Dispatch Bongkar Percakapan 2 Terduga Pemeras Lee Sun-kyun

CNN Indonesia
Rabu, 10 Jan 2024 19:00 WIB
Dispatch Bongkar Percakapan 2 Terduga Pemeras Lee Sun-kyun
Berikut terjemahan berita Dispatch atas percakapan dua perempuan yang diduga jadi pemeras Lee Sun-kyun. (REUTERS/Regis Duvignau)

Identitas NeNemDdin

Kendati demikian, polisi belakangan mengungkap NeNemDdin adalah Nona P. Nona P memiliki burner phone (handphone sekali pakai) dan membuat username NeNemDdin. Sebelum beraksi, ia mengirimkan pesan ke karyawan lain untuk mengecek username itu.

Hal tersebut dilakukan karena Nona P mau mengecek kemungkinan nomor telepon di balik username keluar di Telegram atau tidak. Setelah memastikan hal itu, Nona P mulai mengancam Nona K sebagai NeNemDdin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Nona K kemudian mulai berbicara mengenai pelanggan tempat hiburannya yang rata-rata selebritas dalam menanggapi ancaman.

Cerita itu malah jadi senjata makan tuan karena NeNemDdin jadi memeras Nona K dan meminta uang 100 juta won (setara Rp1,1 miliar) untuk diserahkan pada Rabu (beberapa hari setelah pesan ancaman). Ia menyatakan jumlah bakal bertambah 10 juta won jika melewati tenggat waktu.

"Ini terakhir kalinya saya beri tahu kamu. Siapkan itu [uang] jika tak ingin merusak hidup orang lain," bunyi pesan NeNemDdin.

"Apabila burner phone datang besok, saya akan memulainya dengan Sun-kyun. Berhati-hati lah," timpalnya.



Nona K minta uang ke Lee Sun-kyun

Alih-alih menyelesaikan permasalahan itu, Nona K malah menggunakan ancaman NeNemDdin untuk mendapatkan uang lebih banyak. Ia kembali memberi tahu Lee Sun-kyun tentang ancaman pemerasan.

Nona K mengatakan NeNemDdin merupakan peretas yang tak kenal hati dan mengungkapkan telah diancam dengan foto-foto mereka. Ia pun menyatakan NeNemDdin minta 300 juta won (setara Rp3,5 miliar) uang tutup mulut.

Kepada Lee Sun-kyun, Nona K mengaku khawatir NeNemDdin akan membongkar semuanya kepada media apabila permintaannya tak dipenuhi.

Di sisi lain, Nona K kembali berbincang dengan Nona P bahwa tak akan memberikan NeNemDdin uang sepeser pun. Nona P kemudian menyinggung risiko terhadap Lee Sun-kyun apabila uang itu tak diserahkan kepada NeNemDdin.

"Dia akan hancur," jawab Nona K.

Nona P memperingatkan hal itu malah akan membuat Lee Sun-kyun menerka bahwa pemerasan dan semuanya direncanakan Nona K. Ia menyarankan Nona K untuk memberikan 100 juta won seperti yang diminta NeNemDdin.

Nona K kemudian bernegosiasi dengan NeNemDdin mengenai tenggat waktu pemberian uang. Ia melakukan hal itu karena belum mengantongi jawaban pasti dari Lee Sun-kyun mengenai uang tersebut.

Pada hari yang telah ditentukan, Lee Sun-kyun masih ragu memberikan uang. Nona K pun bertanya kepada Nona P mengenai hal-hal yang perlu dilakukan supaya Lee Sun-kyun memberikan uang.

Nona K kabur

Lee Sun-kyun pada akhirnya membuat kontrak dan memberikan uang 300 juta won kepada Nona K. Setelah menerima uang itu, Nona K mengirimkan foto tas berisikan uang kepada NeNemDdin dan mengatakan bakal menyerahkan uang tersebut.

Namun kenyataannya, Nona K malah kabur dengan uang tersebut. Hal itu membuat Nona P berusaha mencari tahu keberadaan Nona K. Nona K pun menghindari Nona P dan mencoba menghilang. Ia berjanji akan menelepon Nona P tapi tak pernah dilakukan.

Nona P terus mencari tahu Nona K dan mengatakan NeNemDdin kini mengancamnya karena Nona K kabur dengan uang. Menanggapi hal itu, Nona K mengklaim melaporkan kasus itu kepada National Intellligence Service (NIS).

Ia pun pamitan dengan Nona P dan menyatakan akan menyelesaikan masalah dengan NeNemDdin bersama NIS. Namun, Nona K sesungguhnya tak melaporkan itu kepada NIS.

Nona K juga meminta Nona P untuk berhenti menghubungi orang-orang di sekitarnya dan mengatakan dirinya bakal menghubungi Nona P di masa mendatang. Namun, Nona P tak perlu mengontak dirinya lagi.

Lanjut ke sebelah...

