Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak Joe Jonas buka suara mengenai gugatan yang dilayangkan Sophie Turner terkait anak-anak mereka. Joe Jonas digugat karena disebut tidak membiarkan kedua anak mereka pulang ke Inggris bersama Sophie Turner.
Kuasa hukum Joe Jonas menyatakan Sophie Turner sudah mengetahui bahwa anak-anak dilarang untuk pindah sejak awal September. Hal tersebut diklaim sesuai perintah pengadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah beberapa kali berkomunikasi dengan Sophie, Joe memulai proses perceraian di Florida karena menjadi yurisdiksi yang sesuai dengan kasus tersebut. Sophie pun tahu Joe akan mengajukan gugatan cerai," kata perwakilan Joe Jonas.
"Pengadilan Florida telah mengeluarkan perintah yang melarang kedua orang tua merelokasi anak-anak tersebut. Sophie menerima pesanan ini pada 6 September 2023, lebih dari dua minggu lalu," bunyi pernyataan itu seperti diberitakan People, Kamis (21/9).
Tak hanya itu, Joe Jonas dan Sophie Turner juga disebut bertemu pada Minggu (17/9) di New York bersama anak-anak mereka. Kedua anak disebut sudah bersama Sophie sejak saat itu.
[Gambas:Video CNN]
"Kesan Joe terhadap pertemuan tersebut adalah bahwa mereka telah mencapai pemahaman bahwa mereka akan bekerja sama menuju pola asuh bersama yang bersahabat," ungkap perwakilan Joe Jonas.
Oleh sebab itu, mereka menyayangkan Sophie melayangkan gugatan tersebut terhadap Joe Jonas, terlebih lagi ketika menggunakan kata "culik/tahan tak sah."
"Ini adalah perselisihan hukum yang disayangkan mengenai pernikahan yang berakhir dengan menyedihkan. Ketika bahasa seperti 'penculikan' digunakan, hal tersebut paling menyesatkan, dan paling buruk merupakan penyalahgunaan sistem hukum. Anak-anak itu tidak diculik," lanjut pernyataan itu.
Lanjut ke sebelah...
Sophie Turner Diminta Pertimbangkan Gugatan
Pihak Joe Jonas mengomentari gugatan Sophie Turner yang diajukan mengenai tempat tinggal dan tuduhan terkait paspor kedua anak mereka. (Getty Images via AFP/Amy Sussman)
Tak hanya itu, mereka juga berharap Sophie Turner mempertimbangkan kembali langkah hukumnya tersebut dan lebih memilih mengutamakan kedamaian anak-anak mereka.
"Harapannya agar Sophie mempertimbangkan kembali posisi hukumnya yang keras dan mengambil tindakan yang lebih konstruktif dan pribadi. Satu-satunya kekhawatirannya adalah kesejahteraan anak-anaknya," kata mereka seperti diberitakan CNN.
Sebelumnya, Sophie Turner pada Kamis (21/9) melayangkan gugatan terhadap ayah dari dua anak mereka karena menilai secara tidak sah membawa Willa (3 tahun), dan anak perempuan berusia 14 bulan ke AS.
Sophie Turner juga menuduh suaminya itu menahan paspor anak-anak dan menolak membawa mereka pulang ke Inggris bersamanya. Sehingga, ia meminta pihak Joe Jonas membawa kembali kedua anak mereka ke Inggris.
"Ayahnya memegang paspor anak-anak. Dia menolak mengembalikan paspor anak kepada ibunya dan menolak anak-anak pulang ke Inggris bersama ibunya," tulis dokumen Sophie Turner yang diajukan ke pengadilan.
Gugatan Sophie Turner atas Joe Jonas terkait anak-anak mereka diajukan lebih dari dua pekan sejak suaminya itu menggugat cerai dirinya.
Joe Jonas mengajukan gugatan cerai pada Selasa (5/9) di Miami, Amerika Serikat. Anggota band The Jonas Brothers itu mengatakan perkawinan dengan Sophie sudah tidak bisa diselamatkan lagi.
"Perkawinan antara kedua pihak sudah rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi," tulis dokumen gugatan cerai yang yang diperoleh People, Selasa (5/9).
[Gambas:Photo CNN]