Konser Baru Pekan Depan, Fan Taylor Swift Gelar Kamping Sejak Juni
CNN Indonesia
Jumat, 03 Nov 2023 18:50 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Puluhan fan Taylor Swift di Argentina sudah sejak Juni 2023 menggelar tenda di depan venue konser. (Getty Images via AFP/Mike Coppola)
Jakarta, CNN Indonesia --
Taylor Swift akan resmi memulai leg internasional The Eras Tour melalui konser di Buenos Aires, Argentina, pada 9-11 November nanti. Namun sejumlah Swifties sudah di lokasi konser sejak Juni 2023.
Dilaporkan Pitchfork, Kamis (2/11), sejumlah penggemar yang berusia awal 20-an sudah mendirikan tenda di luar venue konser, River Plate Stadium, sejak lima bulan lalu.
Dalam foto-foto yang ditampilkan Pitchfork, setidaknya ada empat tenda Swifties ini berjejer menempel di sisi luar pagar kawasan venue tersebut. Tujuan mereka cuma satu, bisa jadi paling awal di depan antrian masuk venue.
"Kami sudah di tenda ini selama lima bulan," kata seorang penggemar berusia 21 tahun. Ia enggan menyebutkan namanya karena ayahnya tak tahu ia selama ini tinggal di tenda depan venue konser.
"Saya biasanya bilang ke ayah saya berada di taman minum atau nongkrong dengan seseorang, atau mengunjungi seorang teman saya yang tinggal dekat stadion," lanjutnya.
Pitchfork melaporkan mereka menempati sejumlah tenda di sekeliling stadion, dan secara bergiliran melakukan rotasi dalam sistem yang sudah dibuat dengan cermat.
Media musik itu menyebut, ada sebuah laman spreadsheet yang dibuat khusus soal itu oleh dua admin mereka dan selalu diperbaharui. Satu tenda terdaftar 60 nama.
Kebanyakan dari para penggemar itu adalah remaja putri. Namun mereka sepakat, siapapun yang berusia di bawah 18 tahun dilarang ikutan. Semakin lama seseorang menjaga tenda, ada peluang untuk menjadi orang pertama masuk ke venue.
"Fakta bahwa ada begitu banyak orang membuat segalanya lebih mudah," kata fan berusia 20 tahun yang bernama Irina.
Namun Irina berbeda dengan sumber anonim sebelumnya. Ibunda Irina tahu apa yang dilakukan anaknya dengan kamping ini. Bahkan ketika didatangi Pitchfork, ia menemani Irina di dalam tenda itu.
Irina mengaku ibunya tidak mempermasalahkan hal tersebut, selama nilai-nilai akademisnya di kampus tidak terganggu.
"Kami semua punya jadwal yang berbeda, dan tinggal mencocokkannya dengan jadwalmu," kata Irina.
Kini mereka diwajibkan untuk tidur di tenda tersebut setidaknya sekali dalam sebulan, selain daripada minimal 60 jam per bulan menjaga lokasi tersebut.
"Orang-orang sangat kesal dengan kami berkamping karena suatu alasan," kata seorang fan bernama Carmen.
"Kadang ketika sedang tidur, dan ada orang teriak 'kerja woi!' jam 2 pagi. Itu kayak, 'lo yang di luar tenda teriak-teriak jam 2 pagi kali, bukannya lo yang mestinya kerja besok? Emang kamping ini ganggu lo? Gue yang tidur di jalan, bukan lo'," lanjutnya.
Infografis - Tur Taylor Swift Siap Jadi Tercuan Sedunia. (CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani)
Taylor Swift baru akan memulai leg internasional The Eras Tour dengan menyambangi Argentina pada pekan depan. Kunjungan itu juga jadi yang pertama Swift ke negara tersebut.
Sebelumnya, ia baru merampungkan leg Amerika Serikat dan Meksiko pada akhir Agustus sebelum memutuskan rehat selama sebulan. Setelah tampil tiga tanggal di Argentina, Taylor Swift akan geser ke Brasil.
Di Negeri Samba, Taylor Swift akan konser di Rio de Janeiro pada 17-19 November, dan tiga konser di Sao Paulo pada 24-26 November. Kunjungan itu juga yang pertama kalinya Swift ke Brasil.
