Penjelasan Identitas Kartu Joker di Alice in Borderland 3
CNN Indonesia
Selasa, 30 Sep 2025 21:00 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Berikut penjelasan identitas Joker yang baru terungkap di Alice in Borderland season 3. (Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Artikel ini mengandung spoiler/beberan.
Alice in Borderlandseason 3 akan menjadi penutup perjalanan Arisu (Kento Yamazaki) dan Usagi (Tao Tsuchiya) di Borderlands yang telah dimulai sejak 2020. Dalam musim ketiga, mereka berhadapan dengan kartu terakhir, Joker.
Arisu dan Usagi cs sesungguhnya sudah keluar dari Borderlands setelah menyelesaikan permainan dengan Queen of Hearts dalam season 2.
Namun, keduanya kembali ke Borderlands dengan alasan masing-masing yang dipersatukan dengan Joker, kartu yang benar-benar minim informasi dan tidak pernah dibeberkan dua musim sebelumnya.
Identitas Joker itu akhirnya terungkap dalam Alice in Borderland season 3 yang merupakan kisah original, bukan hasil adaptasi manga karya Haro Aso.
Sejumlah kejadian di awal Alice in Borderland 3 seperti mengindikasikan teori Banda (Hayato Isomura) yang sudah menjadi pemain sejak season 2 merupakan Joker, seperti saat memberikan kartu Joker kepada Arisu.
Terlebih lagi ketika Arisu memutuskan untuk mengorbankan dirinya demi Usagi cs di permainan akhir dengan harapan mereka bisa segera kembali ke dunia nyata.
Namun, Banda menjadi sosok yang muncul di tengah situasi tersebut.
Pada saat itu pula, bangunan-bangunan di sekitar Shibuya mulai runtuh. Air mulai menerjang semua yang ada di sekitarnya, menghancurkan semua yang dilewatinya.
Usagi tersapu gelombang air bak tsunami tersebut Ryuji (Kento Kaku) mengikutinya, sementara yang lain berpegangan pada apa pun yang bisa menahan mereka dengan putus asa.
Namun, teori tersebut dipatahkan pada episode akhir ketika Banda mencoba membunuh Arisu karena menolak tinggal di api penyucian, ia terbunuh oleh laser.
Sesaat kemudian, seorang pria (Ken Watanabe) muncul di hadapan Arisu, yang memintanya memainkan permainan terakhir. Pria itu berkata takdir Arisu akan ditentukan melalui permainan tersebut. Waktu tiba-tiba berhenti.
Arisu harus memilih satu di antara dua kartu. Jika ia memilih kartu Joker, maka pria misterius tersebut menang dan bisa menentukan nasib Arisu.
Ken Watanabe sebagai The Watchman dan Kento Yamazaki sebagai Arisu dalam serial Jepang Alice in Borderland 3 (2025). (Netflix).
Arisu mengambil waktu sebelum memilih. Ia kemudian menarik satu kartu yang ternyata adalah Joker. Arisu pun tersenyum dengan pilihannya karena sudah menebak bahwa dua kartu di hadapannya sama-sama Joker.
Saat itu, Arisu berasumsi laki-laki misterius itu adalah Joker, tetapi pria itu mengungkapkan dirinya adalah Watchman dan Joker bukanlah sosok manusia dalam Borderlands.
Lanjut ke sebelah...
Joker disebut sebagai jembatan yang menghubungkan celah antara waktu hidup dan mati seseorang.
"[Joker] adalah kartu penting yang terikat dengan hakikat waktu di dunia fana," ungkap Watchman.
"Mereka adalah pengisi celah di antara kartu, celah dalam waktu, dan celah antara hidup dan mati. Joker bukanlah manusia. Ia bukan penguasa dunia ini, juga bukan penguasa permainan ini. Ia [Joker] hanya sebuah kartu."
Watchman juga setuju untuk membiarkan Arisu memilih antara kembali ke dunia nyata yang membuatnya merasakan sakit, ketidakpastian, dan kematian, atau memilih ke dunia kematian, yang melambangkan semacam kedamaian.
Arisu memilih dunia orang hidup dan menegaskan pilihannya pada Usagi. Watchman pun menerima pilihan tersebut.
Dari rangkaian adegan tersebut, Joker pada akhirnya bukan sosok manusia dalam serial live-action Alice in Borderland. Ia merupakan representasi metaforis dari seorang penjaga gerbang antara hidup dan mati.
Joker dalam Alice in Borderland bertugas membimbing orang-orang menuju kematian, dan sebagai balasannya, kematian tersebut mengampuni jasanya.
Identitas Joker dalam serial live-action sangat mirip dengan manga Alice in Borderland. Dalam manga Alice in Borderland, Joker digambarkan sebagai seorang tukang perahu yang membawa arwah orang mati ke alam baka.
