Jimmy Kimmel Menang Award: Makasih Trump buat Hal-hal Konyolnya

CNN Indonesia
Senin, 05 Jan 2026 17:00 WIB
Jimmy Kimmel 'goreng' Presiden AS Donald Trump saat menyampaikan pidato kemenangan Critics Choice Awards 2026 di atas panggung.
Jimmy Kimmel 'goreng' Presiden AS Donald Trump saat menyampaikan pidato kemenangan Critics Choice Awards 2026 di atas panggung. (ABC via YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jimmy Kimmel memenangkan piala Best Talk Show dalam Critics Choice Awards 2026. Ia sempat 'goreng' Presiden AS Donald Trump saat menyampaikan pidato kemenangannya di atas panggung.

Tak hanya itu, Kimmel juga berterima kasih kepada semua selebriti yang mendukungnya awal tahun ini setelah ABC menghentikan acara larut malamnya imbas Nexstar dan Sinclair mengeluhkan monolog Kimmel soal Charlie Kirk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terima kasih kepada semua penulis, aktor, produser, dan anggota serikat pekerja, banyak dari Anda yang berada di ruangan ini, yang mendukung kami, yang benar-benar membantu kami dan mengingatkan kami bahwa kami tidak menganggap kebebasan berbicara sebagai hal yang biasa di kota ini atau di negara ini," kata Kimmel pada 4 Januari. "Tindakan Anda penting, dan kami menghargainya."

"Dan yang terpenting, saya ingin berterima kasih kepada presiden Donald Jennifer Trump, tanpanya, kami akan pulang dengan tangan kosong malam ini," tambah Kimmel seperti diberitakan Variety, Minggu (4/1).

"Jadi terima kasih, Tuan Presiden, atas semua hal-hal konyol yang Anda lakukan setiap hari. Ini adalah beberapa minggu yang luar biasa, dan kami tidak sabar untuk kembali mengudara besok malam untuk membicarakannya. Terima kasih semuanya."

[Gambas:Video CNN]

Bulan lalu, Variety melaporkan bahwa Kimmel telah mencapai kesepakatan baru dengan Disney untuk memperpanjang acara larut malamnya satu tahun lagi, yang akan membuat Jimmy Kimmel Live tetap tayang hingga 2027.

Kimmel secara rutin mengecam Trump selama monolog malamnya.

Baru-baru ini, pembawa acara tersebut mengutuk tanggapan Presiden terhadap pembunuhan pembuat film Rob Reiner, yang disebut Trump sebagai "gila" dan berspekulasi kematiannya "disebabkan kemarahan" yang ditimbulkannya kepada orang lain karena anti-Trump.

"Yang kami butuhkan saat ini, selain akal sehat dalam hal senjata dan perawatan kesehatan mental, adalah belas kasih dan kepemimpinan. Kami tidak mendapatkan itu dari presiden, karena dia tidak memilikinya."

"Sebaliknya, kami mendapatkan orang bodoh yang mengoceh tentang omong kosong," kata Kimmel saat itu.

"Itu sangat penuh kebencian dan keji. Ketika saya pertama kali melihatnya, saya pikir itu palsu. Istri saya menunjukkannya kepada saya pagi ini. Saya berpikir, 'Bahkan untuk dia, itu tampak berlebihan.' Tapi tidak ada yang pernah berlebihan baginya."

Kimmel juga mengkritik Trump dalam pidato khusus Hari Natal di Channel 4, di mana ia mengenang jutaan dan jutaan orang berdiri ketika ABC menghentikan siaran acaranya.

"Orang-orang yang tidak pernah menonton acara saya, orang-orang yang secara terbuka mengatakan mereka membenci acara saya, bersuara, mereka berdemonstrasi, mereka melakukan semua ini untuk mendukung hak kebebasan berekspresi dan karena begitu banyak orang bersuara, kami kembali. Acara kami kembali lebih kuat dari sebelumnya."

"Kami menang, Presiden kalah dan sekarang saya kembali siaran setiap malam memberikan teguran yang pantas dan sangat layak kepada politisi paling berkuasa di dunia. Itu kata yang tepat, kan? Saya menggunakannya dengan benar?" tambah Kimmel.

(chri)