Jakarta, CNN Indonesia --

Percakapan pribadi terkait dua perempuan yang diduga memeras Lee Sun-kyun ketika masih hidup dibeberkan media Korea pada Rabu (10/1). Percakapan itu menyingkap pemerasan yang sempat dilaporkan mendiang Lee Sun-kyun ke polisi.

Dispatch membongkar itu dengan memberikan detail oknum-oknum yang terlibat, termasuk senior Lee Sun-kyun, hingga manajer tempat hiburan para elite. Berikut detailnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tuan G: Pebisnis sekaligus senior Lee Sun-kyun. Ia merupakan pelanggan Entertainment Establishment G, sekaligus orang yang memperkenalkan Lee Sun-kyun dengan tempat hiburan para elite.

Nona K: Pengelola tempat hiburan elite yang pernah dihukum dalam enam kasus terkait narkoba sebelumnya. Kini menjadi terduga pelaku pemerasan terhadap Lee Sun-kyun.

Nona P: Teman baik sekaligus tangan kanan Nona K di tempat kerja dan tinggal di kompleks apartemen yang sama. Telah ditangkap atas dugaan pemerasan terhadap Lee Sun-kyun dan Nona K.

Nona L: Pegawai tempat hiburan Nona K. Terlibat narkoba bersama Nona K.

Tuan S: Mantan kekasih Nona L dan yang melaporkan kasus narkoba Nona K. Ia melaporkan penyalahgunaan narkoba karena kesal Nona L yang kala masih jadi kekasihnya jadi terlibat obat-obatan terlarang.

[Gambas:Video CNN]



Awal ancaman ke Nona K

Semua bermula ketika Nona K mendapatkan pesan ancaman pada September 2023 dari seseorang berinisial NeNemDdin dan mengklaim sebagai peretas.

Berdasarkan tangkapan layar perbincangan itu, NeNemDdin menyinggung mengenai album foto milik Nona K yang berisi banyak foto selebritas di dalamnya. Oknum itu juga mengatakan negara akan gempar jika mengetahui foto tersebut.

Oknum itu juga sempat menyinggung aksi Nona K yang screenshot pembicaraan mereka dan membaginya kepada orang lain. Nona P menjadi orang yang mendapatkan tangkapan layar percakapan itu.

Tak lama setelah itu, sekitar pukul 22.00 waktu setempat, NeNemDdin mengirimkan pesan kepada Nona P untuk meminta Nona K mengecek Telegram sebelum ia menghubungi 3***. Angka itu diduga merujuk pada empat angka terakhir nomor telepon Lee Sun-kyun.

Percakapan itu pun dikirimkan balik oleh Nona P kepada Nona K. Nona K pun sempat curiga NeNemDdin merupakan Jung Da-eun, mantan pasangan Han Seo-hee, yang sejak beberapa waktu sebelumnya sudah diperiksa terkait penyalahgunaan narkoba.

Nona K juga mengaku tak mengetahui 3*** dan menyatakan tak takut dengan pelaku pemerasan itu. Kepada Nona P, ia menyatakan tak bakal memberikan sepeser pun kepada NeNemDdin.

Dalam perbincangan itu, Nona P sempat menyebut nama Lee Sun-kyun dan mengatakan aktor itu tidak akan terdampak dengan ancaman yang diberikan NeNemDdin. Nona K pun setuju ancaman NeNemDdin tak ada hubungannya dengan Lee Sun-kyun.



Nona K butuh uang

Belakangan diketahui Nona K ternyata membutuhkan uang. Ia membuat Nona L terlibat kasus narkoba. Sehingga, Tuan S kekasih Nona L kala itu tahu dan marah. Tuan S mengatakan bakal melaporkan Nona K ke polisi.

Sehingga, Nona K mencoba menyuap Tuan S. Ia menyebut 10 juta won untuk urusan legal. Nona K juga menyatakan telah mengirim surat kepada Jung Da-eun dan mengaku tak takut dengan ancaman tak jelas.

Percakapan itu terjadi pada Agustus 2023. Kala itu, Tuan S mengatakan sudah melakukan hal yang seharusnya ia lakukan dan siap jatuh bersama-sama. Ia juga meminta Nona K untuk tidak menghubunginya lagi.

Nona K kemudian mencoba minta uang kepada Lee Sun-kyun dengan mengirimkan percakapan dengan NeNemDdin kepada aktor itu. Tak hanya itu, Nona K kemudian memberi tahu Nona P bahwa sudah melaporkan hal itu kepada Lee Sun-kyun.

Dalam periode itu, Nona P membahas dugaan makna di balik username NeNemDdin. Menurutnya, username itu berarti Bibim Noodle. Generasi muda disebut menyebut merk mie instan itu dengan NeNemDdin.

Ia pun mengatakan Jung Da-eun memiliki alias cafaghetti atau jjajangmyeon. Perkataan Nona P membuat Nona K semakin yakin NeNemDdin adalah Jung Da-eun atau orang yang akrab dengan Jung Da-eun.