Jakarta, CNN Indonesia --
Artikel ini mengandung spoiler/beberan.
Alice in Borderlandseason 3 akan menjadi penutup perjalanan Arisu (Kento Yamazaki) dan Usagi (Tao Tsuchiya) di Borderlands yang telah dimulai sejak 2020. Dalam musim ketiga, mereka berhadapan dengan kartu terakhir, Joker.
Arisu dan Usagi cs sesungguhnya sudah keluar dari Borderlands setelah menyelesaikan permainan dengan Queen of Hearts dalam season 2.
Namun, keduanya kembali ke Borderlands dengan alasan masing-masing yang dipersatukan dengan Joker, kartu yang benar-benar minim informasi dan tidak pernah dibeberkan dua musim sebelumnya.
Identitas Joker itu akhirnya terungkap dalam Alice in Borderland season 3 yang merupakan kisah original, bukan hasil adaptasi manga karya Haro Aso.
Sejumlah kejadian di awal Alice in Borderland 3 seperti mengindikasikan teori Banda (Hayato Isomura) yang sudah menjadi pemain sejak season 2 merupakan Joker, seperti saat memberikan kartu Joker kepada Arisu.
Terlebih lagi ketika Arisu memutuskan untuk mengorbankan dirinya demi Usagi cs di permainan akhir dengan harapan mereka bisa segera kembali ke dunia nyata.
Namun, Banda menjadi sosok yang muncul di tengah situasi tersebut.
Pada saat itu pula, bangunan-bangunan di sekitar Shibuya mulai runtuh. Air mulai menerjang semua yang ada di sekitarnya, menghancurkan semua yang dilewatinya.
Usagi tersapu gelombang air bak tsunami tersebut Ryuji (Kento Kaku) mengikutinya, sementara yang lain berpegangan pada apa pun yang bisa menahan mereka dengan putus asa.
Namun, teori tersebut dipatahkan pada episode akhir ketika Banda mencoba membunuh Arisu karena menolak tinggal di api penyucian, ia terbunuh oleh laser.
Sesaat kemudian, seorang pria (Ken Watanabe) muncul di hadapan Arisu, yang memintanya memainkan permainan terakhir. Pria itu berkata takdir Arisu akan ditentukan melalui permainan tersebut. Waktu tiba-tiba berhenti.
Arisu harus memilih satu di antara dua kartu. Jika ia memilih kartu Joker, maka pria misterius tersebut menang dan bisa menentukan nasib Arisu.
Ken Watanabe sebagai The Watchman dan Kento Yamazaki sebagai Arisu dalam serial Jepang Alice in Borderland 3 (2025). (Netflix).
Arisu mengambil waktu sebelum memilih. Ia kemudian menarik satu kartu yang ternyata adalah Joker. Arisu pun tersenyum dengan pilihannya karena sudah menebak bahwa dua kartu di hadapannya sama-sama Joker.
Saat itu, Arisu berasumsi laki-laki misterius itu adalah Joker, tetapi pria itu mengungkapkan dirinya adalah Watchman dan Joker bukanlah sosok manusia dalam Borderlands.
Lanjut ke sebelah...
Kartu Joker Terungkap di Ending Alice in Borderland 3
Berikut penjelasan identitas Joker yang baru terungkap di Alice in Borderland season 3. (Netflix)
Joker disebut sebagai jembatan yang menghubungkan celah antara waktu hidup dan mati seseorang.
"[Joker] adalah kartu penting yang terikat dengan hakikat waktu di dunia fana," ungkap Watchman.
"Mereka adalah pengisi celah di antara kartu, celah dalam waktu, dan celah antara hidup dan mati. Joker bukanlah manusia. Ia bukan penguasa dunia ini, juga bukan penguasa permainan ini. Ia [Joker] hanya sebuah kartu."
Watchman juga setuju untuk membiarkan Arisu memilih antara kembali ke dunia nyata yang membuatnya merasakan sakit, ketidakpastian, dan kematian, atau memilih ke dunia kematian, yang melambangkan semacam kedamaian.
Arisu memilih dunia orang hidup dan menegaskan pilihannya pada Usagi. Watchman pun menerima pilihan tersebut.
Dari rangkaian adegan tersebut, Joker pada akhirnya bukan sosok manusia dalam serial live-action Alice in Borderland. Ia merupakan representasi metaforis dari seorang penjaga gerbang antara hidup dan mati.
Joker dalam Alice in Borderland bertugas membimbing orang-orang menuju kematian, dan sebagai balasannya, kematian tersebut mengampuni jasanya.
Identitas Joker dalam serial live-action sangat mirip dengan manga Alice in Borderland. Dalam manga Alice in Borderland, Joker digambarkan sebagai seorang tukang perahu yang membawa arwah orang mati ke alam baka.