Taylor Swift akan resmi memulai leg internasional The Eras Tour melalui konser di Buenos Aires, Argentina, pada 9-11 November nanti. Namun sejumlah Swifties sudah di lokasi konser sejak Juni 2023.
Dilaporkan Pitchfork, Kamis (2/11), sejumlah penggemar yang berusia awal 20-an sudah mendirikan tenda di luar venue konser, River Plate Stadium, sejak lima bulan lalu.
Dalam foto-foto yang ditampilkan Pitchfork, setidaknya ada empat tenda Swifties ini berjejer menempel di sisi luar pagar kawasan venue tersebut. Tujuan mereka cuma satu, bisa jadi paling awal di depan antrian masuk venue.
"Kami sudah di tenda ini selama lima bulan," kata seorang penggemar berusia 21 tahun. Ia enggan menyebutkan namanya karena ayahnya tak tahu ia selama ini tinggal di tenda depan venue konser.
"Saya biasanya bilang ke ayah saya berada di taman minum atau nongkrong dengan seseorang, atau mengunjungi seorang teman saya yang tinggal dekat stadion," lanjutnya.
Pitchfork melaporkan mereka menempati sejumlah tenda di sekeliling stadion, dan secara bergiliran melakukan rotasi dalam sistem yang sudah dibuat dengan cermat.
Media musik itu menyebut, ada sebuah laman spreadsheet yang dibuat khusus soal itu oleh dua admin mereka dan selalu diperbaharui. Satu tenda terdaftar 60 nama.
Kebanyakan dari para penggemar itu adalah remaja putri. Namun mereka sepakat, siapapun yang berusia di bawah 18 tahun dilarang ikutan. Semakin lama seseorang menjaga tenda, ada peluang untuk menjadi orang pertama masuk ke venue.
"Fakta bahwa ada begitu banyak orang membuat segalanya lebih mudah," kata fan berusia 20 tahun yang bernama Irina.
Cerita Fan: Lagi Tidur, Tiba-tiba Ada yang Teriak 'Kerja Woi!'
Puluhan fan Taylor Swift di Argentina sudah sejak Juni 2023 menggelar tenda di depan venue konser. (REUTERS/MARIO ANZUONI)
Namun Irina berbeda dengan sumber anonim sebelumnya. Ibunda Irina tahu apa yang dilakukan anaknya dengan kamping ini. Bahkan ketika didatangi Pitchfork, ia menemani Irina di dalam tenda itu.
Irina mengaku ibunya tidak mempermasalahkan hal tersebut, selama nilai-nilai akademisnya di kampus tidak terganggu.
"Kami semua punya jadwal yang berbeda, dan tinggal mencocokkannya dengan jadwalmu," kata Irina.
Kini mereka diwajibkan untuk tidur di tenda tersebut setidaknya sekali dalam sebulan, selain daripada minimal 60 jam per bulan menjaga lokasi tersebut.
"Orang-orang sangat kesal dengan kami berkamping karena suatu alasan," kata seorang fan bernama Carmen.
"Kadang ketika sedang tidur, dan ada orang teriak 'kerja woi!' jam 2 pagi. Itu kayak, 'lo yang di luar tenda teriak-teriak jam 2 pagi kali, bukannya lo yang mestinya kerja besok? Emang kamping ini ganggu lo? Gue yang tidur di jalan, bukan lo'," lanjutnya.
Infografis - Tur Taylor Swift Siap Jadi Tercuan Sedunia. (CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani)
Taylor Swift baru akan memulai leg internasional The Eras Tour dengan menyambangi Argentina pada pekan depan. Kunjungan itu juga jadi yang pertama Swift ke negara tersebut.
Sebelumnya, ia baru merampungkan leg Amerika Serikat dan Meksiko pada akhir Agustus sebelum memutuskan rehat selama sebulan. Setelah tampil tiga tanggal di Argentina, Taylor Swift akan geser ke Brasil.
Di Negeri Samba, Taylor Swift akan konser di Rio de Janeiro pada 17-19 November, dan tiga konser di Sao Paulo pada 24-26 November. Kunjungan itu juga yang pertama kalinya Swift ke Brasil.