Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga mantan penari Lizzo menggugat penyanyi Amerika Serikat tersebut dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual, pelecehan berat badan, dan intimidasi yang membuat lingkungan kerja tak ramah.
Menurut laporan Variety pada Selasa (1/8), gugatan itu didaftarkan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles County terhadap Lizzo yang bernama asli Melissa Viviane Jefferson, perusahaannya Big Grrrl Big Touring Inc. (BGBT), dan kapten penari Lizzo yang bernama Shirlene Quigley.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, para mantan penari yang jadi penggugat itu bernama Arianna Davis, Crystal Williams, dan Noelle Rodriguez.
Ketiganya menuding Lizzo dan tergugat dengan tudingan pelecehan seksual, rasial, dan agama, diskriminasi disabilitas, penyerangan dan pemenjaraan palsu, serta sederet tudingan lainnya.
Salah satu tudingan di gugatan tersebut adalah saat para mantan penari itu dipaksa untuk menyentuh penari bugil saat sex show di kawasan prostitusi Red Light District Amsterdam, Belanda.
Ketiganya terpaksa mengikuti perintah memalukan tersebut karena mengaku takut kehilangan pekerjaan mereka.
[Gambas:Video CNN]
"Acara utama dari malam itu adalah di sebuah klub bernama Bananenbar, di mana pelanggan diizinkan untuk berinteraksi dengan pemain yang benar-benar telanjang," kata ketiganya dalam gugatan tersebut.
"Saat di Bananenbar, segalanya menjadi tidak terkendali. Lizzo mulai mengundang anggotanya untuk menyentuh penampil bugil, menangkap dildo yang dikeluarkan dari vagina penampil, dan makan pisang dari vagina penampil," lanjutnya.
"Lizzo kemudian menarik perhatiannya ke Nona Davis dan mulai memaksa Nona Davis untuk menyentuh payudara salah satu penampil perempuan bugil di klub itu. Lizzo mulai memimpin sorakan yang mendorong Nona Davis," tulis gugatan tersebut.
"Nona Davis tiga kali mengatakan, cukup keras untuk didengar semua orang, 'I'm good', mengungkapkan keengganan dirinya untuk menyentuh penampil tersebut." lanjutnya.
Dalam gugatan itu, para penggugat mengatakan mereka terkejut betapa kecil kepedulian Lizzo terhadap otonomi tubuh para karyawannya dan orang-orang di sekitarnya.
Variety menyebut sudah menghubungi pihak Lizzo terkait gugatan ini, tapi yang bersangkutan tidak segera merespons.
Selain kejadian di klub tersebut, para penggugat juga mengatakan Lizzo membawa mereka pergi tanpa memberi tahu bahwa mereka akan mengunjungi kabaret telanjang. Para penggugat menilai ajakan itu dilakukan secara paksa oleh Lizzo.
Kemudian Quigley yang merupakan kapten penari disebut memaksakan kepercayaan Kristen kepada para para penari di bawahnya.
Lanjut ke sebelah..
Lizzo Disebut Julid Soal Kenaikan Berat Badan Penari
Tiga mantan penari menggugat Lizzo dan manajemennya dengan tudingan pelecehan seksual, berat badan, agama, dan intimidasi di lingkungan kerja. (Kevin Winter/Getty Images for RADIO.COM /AFP)
Menurut gugatan tersebut, setelah menemukan Davis adalah seorang perawan, Quigley terus membahas tersebut, bahkan membawanya dalam wawancara dan mengunggah ke media sosial.
Quigley juga disebut menilai Rodriguez sebagai "orang yang tidak percaya" dan ia mengatakan kepada para penari bahwa "tak ada pekerjaan dan siapapun yang bisa menghentikan saya berbicara soal Tuhan" saat diminta berhenti mendikte Rodriguez.
Tuduhan terhadap Lizzo lainnya adalah berkaitan dengan kenaikan berat badan. Lizzo disebut memanggil Davis karena dianggap tidak berkomitmen menjaga berat badan.
"Dalam dunia penari profesional, kenaikan penari seringkali dilihat bahwa penari itu mulai malas atau sebagai penampil yang buruk," tulis gugatan tersebut.
"Pertanyaan Lizzo dan [koreografer Tanisha] Scott soal komitmen Nona Davis pada tur adalah kekhawatiran terselubung soal kenaikan berat badan Nona Davis," lanjutnya.
"Meski Lizzo dan Nona Scott tak pernah secara gamblang mengatakannya, pertanyaan ini dilengkapi dengan pernyataan Lizzo yang dibuat setelah festival South by Southwest," tulis gugatan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
"Itu memberikan kesan Nona Davis bahwa ia butuh menjelaskan kenaikan berat badannya dan mengungkapkan detail pribadi yang intim soal hidupnya hanya untuk mempertahankan pekerjaan ini." lanjutnya.
Hingga kemudian, Davis dipecat pada Mei karena kedapatan merekam momen Lizzo memberikan catatan terhadap penampilan para penarinya.
Kemudian Williams mengatakan dirinya dipecat secara terbuka dengan alasan ada pemotongan anggaran. Sementara sebelumnya, Williams mengajukan protes saat Lizzo menuding para penampil minum-minum sebelum pentas.
Rodriguez kemudian melakukan protes kepada manajer tur soal keputusan memecat Williams. Namun karena merasa tidak dihormati dengan lingkungan kerja yang tak bersahabat, Rodriguez memilih mundur.
[Gambas:Photo CNN]
Gugatan itu juga mencantumkan bahwa Lizzo "berulang kali" mengancam para penampil dalam pertemuan pada 27 April bahwa dirinya punya "mata dan telinga di mana pun". Hal ini dianggap sebuah taktik intimidasi Lizzo terhadap para penari.
"Sifat menakjubkan bagaimana Lizzo dan tim manajemennya memperlakukan para pemain mereka tampaknya bertentangan dengan semua yang diperjuangkan Lizzo di depan umum," kata pengacara para penggugat, Ron Zambrano, kepada Variety.
"Sementara itu, secara diam-diam dia mempermalukan para penarinya dan merendahkan mereka dengan cara yang tidak hanya ilegal, tetapi juga benar-benar melemahkan semangat." lanjutnya