Avatar: Fire and Ash Tembus US$1 Miliar dalam 18 Hari Penayangan

CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 09:30 WIB
Avatar: Fire and Ash akhirnya melampaui US$1 miliar di box office global dalam 18 hari penayangan.
Avatar: Fire and Ash akhirnya melampaui US$1 miliar di box office global dalam 18 hari penayangan. (dok. 20th Century Studios/TSG Entertainment/Lightstorm Entertainment via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Avatar: Fire and Ash akhirnya melampaui US$1 miliar di box office global. Sutradara James Cameron berhasil menambah satu lagi judul film garapannya dalam daftar Billion-Dollar Movies setelah Avatar 3 melalui 18 hari penayangan.

Film ketiga melampaui US$1 miliar dolar sedikit lebih lambat daripada pendahulunya. Avatar: The Way of Water (2022) bergabung klub US$1 miliar setelah 14 hari, dan Avatar (2009) dalam 17 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Variety pada Minggu (4/1) memberitakan pendapatan terbesar berasal dari box office internasional, yakni US$777,1 juta.

Hal itu sudah sejalan dengan dua pendahulunya yang amat kuat di pasar luar negeri. Avatar pertama menghasilkan pendapatan fantastis US$2,1 miliar hanya dari pasar luar negeri, sementara sekuelnya mendapatkan US$1,65 miliar.

Untuk film ketiga, wilayah luar negeri dengan pendapatan tertinggi meliputi China dengan US$138 juta, Prancis dengan US$81 juta, Jerman dengan US$64 juta, dan Korea dengan US$44 juta.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, penjualan tiket dari box office Amerika Utara sekitar US$306 juta. Sehingga, total pendapatan Avatar: Fire and Ash dalam 18 hari mencapai US$1,083 miliar.

Avatar: Fire and Ash menjadi film keempat garapan James Cameron masuk klub Billion-Dollar Movies, setelah Avatar (US$2,9 miliar), Avatar: The Way of Water (US$2,3 miliar), dan Titanic (US$2,2 miliar).

Kemungkinan Avatar 3 memiliki daya tahan untuk melampaui US$2 miliar dalam pendapatan di seluruh dunia masih menjadi tanda tanya.

Mencapai prestasi yang didambakan tersebut akan sangat bergantung pada pendapatan internasional. Penonton, yang sebagian besar bertanggung jawab atas kesuksesan luar biasa dua film pertama.

Avatar: Fire and Ash juga menjadi film ketiga Disney rilisan 2025 yang melampaui angka US$1 miliar, setelah Lilo & Stitch dan Zootopia 2.

Film-film tersebut menutup tahun yang gemilang bagi studio itu, dengan menghasilkan lebih dari US$6,58 miliar pendapatan global untuk pertama kalinya sejak COVID.

Avatar: Fire and Ash yang masih digarap James Cameron ini berpusat pada Jake Sully (Sam Worthington), Neytiri (Zoe Saldaña) dan keluarga mereka saat mereka menghadapi musuh baru yang berapi-api.

James Cameron sebelumnya mengungkapkan telah merencanakan total lima film dalam seri yang berlatar Pandora ini.

Namun, ia kemudian bercanda bahwa ia akan mengadakan konferensi pers untuk menentukan apakah ia akan melanjutkan Avatar 4 dan Avatar 5 - atau apakah waralaba ini akan berakhir dengan petualangan ketiga.

"Kita terlalu terburu-buru [dengan Avatar 4] karena, pertama-tama, kami harus menghasilkan uang dengan film ini," kata Cameron kepada Variety menjelang akhir pekan pembukaan Fire and Ash.

"Setiap kali kami merilis film, kami harus membuktikan lagi kasus bisnis yang gila ini."

(chri)