu dari banyak perusahaan yang memutuskan hubungan dengan Yoo Ah-in dalam beberapa waktu terakhir.
Yoo Ah-in sebelumnya juga menjadi bintang iklan Ottogi, produsen makanan utama Korea, dan merek pakaian outdoor Nepa. Namun, semua video promosi, iklan, dan poster yang menampilkan Yoo Ah-in dilaporkan sudah dihapus.
Pembuat obat Korea Chong Kun Dang, yang juga menggunakan Yoo Ah-in sebagai wajah utama untuk merek vitamin I'm Vita, turut menghapus semua foto sang aktor dari situs webnya, saluran YouTube, dan KakaoTalk gift channels.
Kontroversi tersebut juga memengaruhi hubungan profesional Yoo Ah-in di luar negeri.
Merek fesyen China Croquis juga mengeluarkan pernyataan melalui Weibo bahwa mereka memiliki "nol toleransi" dalam hal penggunaan narkoba.
Mereka juga mengatakan bakal menghilangkan semua konten untuk sementara waktu sampai polisi Korea mengumumkan hasil akhir penyelidikan kasus yang menjerat Yoo Ah-in.
Lanjut ke sebelah...
Pekan lalu, Yoo Ah-in diberitakan positif mengonsumsi marijuana. Berdasarkan pemberitaan media lokal, hal itu diketahui saat sang aktor sedang menjalani pemeriksaan dan tes untuk propofol.
Namun, berdasarkan hasil tes, Yoo Ah-in malah dikabarkan positif gunakan ganja dan negatif propofol. Sehingga, polisi membuka penyelidikan baru atas dugaan penggunaan ganja.
Berdasarkan pemberitaan Hankook Ilbo pada Jumat (10/2), ahli mengatakan marijuana tak akan terdeteksi sekitar 7-10 hari sejak dikonsumsi.
"THC marijuana tidak akan terdeteksi dalam tes 7-10 hari setelah dikonsumsi. Tapi ini muncul, jadi ia kemungkinan baru menggunakan marijuana baru-baru ini," kata sumber yang tak disebutkan namanya tersebut.
Awalnya, unit investigasi narkoba Kepolisian Metropolitan Seoul meminta keterangan Yoo Ah-in pada Senin (6/2) karena diduga melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Polisi juga telah melarang Yoo Ah-in keluar negeri mulai Rabu (8/2). Larangan keluar negeri itu diterbitkan menyusul pemeriksaan atas dugaan penyalahgunaan obat bius propofol pada awal pekan ini (6/2).
United Artists Agency (UAA) mengonfirmasi Yoo Ah-in telah diperiksa polisi terkait dugaan penyalahgunaan propofol.
Tak banyak yang disampaikan agensi. Mereka hanya menyatakan bakal proaktif dan mengikuti proses hukum yang berlaku.
"Yoo Ah-in baru-baru ini diinterogasi oleh polisi terkait penggunaan propofol. (Yoo) secara aktif bekerja sama dengan semua investigasi," kata agensi tersebut dalam surat resmi.
Mereka sama sekali tidak menyinggung soal larangan ke luar negeri atau hal-hal yang lain.
Jakarta, CNN Indonesia --
Perusahaan ritel sekaligus merek Korea sibuk menyiapkan langkah-langkah untuk menghapus aktor Yoo Ah-in dari promosi merek mereka.
Hal itu dilakukan setelah Yoo Ah-in dinyatakan positif menggunakan ganja sekaligus terlibat dalam penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan propofol.
Seperti diberitakan The Korea Herald pada Rabu (15/2), Musinsa yang merupakan platform fashion online terbesar di Korea mengonfirmasi sedang meninjau pemutusan kontrak model mereknya dengan sang aktor.
"Dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, kami pertama kali memutuskan untuk membatasi paparan publik (Yoo Ah-in) mengingat dampaknya pada citra perusahaan," kata seorang pejabat Musinsa.
"Kami secara komprehensif mempertimbangkan tindakan pencegahan di masa depan, termasuk pemutusan kontraknya dengan kami sebagai brand muse."
