Kronologi Versi Ody Mulya Bisa Pulang ke Keluarga Sendiri
CNN Indonesia
Rabu, 23 Agu 2023 07:10 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Kronologi versi pihak Ody Mulya bisa keluar unit apartemen dan kembali ke keluarga sendiri, bukan diculik seperti tuduhan istri. (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Euis Sartika mengatakan sudah mendapatkan informasi dari kantor Ody Mulya bahwa saudara laki-lakinya itu tiga pekan tak memberikan kabar. Tak hanya itu, ia juga tak bisa menghubungi si adik.
Hal itu membuatnya mencoba datang langsung ke apartemen yang ditempati Ody Mulya dan istri. Namun, mereka tidak dapat akses naik ke unit.
"Jadi enggak mudah itu masuk akses ke apartemen tersebut. Pak Ody ada di atas dan tidak bisa keluar karena dikunci, dia tidak tahu akses turunnya seperti apa bagaimana dia enggak punya akses,"
"Saya bilang bagaimana pak security? Pak Ody di atas dan mau turun. (Tapi) Kita enggak bisa, enggak boleh karena privacy mereka kan, tapi alhamdulillah pak Ody akhirnya turun," ungkap Euis.
Dalam kesempatan itu, kata Euis, Febri selaku istri diyakini selisih jalan dengan Ody Mulya, sehingga tak melihat suaminya pergi.
"Nah si perempuan ini entah gimana naik atau gimana jadi selisipan di jalan. Pak Ody turun, dia naik. Pak Ody lari ke security minta pertolongan, dia mungkin mencari ke mana-mana gitu loh," ucap Euis Sartika.
"Tidak ada penculikan dan kasus ini sudah ditangani Polda, dan Polda sudah menyatakan tidak ada penculikan. Silakan itu istilahnya kita ini sudah cukup dari Polda, dicabut saat itu," ia menegaskan.
Klaim istri
Semua bermula pada 6 April 2023, ketika Febri melaporkan bahwa dirinya menemukan Ody yang tengah sakit stroke tidak berada di apartemen mereka.
"Saya tiba ke unit. Sesampainya di unit, pintunya yang tadi saya kunci tiba-tiba terbuka setengah. Saya masuk, Pak Ody sudah tidak ada," kata Febri kala itu. "Saya panik karena Pak Ody kondisinya drop,"
Febri kemudian mengaku buru-buru meminta pihak keamanan untuk membuka rekaman kamera pengawas. Dari rekaman, terlihat sosok Ody terekam keluar dari unit apartemen.
Ody kemudian terlihat bertemu dengan sekuriti lalu menghilang tanpa diketahui ke mana tujuan atau siapa yang ia temui.
"Waktu saya lihat CCTV di pos sekuriti tidak ada CCTV, jadi saya tidak tahu kelanjutannya apa yang ada di sana," kata Febri. "Saya tidak bisa tahu, kejadian berakhir sampai di situ,"
Karena ketidaktahuan tersebut, Febri kemudian menduga Ody diculik.
Apalagi kejadian hilang ini disebut Febri usai Ody berkonflik dengan keluarganya. Ody disebut Febri sempat melaporkan keluarganya soal dugaan penggelapan aset.
"Saya tetap [lapor] berita acara diduga penculikan Pak Ody," kata Febri.
(chri)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pihak keluarga bersama Ody Mulya membantah tuduhan terkait penculikan produser film tersebut. Dugaan penculikan awalnya disampaikan Mirna Febriyani selaku istri Ody Mulya. Ia pun menuduh keluarga suaminya sebagai penculik.
Namun, Ody dan keluarga menampik hal itu. Ody Mulya mengaku keluar dari apartemen atas keinginannya sendiri, bukan karena diculik anggota keluarganya.
"Itu tidak benar. Alhamdulillah sehat-sehat saja," kata Ody Mulya, seperti diberitakan detikcom pada Senin (21/8).
"Iya atas kemauan saya sendiri," tuturnya.
Melalui kuasa hukum Rusda Mawardi, Ody Mulya mengatakan ingin ke rumah orang tua karena merasa lebih diperhatikan dalam perawatan daripada di apartemen. Ody sejak beberapa waktu terakhir mengidap stroke.
"Saat itu lemah aja, jalannya masih lemah, bicaranya juga agak terbata-bata. Setelah dirawat di situ dia merasa istrinya nggak maksimal merawat," kata Rusda Mawardi.
"Pak Ody minta, 'Bawa saya ke rumah orang tua saya. Di sana saya lebih nyaman, merasa lebih banyak diperhatikan, peluang sembuhnya tersugestinya lebih besar, ketimbang di apartemen.'"
Namun, kata perwakilan Ody, istri tak pernah mengizinkan hal tersebut atau sekadar bertemu keluarga sendiri. Hal itu yang kemudian membuat Ody Mulya merasa disandera istri sendiri. .
