Alasan Ipay Berencana Gugat Radja Rp20 Miliar Soal Lagu Cinderella
CNN Indonesia
Selasa, 15 Agu 2023 15:20 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Penjelasan lengkap alasan Rival Bayu atau Ipay berencana gugat Radja Rp20 miliar terkait lagu Cinderella yang rilis pada awal 2000-an. (Courtesy of detikcom)
Saat itu, Ipay mengaku dirinya belum mau meributkan masalah ini di media lantaran mencegah nama Radja terus berkembang. Selain itu, ia juga mengaku menghindari tudingan panjat sosial lewat kasus ini.
Sehingga, Ipay menyebut memilih mencari cara di bawah tanah untuk bisa duduk bareng Ian Kasela dan Radja terkait lagu Cinderella. Hingga kemudian Ian disebut Ipay menawarkan sejumlah harga yang dinilai Ipay kurang sreg.
"[Tawaran itu datang pada] 2010, 2011, 2013," kata Ipay.
Kala itu, Ipay menyebut Radja sedang bersiap pindah label. Kemudian Ipay yang sudah di Jakarta dan memiliki sebuah band baru di bawah naungan Yoyok Padi, tak sengaja bertemu Ian.
Pada saat itu, Ian disebut menawarkan lagu band baru Ipay digabung dengan lagu Radja dan akan ditawarkan ke label baru band tersebut. Permintaan ini ditolak Ipay dengan alasan warna lagu yang berbeda.
Selain itu, Ipay juga terus mendesak Ian Kasela melalui kuasa hukum band tersebut soal lagu Cinderella. Namun hingga kuasa hukum tersebut meninggal, Ipay dan Ian belum duduk bareng menyelesaikan masalah ini.
Kemudian Ipay juga mendapati kabar bahwa Ian Kasela sudah mendaftarkan lagu Cinderella ke Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atas namanya sendiri, tanpa menyebut Ipay.
Radja belum memberikan keterangan ataupun klarifikasi atas semua klaim Ipay ini. Mereka malah menilai isi video YouTube tersebut sebuah pencemaran nama baik sehingga melaporkannya ke kepolisian.
Diberitakan detikcom pada Senin (14/8), Radja menggandeng pengacara Sunan Kalijaga sebagai kuasa hukum. Mereka pun mendatangi Polda Metro untuk melaporkan akun tersebut.
Radja melaporkan dunia MANJI dengan UU ITE atas dugaan pelanggaran penyebaran konten di media sosial. Laporan itu pun teregister dengan nomor LP/B 4764/VIII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA atas nama pelapor Rana Arinansyah selaku manajemen band Radja.
Sementara itu, Moldy menyebut pihak dunia MANJI tidak pernah memberitahukan kepada pihaknya soal konten yang dianggap merugikan band tersebut.
"Dari dunia MANJI juga enggak ada konfirmasi apa-apa ke kami. Masalahnya di situ yang kami sayangkan, main upload dan membentuk opini publik seolah Radja itu maling. Seolah Radja itu pencuri. Ada bukti enggak?" kata Moldy.
"Intinya, Radja tidak terima atas dunia MANJI yang menghadirkan narsum tidak valid," kata Moldy.
(far/chri)
Jakarta, CNN Indonesia --
Rival Bayu alias Ipay mengungkapkan rencananya untuk menggugat Radja dan Ian Kasela sebesar Rp20 miliar. Ia mengklaim rencana itu ia siapkan dalam kapasitasnya sebagai pencipta asli lagu Cinderella.
Melalui tayangan YouTube dunia MANJI milik Anji yang tayang 4 Agustus, Ipay mengklaim sama sekali tidak mendapatkan royalti satu peser pun semenjak lagu Cinderella dirilis Radja pada 2003.
"Sama sekali gue enggak mendapatkan apa-apa, terakhir kali dia menuliskan Ian Kasela, guenya sudah enggak ada," kata Ipay kepada Anji.
Menurut Ipay, ia benar-benar tak mendapatkan hak royalti termasuk pembagian usai Cinderella dibuat jadi lagu latar sinetron hingga iklan.
Ipay mengaku saat ini memang membutuhkan dana dengan alasan menggaji karyawannya. Namun lebih dari itu, ia merasakan kerugian besar dari dugaan pencatutan dan monetisasi lagu Cinderella.
"Gue memiliki bukti yang lengkap, gue memiliki semua saksi, dan semua saksi ini menyediakan diri bersedia." kata Ipay kepada Anji soal rencana gugatan tersebut.
