Mouly Surya Akan Terima Penghargaan Akira Kurosawa di Tokyo

CNN Indonesia
Selasa, 26 Sep 2023 11:10 WIB
Mouly Surya Akan Terima Penghargaan Akira Kurosawa di Tokyo
Mouly Surya akan terima penghargaan Akira Kurosawa 2023 dari Tokyo International Film Festival dengan harapan terus berkontribusi dalam perfilman. (Cinesurya/Eriek N Juragan)

Penghargaan Akira Kurosawa 2023 diberikan pada dua sutradara, yakni Mouly Surya dan sutradara China Gu Xiaogang.

Kedua sutradara itu dipilih komite yang beranggotakan sutradara Yamada Yoji, aktris Dan Fumi, casting director Narahashi Yoko, kritikus Kawamoto Saburo, dan Direktur Program TIFF Ichiyama Shozo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa sutradara kelas atas Hollywood juga pernah meraih penghargaan tersebut, seperti Steven Spielberg hingga Alejandro Gonzalez.

Selain itu, sederet sutradara Asia lain juga pernah mendapat penghargaan serupa, yakni Yoji Yamada, Hou Hsiao-hsien, dan Fukada Koji.

Mouly Surya merupakan salah satu sutradara perempuan Indonesia yang memiliki reputasi apik sejak debut. Film panjang pertamanya, Fiksi (2008), meraih empat Piala FFI 2008 termasuk kategori Film Panjang Terbaik.



Karya lainnya juga meraih penghargaan hingga pujian kritikus, seperti What They Don't Talk About When They Talk About Love (2013) dan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017).

Mouly Surya saat ini tengah menyelesaikan film terbarunya berjudul Perang Kota serta Trigger Warning. Perang Kota diadaptasi dari novel Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis, sementara Trigger Warning merupakan film laga-thriller produksi Netflix yang dibintangi Jessica Alba.

(frl/chri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mouly Surya akan menerima penghargaan Akira Kurosawa 2023 dari Tokyo International Film Festival. Penghargaan itu diberikan kepada sineas yang membuat gebrakan di dunia film serta diharapkan dapat memandu masa depan industri.

Sutradara Indonesia itu dipilih anggota komite seleksi penghargaan yang berasal dari sineas hingga kritikus Jepang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mouly terpilih karena film garapannya, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017), dinilai berhasil menggebrak dunia perfilman lewat penggambaran Indonesia yang jarang terlihat di mata dunia.

"Pengakuan internasional yang ia terima juga memberi harapan kepada sineas perempuan Asia Tenggara yang baru memulai karier mereka," ujar komite seleksi Tokyo International Film Festival dalam pernyataan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (25/9).

"Kami memberi penghargaan ini dengan harapan bahwa dia (Mouly Surya) akan terus memberikan kontribusi besar untuk budaya perfilman," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]



Mouly Surya juga menyambut kabar itu dengan penuh antusias dan kebanggaan. Dia mengaku tak menyangka namanya kini bersanding dengan Akira Kurosawa, sutradara legendaris dan ikon sinema Jepang.

Ia menilai penghargaan tersebut sebagai penghormatan besar bagi dirinya. Mouly Surya juga mengucapkan terima kasih kepada anggota komite Tokyo International Film Festival atas apresiasi tersebut.

"Sebagai penggemar cerita, manga, anime dan, di kemudian hari, sinema - saya tidak pernah berani bermimpi nama saya akan disebut dalam kalimat yang sama dengan Akira Kurosawa," ujar Mouly Surya.

"Ini adalah kehormatan besar bagi saya, dan saya ingin berterima kasih kepada anggota komite seleksi dan Tokyo International Film Festival atas peran mereka membuat perubahan ini," lanjutnya.

Lanjut ke sebelah...

Mouly Surya Akan Terima Penghargaan dari Tokyo International Film Festival

Mouly Surya akan terima penghargaan Akira Kurosawa 2023 dari Tokyo International Film Festival dengan harapan terus berkontribusi dalam perfilman. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)

Penghargaan Akira Kurosawa 2023 diberikan pada dua sutradara, yakni Mouly Surya dan sutradara China Gu Xiaogang.

Kedua sutradara itu dipilih komite yang beranggotakan sutradara Yamada Yoji, aktris Dan Fumi, casting director Narahashi Yoko, kritikus Kawamoto Saburo, dan Direktur Program TIFF Ichiyama Shozo.

Beberapa sutradara kelas atas Hollywood juga pernah meraih penghargaan tersebut, seperti Steven Spielberg hingga Alejandro Gonzalez.

Selain itu, sederet sutradara Asia lain juga pernah mendapat penghargaan serupa, yakni Yoji Yamada, Hou Hsiao-hsien, dan Fukada Koji.

Mouly Surya merupakan salah satu sutradara perempuan Indonesia yang memiliki reputasi apik sejak debut. Film panjang pertamanya, Fiksi (2008), meraih empat Piala FFI 2008 termasuk kategori Film Panjang Terbaik.

[Gambas:Photo CNN]



Karya lainnya juga meraih penghargaan hingga pujian kritikus, seperti What They Don't Talk About When They Talk About Love (2013) dan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017).

Mouly Surya saat ini tengah menyelesaikan film terbarunya berjudul Perang Kota serta Trigger Warning. Perang Kota diadaptasi dari novel Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis, sementara Trigger Warning merupakan film laga-thriller produksi Netflix yang dibintangi Jessica Alba.


HALAMAN:
1 2