Apa Arti Ending Film Backrooms (2026)? Berikut Penjelasannya
Artikel ini mengandung spoiler atau beberan.
Film Backrooms (2026) karya Kane Parsons menjadi sensasi baru di kalangan penggemar film horor. Film fiksi ilmiah psikologis horor ini bahkan menjadi film dengan debut terbesar bagi studio A24 selaku distributornya.
Namun ada banyak pihak yang merasa kebingungan setelah melihat Backrooms (2026), apalagi bagi mereka yang bukan pengikut Parsons dan dasar film ini: serial webnya karya Parsons, Backrooms (2022), dan folklor internet The Backrooms pada 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga : |
Berikut penjelasan ending dari Backrooms (2026).
Akhir cerita Backrooms (2026)
Konflik puncak dalam Backrooms ketika Mary mencari Clark ke dalam bangunan The Backrooms. Setelah bertemu, Clark ternyata menyerang Mary hingga perempuan itu tidak sadarkan diri.
Saat sadar, Mary menyadari Clark sudah tinggal sementara di The Backrooms hingga 'akrab' dengan tiga penghuni yang berupa manusia dengan rupa ganjil dan tak sempurna. Makhluk itu disebut Still Life.
Clark kemudian meminta Mary yang ia ikat untuk melanjutkan sesi terapi mereka. Namun Mary tak tahan lagi dengan tingkah ganjil Clark dan akhirnya mengungkapkan segala penilaiannya.
Pada dasarnya, Mary menyebut bahwa masalah Clark selama ini adalah sikapnya dalam mengeluhkan segala hal. Bukan orang lain yang bermasalah, tapi adalah pikiran Clark sendiri yang menjadi penjara baginya.
Clark kemudian menyadari hal tersebut dan memutuskan untuk melepaskan Mary. Namun pada saat itulah, monster yang disebut Lifeform berbentuk Pirate Clark datang. Clark berusaha menenangkan monster itu, tapi ia malah dibunuh.
Lifeform kemudian mengejar Mary di seluruh penjuru bangunan The Backrooms. Hingga kemudian Mary terpojok di sebuah ruangan berisi tabung gas.
Konflik puncak dalam Backrooms ketika Mary mencari Clark ke dalam bangunan The Backrooms. Foto: (dok. A24/21 Laps Entertainment/Atomic Monster via IMDb) |
Lifeform menyerang Mary, Mary berusaha membebaskan diri dengan memukul Lifeform dengan semen cetakan tangannya. Namun gas yang bocor membuat Mary kehilangan kesadaran.
Ketika sadar, Mary menyadari dirinya sudah tidak berada di bangunan The Backrooms. Ia berada di sebuah bangunan mirip bangunan untuk riset. Ia juga melihat Lifeform yang tidak sadar dikelilingi ilmuwan.
Di sebuah ruangan, Mary didatangi seorang ilmuwan bernama Phil (Mark Duplass). Phil bertanya sejumlah hal kepada Mary untuk mengonfirmasi beberapa topik. Mary penasaran dan balik bertanya kepada Phil soal yang sebenarnya terjadi.
Terdesak dengan Mary, Phil yang merupakan ilmuwan Async menjelaskan awalnya perusahaan mereka menghasilkan MRI. Namun kemudian mereka menemukan The Backrooms dan akhirnya mempelajarinya.
Phil memberi tahu Mary bahwa The Backrooms tampaknya berfungsi sebagai semacam ruang gema untuk kenangan. Itulah sebabnya banyak tempat di sana terlihat familiar tetapi tidak sempurna, karena ingatan tidak dapat memuat gambaran lengkap tentang tempat atau orang yang pernah dilihat.
Pada saat itulah, Backrooms memunculkan montase yang mereplikasi ingatan-ingatan Mary, mulai dari masa kecilnya hingga ia duduk sendirian. Di akhir, tampak sosok seperti Mary yang tidak sempurna duduk sendirian di The Backrooms.
Lanjut ke sebelah....
Add
as a preferred source on Google

