Jakarta, CNN Indonesia -- Oki Rengga buka suara mengenai Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang menyaksikan Agak Laen. Ia mengaku tidak berani untuk menemani Luhut menyaksikan film komedi yang ia bintangi itu.
Sehingga, Luhut kala itu menyaksikan Agak Laen bersama keluarganya dan disambut Ernest Prakasa selaku produser, serta Bene Dion yang menjadi salah satu bintang utama film tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Agak Laen, nama Luhut sempat disebut-sebut sebagai menteri yang memiliki program obat gratis. Penyebutan itu ada dalam adegan Oki saat karakternya memperjuangkan kesembuhan ibunya yang sakit-sakitan.
"Kebetulan ketika tahu Opung Luhut mau nonton, saya keluar kota ya waktu itu. Saya enggak berani nemenin, saya ke luar kota," pengakuan Oki di CNN Connected, Selasa (5/3).
"Oki enggak berani nemenin," timpal Bene Dion.
"Jadi yang menemani Bene. Jadi kalau ada apa-apa, ya Bene ya yang duluan maju," tutur Oki sambil tertawa lagi.
[Gambas:Video CNN]
Di sisi lain, ia mengaku sesungguhnya percaya dengan tim kreatif dan penulis, Muhadkly Acho, untuk naskah yang menyebut nama Luhut. Oki meyakini semua sudah dipertimbangkan dengan baik dan matang.
"Jadi kami, terutama saya yang membawakan dialog itu, merasa ya kalau seandainya ini sedikit menyinggung, [bilang] 'Ini bukan salah saya pung. Ini salah yang nulis, saya hanya membacakan saja,'" tutur Oki sambil tertawa.
Hal tersebut disampaikan pula oleh Bene Dion. Ia mengapresiasi penulis naskah yang benar-benar menyiapkan segala macam bentuk komedi dalam Agak Laen. Sehingga, film tersebut bisa memuaskan berbagai selera komedi penonton.
Bene menyebutkan Agak Laen memiliki komedi yang satire dengan isu politik, slapstick, dark comedy, hingga yang sedikit jorok.
"Jadi bermacam sekali komedinya sehingga mungkin akhirnya orang yang selera komedinya berbeda-beda tetap terpenuhi semuanya karena mereka menikmati komedi beragam," ujar Bene Dion.
Sebelumnya, Luhut memamerkan dirinya dan keluarga menyaksikan Agak Laen setelah direkomendasikan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia tak lupa menyoroti adegan yang menyebutkan namanya.
"Dan yang agak mengejutkan yaitu nama saya sempat disebut dalam salah satu adegan, di mana saya diceritakan sebagai Menteri yang memiliki program obat gratis," tutur Luhut. "Di situ lah momen kami sekeluarga tertawa terbahak-bahak."
"Saya kira inilah keunikan yang membuat film 'Agak Laen' menarik minat jutaan penonton, humor yang dihadirkan mampu terhubung langsung dengan keseharian kita semua," puji Luhut terhadap film tersebut.
Lanjut ke sebelah...
Respons Luhut Usai Nama Disebut di Agak Laen
Oki Rengga ngaku takut saat tahu Luhut Pandjaitan mau tonton Agak Laen. Hal itu dikarenakan dirinya singgung nama Luhut dalam adegan. (Imajinari)
Luhut juga menyinggung dan memuji Dipa Andika yang juga merupakan produser Agak Laen karena mampu bercerita soal suku Batak ke dalam film-filmnya. Sebelum Agak Laen, Dipa bersama Ernest juga memproduksi Ngeri Ngeri Sedap yang turut memasukkan unsur Batak.
"Sebelum menonton, saya sempat mencari tahu sedikit tentang film ini. Ternyata saya menemukan nama Dipa Andika, seorang produser yang sudah lama saya kenal mampu mengemas kisah yang apik tentang budaya dan karakteristik suku Batak Toba ke dalam film drama komedi 'Ngeri-Ngeri Sedap' yang pernah sukses sebelumnya," tuturnya.
"Ada juga @ernestprakasa, yang kita kenal punya banyak pengalaman membidangi film komedi semacam ini," tambahnya. "Dan tak ketinggalan para aktor dan aktris yang namanya sudah tak asing lagi di telinga kita, ikut mengisi peran di film 'Agak Laen'."
Agak Laen dibintangi empat aktor keturunan Batak yang dikenal sebagai personel siniar bertajuk sama, yaitu, Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga.
Selain itu, sejumlah aktor juga turut bergabung sebagai pemeran pendukung, yaitu Tissa Biani, Indah Permatasari, Arie Kriting, Mamat Alkatiri, Praz Teguh, hingga Anggi Marito.
Film ini diproduksi oleh studio Imajinari. Agak Laen menjadi film ketiga yang dirilis studio produksi itu setelah Ngeri Ngeri Sedap (2022) dan Jatuh Cinta Seperti di Film-film (2023).
Berdasarkan pengumuman pada Selasa (5/3), Agak Laen kini telah mengumpulkan 8.205.798 penonton. Angka tersebut terkumpul sejak film tersebut tayang 1 Februari di bioskop.
Hal tersebut membuat Agak Laen menjadi film Indonesia terlaris kedua sepanjang sejarah. Posisinya kini berada tepat di belakang KKN di Desa Penari yang mengumpulkan lebih dari 10 juta penonton.
Angka tersebut masih akan terus bertambah mengingat Agak Laen baru menghabiskan 33 hari di bioskop.
Masa penayangan biasanya dilihat dari pantauan jumlah penonton. Apabila stabil atau terus meningkat, film bisa bertahan lebih dari 30 hari.
KKN di Desa Penari contohnya. Film yang menempati posisi pertama film terlaris Indonesia sepanjang masa itu resmi turun layar setelah 75 hari tayang untuk versi pertamanya yang dirilis pada 30 April 2022.
[Gambas:Video CNN]