Polemik soal lagu Cinderella yang diklaim oleh Ipay ini bermula saat Ian Kasela mendatanginya untuk meminjam lagu tersebut pada 2002. Saat itu, Ipay sedang bekerja di stasiun televisi TPI sebagai tim kreatif.
Ipay bercerita kala itu ia sudah membentuk band indie bernama Cosmic dan merilis lagu Cinderella. Lagu itu juga sudah bertengger di puncak tangga lagu indie sebuah radio besar khusus lagu-lagu Indonesia.
Ia kemudian mengklaim sudah mengabarkan situasi tersebut kepada Ian. Sehingga kalau pun Radja mau menggunakan lagu itu, maka perlu ada negosiasi antara Ipay dengan label.
Tak ada kelanjutan mengenai itu hingga ia pindah ke Manado pada 2004 dan menemukan Radja membawakan lagu Cinderella yang ia tulis di sebuah acara televisi.
"Dia belum berkontrak dengan gue, dan lagu itu tiba-tiba keluar," kata Ipay. "Nah di situ lah kemudian gue cari Ian, gue telepon semuanya, nomornya enggak aktif,"
Pada 2005, Ipay mendapat sebuah info bahwa lagu Cinderella dimasukkan ke album ketiga Radja dengan pencatutan nama Ian Kasela dan dirinya sebagai pencipta lagu tersebut.
Album ketiga Radja yang berjudul Langkah Baru dirilis pada 1 Agustus 2004. Album tersebut berisi 13 lagu, 3 lagu baru dan 10 lagu yang sudah pernah dirilis sebelumnya. Album inilah yang melambungkan nama Radja.
Lanjut ke sebelah...
Alasan Ipay Tak Langsung Permasalahkan Radja
Penjelasan lengkap alasan Rival Bayu atau Ipay berencana gugat Radja Rp20 miliar terkait lagu Cinderella yang rilis pada awal 2000-an. (Screenshot dari Instagram @radjabandofficial )
Saat itu, Ipay mengaku dirinya belum mau meributkan masalah ini di media lantaran mencegah nama Radja terus berkembang. Selain itu, ia juga mengaku menghindari tudingan panjat sosial lewat kasus ini.
Sehingga, Ipay menyebut memilih mencari cara di bawah tanah untuk bisa duduk bareng Ian Kasela dan Radja terkait lagu Cinderella. Hingga kemudian Ian disebut Ipay menawarkan sejumlah harga yang dinilai Ipay kurang sreg.
"[Tawaran itu datang pada] 2010, 2011, 2013," kata Ipay.
Kala itu, Ipay menyebut Radja sedang bersiap pindah label. Kemudian Ipay yang sudah di Jakarta dan memiliki sebuah band baru di bawah naungan Yoyok Padi, tak sengaja bertemu Ian.
Pada saat itu, Ian disebut menawarkan lagu band baru Ipay digabung dengan lagu Radja dan akan ditawarkan ke label baru band tersebut. Permintaan ini ditolak Ipay dengan alasan warna lagu yang berbeda.
Selain itu, Ipay juga terus mendesak Ian Kasela melalui kuasa hukum band tersebut soal lagu Cinderella. Namun hingga kuasa hukum tersebut meninggal, Ipay dan Ian belum duduk bareng menyelesaikan masalah ini.
Kemudian Ipay juga mendapati kabar bahwa Ian Kasela sudah mendaftarkan lagu Cinderella ke Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atas namanya sendiri, tanpa menyebut Ipay.
Radja belum memberikan keterangan ataupun klarifikasi atas semua klaim Ipay ini. Mereka malah menilai isi video YouTube tersebut sebuah pencemaran nama baik sehingga melaporkannya ke kepolisian.
Diberitakan detikcom pada Senin (14/8), Radja menggandeng pengacara Sunan Kalijaga sebagai kuasa hukum. Mereka pun mendatangi Polda Metro untuk melaporkan akun tersebut.
Radja melaporkan dunia MANJI dengan UU ITE atas dugaan pelanggaran penyebaran konten di media sosial. Laporan itu pun teregister dengan nomor LP/B 4764/VIII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA atas nama pelapor Rana Arinansyah selaku manajemen band Radja.
Sementara itu, Moldy menyebut pihak dunia MANJI tidak pernah memberitahukan kepada pihaknya soal konten yang dianggap merugikan band tersebut.
"Dari dunia MANJI juga enggak ada konfirmasi apa-apa ke kami. Masalahnya di situ yang kami sayangkan, main upload dan membentuk opini publik seolah Radja itu maling. Seolah Radja itu pencuri. Ada bukti enggak?" kata Moldy.
"Intinya, Radja tidak terima atas dunia MANJI yang menghadirkan narsum tidak valid," kata Moldy.