Yoo Ah-in telah dipilih Musinsa sebagai wajah merek tersebut pada 2021.
Tak hanya itu, platform fesyen tersebut juga telah meluncurkan model Yoo berbasis kecerdasan buatan, yang disebut "MU Ah In," dalam upaya untuk memperluas pengalaman belanja virtualnya.
Namun, saat ini semua gambar Yoo Ah-in telah dihapus di seluruh layanan Musinsa termasuk model AI, media sosial perusahaan, kampanye promosi, dan situs web utama platform.
Musinsa adalah salah satu dari banyak perusahaan yang memutuskan hubungan dengan Yoo Ah-in dalam beberapa waktu terakhir.
Yoo Ah-in sebelumnya juga menjadi bintang iklan Ottogi, produsen makanan utama Korea, dan merek pakaian outdoor Nepa. Namun, semua video promosi, iklan, dan poster yang menampilkan Yoo Ah-in dilaporkan sudah dihapus.
Pembuat obat Korea Chong Kun Dang, yang juga menggunakan Yoo Ah-in sebagai wajah utama untuk merek vitamin I'm Vita, turut menghapus semua foto sang aktor dari situs webnya, saluran YouTube, dan KakaoTalk gift channels.
Kontroversi tersebut juga memengaruhi hubungan profesional Yoo Ah-in di luar negeri.
Merek fesyen China Croquis juga mengeluarkan pernyataan melalui Weibo bahwa mereka memiliki "nol toleransi" dalam hal penggunaan narkoba.
Mereka juga mengatakan bakal menghilangkan semua konten untuk sementara waktu sampai polisi Korea mengumumkan hasil akhir penyelidikan kasus yang menjerat Yoo Ah-in.
Lanjut ke sebelah...
Awal Kasus Yoo Ah-in hingga Positif Ganja
Sejumlah brand sedang mempertimbangkan bahkan ada yang sudah menghapus Yoo Ah-in dari iklan mereka buntut kasus ganja dan propofol. (WireImage/Han Myung-Gu)
Pekan lalu, Yoo Ah-in diberitakan positif mengonsumsi marijuana. Berdasarkan pemberitaan media lokal, hal itu diketahui saat sang aktor sedang menjalani pemeriksaan dan tes untuk propofol.
Namun, berdasarkan hasil tes, Yoo Ah-in malah dikabarkan positif gunakan ganja dan negatif propofol. Sehingga, polisi membuka penyelidikan baru atas dugaan penggunaan ganja.
Berdasarkan pemberitaan Hankook Ilbo pada Jumat (10/2), ahli mengatakan marijuana tak akan terdeteksi sekitar 7-10 hari sejak dikonsumsi.
"THC marijuana tidak akan terdeteksi dalam tes 7-10 hari setelah dikonsumsi. Tapi ini muncul, jadi ia kemungkinan baru menggunakan marijuana baru-baru ini," kata sumber yang tak disebutkan namanya tersebut.
Awalnya, unit investigasi narkoba Kepolisian Metropolitan Seoul meminta keterangan Yoo Ah-in pada Senin (6/2) karena diduga melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkotika.
Polisi juga telah melarang Yoo Ah-in keluar negeri mulai Rabu (8/2). Larangan keluar negeri itu diterbitkan menyusul pemeriksaan atas dugaan penyalahgunaan obat bius propofol pada awal pekan ini (6/2).
United Artists Agency (UAA) mengonfirmasi Yoo Ah-in telah diperiksa polisi terkait dugaan penyalahgunaan propofol.
Tak banyak yang disampaikan agensi. Mereka hanya menyatakan bakal proaktif dan mengikuti proses hukum yang berlaku.
"Yoo Ah-in baru-baru ini diinterogasi oleh polisi terkait penggunaan propofol. (Yoo) secara aktif bekerja sama dengan semua investigasi," kata agensi tersebut dalam surat resmi.
Mereka sama sekali tidak menyinggung soal larangan ke luar negeri atau hal-hal yang lain.