Lanjut ke sebelah...

Lee Sun-kyun Mulai Diperas

Berikut terjemahan berita Dispatch atas percakapan dua perempuan yang diduga jadi pemeras Lee Sun-kyun. (REUTERS/Jean-Paul Pelissier)

Identitas NeNemDdin

Kendati demikian, polisi belakangan mengungkap NeNemDdin adalah Nona P. Nona P memiliki burner phone (handphone sekali pakai) dan membuat username NeNemDdin. Sebelum beraksi, ia mengirimkan pesan ke karyawan lain untuk mengecek username itu.

Hal tersebut dilakukan karena Nona P mau mengecek kemungkinan nomor telepon di balik username keluar di Telegram atau tidak. Setelah memastikan hal itu, Nona P mulai mengancam Nona K sebagai NeNemDdin.

Namun, Nona K kemudian mulai berbicara mengenai pelanggan tempat hiburannya yang rata-rata selebritas dalam menanggapi ancaman.

Cerita itu malah jadi senjata makan tuan karena NeNemDdin jadi memeras Nona K dan meminta uang 100 juta won (setara Rp1,1 miliar) untuk diserahkan pada Rabu (beberapa hari setelah pesan ancaman). Ia menyatakan jumlah bakal bertambah 10 juta won jika melewati tenggat waktu.

"Ini terakhir kalinya saya beri tahu kamu. Siapkan itu [uang] jika tak ingin merusak hidup orang lain," bunyi pesan NeNemDdin.

"Apabila burner phone datang besok, saya akan memulainya dengan Sun-kyun. Berhati-hati lah," timpalnya.

[Gambas:Video CNN]



Nona K minta uang ke Lee Sun-kyun

Alih-alih menyelesaikan permasalahan itu, Nona K malah menggunakan ancaman NeNemDdin untuk mendapatkan uang lebih banyak. Ia kembali memberi tahu Lee Sun-kyun tentang ancaman pemerasan.

Nona K mengatakan NeNemDdin merupakan peretas yang tak kenal hati dan mengungkapkan telah diancam dengan foto-foto mereka. Ia pun menyatakan NeNemDdin minta 300 juta won (setara Rp3,5 miliar) uang tutup mulut.

Kepada Lee Sun-kyun, Nona K mengaku khawatir NeNemDdin akan membongkar semuanya kepada media apabila permintaannya tak dipenuhi.

Di sisi lain, Nona K kembali berbincang dengan Nona P bahwa tak akan memberikan NeNemDdin uang sepeser pun. Nona P kemudian menyinggung risiko terhadap Lee Sun-kyun apabila uang itu tak diserahkan kepada NeNemDdin.

"Dia akan hancur," jawab Nona K.

Nona P memperingatkan hal itu malah akan membuat Lee Sun-kyun menerka bahwa pemerasan dan semuanya direncanakan Nona K. Ia menyarankan Nona K untuk memberikan 100 juta won seperti yang diminta NeNemDdin.

Nona K kemudian bernegosiasi dengan NeNemDdin mengenai tenggat waktu pemberian uang. Ia melakukan hal itu karena belum mengantongi jawaban pasti dari Lee Sun-kyun mengenai uang tersebut.

Pada hari yang telah ditentukan, Lee Sun-kyun masih ragu memberikan uang. Nona K pun bertanya kepada Nona P mengenai hal-hal yang perlu dilakukan supaya Lee Sun-kyun memberikan uang.

[Gambas:Photo CNN]

Nona K kabur

Lee Sun-kyun pada akhirnya membuat kontrak dan memberikan uang 300 juta won kepada Nona K. Setelah menerima uang itu, Nona K mengirimkan foto tas berisikan uang kepada NeNemDdin dan mengatakan bakal menyerahkan uang tersebut.

Namun kenyataannya, Nona K malah kabur dengan uang tersebut. Hal itu membuat Nona P berusaha mencari tahu keberadaan Nona K. Nona K pun menghindari Nona P dan mencoba menghilang. Ia berjanji akan menelepon Nona P tapi tak pernah dilakukan.

Nona P terus mencari tahu Nona K dan mengatakan NeNemDdin kini mengancamnya karena Nona K kabur dengan uang. Menanggapi hal itu, Nona K mengklaim melaporkan kasus itu kepada National Intellligence Service (NIS).

Ia pun pamitan dengan Nona P dan menyatakan akan menyelesaikan masalah dengan NeNemDdin bersama NIS. Namun, Nona K sesungguhnya tak melaporkan itu kepada NIS.

Nona K juga meminta Nona P untuk berhenti menghubungi orang-orang di sekitarnya dan mengatakan dirinya bakal menghubungi Nona P di masa mendatang. Namun, Nona P tak perlu mengontak dirinya lagi.

Lanjut ke sebelah...

Lee Sun-kyun Diancam 2 Perempuan Berbeda BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2 3