"Dia sudah minta pulang diantar ke rumah orang tua enggak boleh, enggak diizinkan, keluarga dia mau datang enggak boleh. Pokoknya enggak boleh. Pak Ody bahasanya dia, 'Saya ini disandera. Saya nggak boleh ketemu orang, keluarga saya, saudara saya mau jenguk saya enggak boleh'," lanjutnya menirukan pengakuan Ody Mulya.
Hingga pada suatu hari, Ody Mulya mendapatkan panggilan telepon dari petugas sekuriti yang memberitahu keluarganya sudah berada di bawah. Hal itu yang membuat Ody pun berusaha bisa keluar dari apartemen.
"Suatu ketika istrinya sedang keluar, security telepon ke unit Pak Ody, 'Pak Ody ada kakaknya di bawah'. Seketika itu juga timbul inisiatif Pak Ody ini kesempatannya pergi dari sini," ucapnya.
"Pak Ody yang turun, orang di apartemen itu enggak ada yang bisa naik kecuali sudah diizinkan oleh pemilik unit. Justru di CCTV memperlihatkan Pak Ody susah payah jalan keluar," jelasnya.
Kronologi versi keluarga
Terpisah, pihak keluarga pun membeberkan kronologi Ody Mulya bisa keluar dari apartemen dan kembali ke keluarga. Euis Sartika selaku kakak mengatakan Ody memilih pulang karena enggan tinggal di apartemen.
"Terus terang saja, bukannya saya yang membawa, tapi pak Ody itu ingin pulang karena di situ terus terang tidak terawat ketika saya temukan," kata Euis Sartika seperti diberitakan InsertLive, Selasa (22/8).
Lanjut ke sebelah...
Istri Klaim Ody Mulya Diculik
Kronologi versi pihak Ody Mulya bisa keluar unit apartemen dan kembali ke keluarga sendiri, bukan diculik seperti tuduhan istri. (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Euis Sartika mengatakan sudah mendapatkan informasi dari kantor Ody Mulya bahwa saudara laki-lakinya itu tiga pekan tak memberikan kabar. Tak hanya itu, ia juga tak bisa menghubungi si adik.
Hal itu membuatnya mencoba datang langsung ke apartemen yang ditempati Ody Mulya dan istri. Namun, mereka tidak dapat akses naik ke unit.
"Jadi enggak mudah itu masuk akses ke apartemen tersebut. Pak Ody ada di atas dan tidak bisa keluar karena dikunci, dia tidak tahu akses turunnya seperti apa bagaimana dia enggak punya akses,"
"Saya bilang bagaimana pak security? Pak Ody di atas dan mau turun. (Tapi) Kita enggak bisa, enggak boleh karena privacy mereka kan, tapi alhamdulillah pak Ody akhirnya turun," ungkap Euis.
Dalam kesempatan itu, kata Euis, Febri selaku istri diyakini selisih jalan dengan Ody Mulya, sehingga tak melihat suaminya pergi.
"Nah si perempuan ini entah gimana naik atau gimana jadi selisipan di jalan. Pak Ody turun, dia naik. Pak Ody lari ke security minta pertolongan, dia mungkin mencari ke mana-mana gitu loh," ucap Euis Sartika.
"Tidak ada penculikan dan kasus ini sudah ditangani Polda, dan Polda sudah menyatakan tidak ada penculikan. Silakan itu istilahnya kita ini sudah cukup dari Polda, dicabut saat itu," ia menegaskan.
Klaim istri
Semua bermula pada 6 April 2023, ketika Febri melaporkan bahwa dirinya menemukan Ody yang tengah sakit stroke tidak berada di apartemen mereka.
"Saya tiba ke unit. Sesampainya di unit, pintunya yang tadi saya kunci tiba-tiba terbuka setengah. Saya masuk, Pak Ody sudah tidak ada," kata Febri kala itu. "Saya panik karena Pak Ody kondisinya drop,"
Febri kemudian mengaku buru-buru meminta pihak keamanan untuk membuka rekaman kamera pengawas. Dari rekaman, terlihat sosok Ody terekam keluar dari unit apartemen.
Ody kemudian terlihat bertemu dengan sekuriti lalu menghilang tanpa diketahui ke mana tujuan atau siapa yang ia temui.
"Waktu saya lihat CCTV di pos sekuriti tidak ada CCTV, jadi saya tidak tahu kelanjutannya apa yang ada di sana," kata Febri. "Saya tidak bisa tahu, kejadian berakhir sampai di situ,"
Karena ketidaktahuan tersebut, Febri kemudian menduga Ody diculik.
Apalagi kejadian hilang ini disebut Febri usai Ody berkonflik dengan keluarganya. Ody disebut Febri sempat melaporkan keluarganya soal dugaan penggelapan aset.
"Saya tetap [lapor] berita acara diduga penculikan Pak Ody," kata Febri.