Jakarta, CNN Indonesia -- FIFTY FIFTY resmi merilis Barbie Dreams yang menjadi salah satu original soundtrack film Barbie pada Jumat (7/7). Barbie Dreams dirilis dalam bentuk video lirik di YouTube resmi FIFTY FIFTY.
Tak hanya itu, lagu hasil kolaborasi bersama Kaliii itu juga sudah dirilis di layanan streaming musik, seperti Spotify.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barbie Dreams merupakan hasil transformasi Together Again yang dipopulerkan Janet Jackson menjadi sebuah lagu electro-pop yang begitu bubbly mencerminkan energi film Barbie.
"When I close my eyes, it's a fantasy / Perfect plastic life from a magazine / Then when I wake up, it's reality / I can have it all / live my Barbie dreams," nyanyian mereka di bagian chorus.
Kaliii meramaikan lagu itu lewat rap untuk salah satu verse Barbie Dreams.
[Gambas:Video CNN]
"Ken gon' spend 'cause I'm a ten / Pink Corvette, let's paint the rims / I give looks and set the trends / We all look good, it's me and friends."
Lagu tersebut dirilis di tengah perseteruan FIFTY FIFTY bersama agensinya, ATTRAKT, yang menyeret produser musik Cupid SIAHN hingga Warner Music Korea.
Video lirik itu juga dirilis dua hari setelah ATTRAKT mengonfirmasi belum dapat melakukan pengambilan gambar untuk video musik Barbie Dreams. Agensi mengatakan hal itu disebabkan kondisi member, Aran, masih dalam pemulihan.
"Itu benar saat ini kami belum bisa syuting video musik untuk OST Barbie," kata ATTRAKT seperti diberitakan Hankook Ilbo pada Selasa (4/7).
"Aran sempat sakit dan menjalani operasi, dia membutuhkan dua bulan pemulihan, sehingga kami tidak bisa menjadwalkan syuting MV. Kemudian situasi seperti saat ini terjadi, sehingga jadi sulit (untuk syuting)."
Lanjut ke sebelah...
FIFTY FIFTY Rilis Video Lirik OST Film Barbie di Tengah Polemik
FIFTY FIFTY rilis Barbie Dreams, OST film Barbie dan hasil kolaborasi dengan Kaliii, di tengah polemik dengan agensi. (Attrakt via Twitter @we_fiftyfifty)
Mereka pun awalnya dikabarkan bakal syuting MV Barbie Dreams dalam waktu dekat. Namun, permasalahan terjadi antara mereka, ATTRAKT, Warner Music Korea, dan SIAHN yang jadi produser musik Cupid.
ATTRAKT pada 23 Juni mengumumkan ada pihak ketiga yang hendak "membajak" FIFTY FIFTY dan mendorong girl group itu untuk melanggar kontrak eksklusif dengan agensi.
Empat hari setelah itu, mereka mengguggat SIAHN selaku CEO The Givers atas tuduhan penipuan, pelanggaran pekerjaan dan gangguan bisnis. Sementara itu, Warner Music Korea secara inisiatif membantah tuduhan yang diduga menyeret namanya.
Pada 28 Juni FIFTY FIFTY mengajukan pembatalan kontrak eksklusif dengan alasan ATTRAKT melanggar ketentuan yang berlaku.
Hingga pada 3 Juli, ATTRAKT merilis rekaman suara yang diduga terjadi pada 9 Mei, perbincangan petinggi Warner Music Korea bertanya kepada CEO ATTRAKT Jeon Hong-joon tentang pembelian 20 miliar won yang telah didiskusikan dengan CEO The Givers Ahn Sung-il atau SIAHN.
Namun kini, FIFTY FIFTY merilis Barbie Dreams di YouTube dan layanan streaming musik. Sementara itu, album soundtrack Barbie akan dirilis pada 21 Juli, bersamaan dengan penayangan film itu di AS.
[Gambas:Video CNN]